Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Love, You Take Away!

My Love, You Take Away!

Aku tersipu malu setiap melihatnya lebih indah. Mataharipun teriknya tak mau kalah selalu membuatku tenang dan damai tanpa perduli ucapan selamat pagi dari seseorang yang mereka sebut kekasih, karena bagiku, embun, langit dan mentari pagi sudah cukup buatku menyambut pagi. "Selamat pagi untukku" batinku.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Accidentally In Love

Accidentally In Love

Begitu juga dengan Vanesha yang terkena terpaan sinar mentari pagi kala itu. Secercah sinar mentari pagi itu bagai harapan untuk jiwa-jiwa yang dilanda gundah. Binarnya menuntun menapaki jagat raya seantero bumi. Suara burung-burung bernyanyi bersahutan, saling bersiul memberi salam. Bak suara malaikat yang mengantar para manusia menyambut harinya.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Gadis Desa Itu Istri CEO

Gadis Desa Itu Istri CEO

Keesokan harinya Mentari baru saja naik, cahayanya lembut tapi cukup hangat untuk membangkitkan semangat siapa pun yang menyambutnya. Gedung tinggi PT James Cipta Mandiri tampak berkilau terkena sinar keemasan, seolah menjadi saksi langkah baru yang akan ia jalani hari ini. Laras datang lebih awal dari biasanya. Ia bahkan sempat berdiri sejenak di depan pintu masuk, menarik napas panjang, mencoba menenangkan debar di dadanya.
631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

### Minggu pagi. Setiap hari Minggu pagi, Mentari akan lari pagi di sekitar kompleks perumahannya, kemudian berakhir di taman kompleks, tempat di mana banyak penjual makanan berjejer rapi. Di taman kompleks itu pula, banyak anak-anak bermain bersama orang tua mereka. Dan, Mentari tentunya ditemani oleh kakaknya yang selalu memiliki tulisan tanpa wujud di keningnya, namun berhasil dibaca dengan sangat baik oleh cowok-cowok yang punya niat untuk mendekati Mentari. ‘Awas kakak galak’.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

POV Awan Matahari pagi baru mulai menampakan sinarnya, seolah sedang malu mengintip dari balik selimut malam. Namun sinar indahnya seakan tertutup oleh mendung pekat yang seakan enggan untuk beranjak dari posisinya. Ada apakah gerangan dengan pagi yang seakan berduka di hari ini ?
8.9355.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.9K kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

Sambil tersenyum, Mentari menutupi tubuh Feliz dengan selimut, kemudian memulai aktivitasnya. Saat melangkah ke teras depan, aroma pagi hari menyambutnya. Aroma embun berbaur aroma tumbuhan, sangat menyegarkan. Penuh semangat Mentari melangkah turun menuju halaman depan. Dipandanginya halaman tidak terurus itu. Rumput-rumput liar tinggi seolah melambai mengejeknya. Mereka telah menutupi beberapa bunga hias pendek. Mentari berjongkok lalu mulai mencabuti rumput-rumput itu. Saat melakukannya, benaknya melayang pada pertemuan mereka sore ini, pasti akan sangat menyenangkan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Lika-liku Jodohku

Lika-liku Jodohku

Uci mengajak Rio untuk duduk di pasir putih, menarik tangannya agar segera duduk. "Kau lihat matahari itu? Mentari yang menemani hariku hampir tenggelam dengan indahnya. Senja, ia ternamakan senja sebagai gerbang malam telah datang." Uci bercerita bak pujangga yang sedang merangkai kata.
9.88.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Jones VS Joned

Jones VS Joned

SELAMAT MEMBACA ■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ ☕ Di pagi hari, sang surya menyingsing di atas sana. Tirai yang menutup jendela, ia singkap satu-satu. Mata sang guru itu, terperanjat oleh eloknya pagi, jauh dari bising jalanan biasa. Pagi hari yang cerah, membawa harapan akan hari yang mudah. Surya itu menghantar untuk kembali mengajar.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

“Ya ... ya ... Regal Mio cafe. Aku tahu. Aku memang buta arah, tapi aku sudah tinggal di Jogja seumur hidupku. Mencarinya tidak sesulit itu. Ya ... jam satu siang.” Lian kini sedang bicara di telepon sambil memijat-mijat dahinya. Wanita itu berhenti sejenak di bawah pohon yang ada di pinggir trotoar sambil tetap menempelkan ponselnya di telinga. Ia mengernyitkan mata saat melihat ke langit lalu langsung menurunkan pandangannya setelah tahu matahari kini tepat berada di atas kepalanya. Penglihatannya sedikit kabur hingga sel darah putih membayang dengan jelas di mata wanita itu saking silaunya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Murid teladan, tukang telat dan juga edan. . . . Pagi, ketika matahari mulai setinggi tombak. Kamar seorang Iqbal Ramdani. Silau matahari mulai mengganggu mata gue yang masih betah merem, asli gue masih ngantuk. Intinya gue PW, mager berat, pengen banget bobo lagi tapi sayang jam alarm gue udah punya daritadi.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai puisi tentang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status