Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU MEMBUNUH IPARKU

AKU MEMBUNUH IPARKU

Bapak membuka pembicaraan. "Kita ini sekeluarga, sakit yang satu yang lain pun ikut sakit. Gembira yang satu yang lain pun ikut gembira, begitulah yang namanya keluarga. Kita disebut keluarga karena kita terikat oleh hubungan perkawinan dan hubungan darah, hubungan yang ditakdirkan dan dikuatkan oleh Tuhan. Jadi jangan merusak hubungan ini dengan ambisi-ambisi pribadimu, kepentingan-kepentingan per orangan, atau keinginan-keinginanmu sendiri."
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

“Perbincangan antara kamu dengan Eca dan Eci yang pernah aku saksikan sendiri, membuatku merasa iri pada lingkaran kasih yang menaungi kamu sekeluarga.” “Aku tidak mempunyai saudara, Kal. Kakak atau adik, aku tidak memiliki itu. Maka, pantas bukan kalau aku merasa iri dengan kamu, Eca dan Eci? Maka, pantas bukan kalau aku merasa iri dengan kehidupan kalian yang saling menyayangi?” “Mengutip sebuah istilah, aku ingin menyebut keluarga kamu itu dengan kata.., 'Keluarga Cemara'. Iya, begitu aku menyebutnya.”
9.447.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang keluargaku
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Ujung Senja

Ujung Senja

Emosiku tersulut. “Yah, keluargamu manalah ada macam keluarga aku. Orang berpunya, terpandang. Tak sangguplah mereka mengirim kado pula. Untuk makan pun sudah susah. Kau jangan merasa terhina, aku bicara kenyataan.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Keluarga Kecil Suamiku

Keluarga Kecil Suamiku

Kala itu aku percaya saja, terlebih lagi Riana juga mengakui jika keluarga Mas Firman memang dari keluarga tak mampu, aku tak mempermasalahkan, lagi pula aku tidak menggelar acara resepsi secara besar-besaran, hanya pihak keluarga dan teman-temanku saja yang datang, itu karena aku tidak ingin orang-orang tahu tentang jati diriku yang sebenarnya dan orang tuaku juga menyetujui. Sejak aku menemukan barang-barang asing yang bukan milikku dan milikknya Mas Firman, kini secara perlahan aku harus menunjukkan kepada dia siapa aku sebenarnya. Benar saja, Mas Firman terkejut ketika melihat aku meeting di PT Sanjaya, aku duduk dimeja yang bertuliskan Direktur PT Wilis Kencana. Kini aku berusaha keras
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Kuhidupi Suamiku Dan Keluarganya

Kuhidupi Suamiku Dan Keluarganya

Aku janda, apa keluarganya yang kay mau menerima aku sebagai bagian dari kehidupan anaknya? "Pak, bagaimana dengan keluarga Bapak?" "Sehabis mengantar Nina, kamu ikut saya ke rumah. Ibu saya mau bertemu kamu." "Eh, tapi, saya takut." "Takut Ibu saya seperti mantan mertua kamu? Tenang, nggak akan seperti itu." "Ini Bapak meminta saya jadi istri apa memerintah saya jadi istri?" "Maunya?" ---Chew Vha..
1064.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Keluarga Yang Tak Menganggapku Ada

Keluarga Yang Tak Menganggapku Ada

Banyak orang-orang yang menghabiskan waktunya di taman bersama keluarganya. Netranya tak sengaja menemukan pemandangan yang membuatnya mengulum senyum. Pemandangan keceriaan sebuah keluarga dengan dua anak yang masih kecil. Satu anak berada dalam gendongan ibunya dan satu lagi digendong ayahnya. Mereka tertawa bersama, bercanda dengan riangnya. Aira merasa iri dengan keluarga tersebut, dia belum pernah merasakan kebahagiaan dari keluarganya. Ayahnya terlalu sibuk bekerja sedangkan ibunya tak pernah menyayanginya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova

Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova

Laksha menoleh. "Dulu, aku sering berharap ada seseorang yang bisa aku panggil keluarga," lanjutnya, suaranya lebih pelan. "Tapi kalau keluarga hanya sebatas foto tanpa kehangatan… aku tidak yakin mana yang lebih baik."
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

sambung Kurnia. Begitulah keluargaku, selalu hangat di setiap momen. Aku betul-betul bahagia, aku yang seorang yatim-piatu, kini aku mempunyai keluarga yang melebihi keluargaku sendiri. 'Ya Allah, nikmat mana lagi yang aku dustakan," gumamku. 🥀🥀🥀🥀🥀
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Jangan Mengejar, Suamiku! Aku Tidak Akan Pernah Kembali

Jangan Mengejar, Suamiku! Aku Tidak Akan Pernah Kembali

Rasanya, mamanya memang tidak pernah bisa disebut sebagai keluarga. Kean langsung memeluk Kenaya. Berusaha untuk menenangkan Kenaya. “Aku janji tidak akan pernah meninggalkan kamu seperti yang dikatakan mamamu. Keluargaku adalah keluargamu. Tidak akan pernah mereka mencampakanmu bahkan meninggalkanmu. Aku jamin itu.” Dia berusaha untuk meyakinkan Kenaya.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku

Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku

“Terima kasih, Lex. Karena nggak pernah nyerah padaku. Nggak nyerah pada kita.” Aku menggeleng, menahan tangis. “Nggak akan pernah. Kita keluarga. Selamanya.” Badai ini tidak mudah. Tidak pernah mudah. Tapi aku sadar, kekuatan keluarga bukan diukur dari ketiadaan badai, melainkan dari kemampuan untuk tetap bergandengan tangan saat badai datang.
10882 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status