Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

kata Alana sambil memicingkan kedua matanya seperti orang sedang mengamati sesuatu “Kamu bilang suka hujan, mengapa berteduh? Kamu bilang suka matahari, mengapa menghindar ketika dia bersinar? Kamu bilang suka angin, mengapa menutup jendela? Kamu bilang suka aku, mengapa pergi?” mata Alana terbelalak ketika telah membaca puisi tersebut dan mengetahui bahwa itu salah satu puisi Bob Marley. “Puisi ini sangat mewakili perasaanku saat ini” ucap Alana
107.4K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Semesta bicara tanpa bersuara / Semesta ia kadang buta aksara / Sepi itu indah, percayalah / Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari
9.870.1K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Hujan memeluk bumi. Tumbuhan kembali dibuat basah. Kucing-kucing tetangga kedinginan, mereka meringkuk di sebelah tungku perapian. Aroma tanah menguar. Kopi diseduh dengan kebisingan hujan yang turun bergerilya mengamuk atap-atap rumah. Kaca berembun, lantas embunnya jatuh mencetak angka satu yang panjang. Debu-debu sirna. Hujan menggambarkan wajah sesal Fira di sudut ruang. Ia meletakkan telapak tangannya di permukaan kaca. Hujan di luar hendak menjemput titik tangis Fira. Pedihnya menggema di dinding-dinding rumah sakit. Di dalam sana Akhtar sedang mengumpat kedengkian.
105.1K viewsOn holdAdded to Library 137 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Rain do for you

Rain do for you

Meskipun begitu, mereka selalu menjadi incaran para pria. "Hujan!" gumamnya sambil memandang rintik air yang berjatuhan. Ia tersenyum sinis seraya mendengus pelan. Dia merapatkan jubah tidurnya, merasakan dinginnya hujan yang menerjang badan. Terra benci hujan, ia tidak suka. Hujan membuatnya selalu teringat pada sesuatu yang sangat menyakitkan baginya. Dor!
102.2K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Pujaan Hati Hujan masih belum berhenti, sepertinya akan awet sampai malam. Sesuai dengan doa Rendra dari pagi, dia meminta pada Tuhan supaya menurunkan hujan tanpa henti. Karena satu alasan, supaya dia bisa menjemput sang pujaan hati. Seringai terbit dari wajahnya, sebentar lagi jam dua. Dia harus bersiap-siap.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Hujan Sejuk menyergap Bersandar bersama kedatanganmu Hujan sunyi kudapat Bersama heningnya malam Dalam relung terdalam Hujan Rintikmu bagai bui dilautan Membasahi bumi yang kehausan Hujan Indahnya malam Bertabur cahaya Lampu jalan Hujan Aku sendirian Menanti dia Yang hidup dalam bayang pekerjaan “Heeeeeeeehm...” Aku tak menyangka pilihanku menghabiskan waktu 2 hari kemarin dikamar hotel menikmati kenikmatan dunia akan ku sesali saat ini. “Tau begini,aku pasti akan membuat jadwal padat untuk berkeliling Bali..”gerutuku “Ya tuhaaan,maafkan aku jika belum bisa jadi istri yang baik..tapi aku kesaaaaaal “kataku kemudian sedikit berteriak menengadahkan kepala ke atas berbicara dengan sang pemilik
103.1K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu Betapa bahagia hatiku … Memiliki kamu, anugerah Kau perhiasan yang kupunya Kusebut namamu di dalam doa Semoga kita bersama … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu
102.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Terpaksa Menikah Dengan Mantan Suami Mbak Ku

Terpaksa Menikah Dengan Mantan Suami Mbak Ku

Sebatang pena tidak sanggup mengungkapkan perasaan yang terpendam di dalam dirinya. Hujan semakin deras, mengalir mebasahi tubuhnya. Indah merasakan air hujan mencium pipinya, tetes demi tetes, seolah membacakan cerita kesedihannya. Dalam diam, hujan memeluk Indah, menghapus sejumput kepedihan yang ada dalam hatinya.
4.3K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Istrimu, Bukan Kekasihmu

Istrimu, Bukan Kekasihmu

Ucapnya. Aku terekeh. “Aku hanya menyukai saat-saat seperti ini, hujan selalu menjadi anugerah untuk bumi. Meski bumi harus menahan diri untuk tak melihat matahari.” Hujan tak salah, dia hanya sebagai perantara, atau mungkin sebagai pengisi kekosongan diantara keduanya. Hujan juga bisa dijadikan sebagai sesuatu yang menjadi jeda, atau tempat singgah sebelum bumi dan matahari saling menatap.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras. Di tengah riuhnya suara hujan, Rian tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah Kakek dan nenekku. "Lintang, cepat keluar! Hujannya turun!" Aku ditarik olehnya dan kami berlari ke teras, lalu berjalan pelan menembus gerimis yang mulai mereda. Tetesan air jatuh membasahi bumi, suasananya begitu tenang, tetapi terasa megah.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as puisi tema hujan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status