Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Castle

Castle

Terdengar jahat, tapi jika terkena pukulan dari buku ini, orang itu akan pingsan. Ada beberapa hal yang aku ketahui dengan membaca buku ini. Aku memang tidak banyak mengingat dengan sekali membaca, dan aku benar-benar hanya membaca dengan sepintas. Aku menemukan bahwa ada beberapa peredam rasa nyeri yang bisa disembuhkan dengan seketika. Namun, dengan efek samping yang sedikit membahayakan. Seperti munculnya ingatan trauma di masa lalu, atau hal yang tidak diinginkan teringat kembali atau bahkan sampai kejang-kejang. Anehnya, ada suatu pendapat bahwa terdapat efek samping yang menenangkan dari ramuan itu, seperti sesuatu ingatan yang menyenangkan. Namun, efek ini jarang sekali terjadi. Ada b
104.1K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as recommend
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Waahhhhh banyak sekali rasanya..." Rendra berdiri disampingnya. “Pilih saja.” Selin mencoba beberapa tester kecil. “Hazelnut enak, pistachio juga enak.” “Ambil aja semua." Selin tertawa. “Kamu ini.” “Kenapa?” “Seolah aku anak kecil yang lagi jajan.” Rendra tersenyum. “Mungkin seperti itu.” Selin akhirnya memilih pistachio dan salted caramel. Mereka duduk di meja kecil dekat jendela.
10771 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as recommend
Read
+Library
Alice

Alice

Alice sangat bosan, dia tak ingin berada di posisi ini. Alice mengambil handpone nya dan membuka W******p menghilangkan rasa bosan nya. Inti Angle Wing! Aurisat | Woy gue bosen nih! Gathanjing | Sama gue juga! Markas kuy, Niacup | aku lagi jagain adek, gak boleh keluar Aurisat | alah, buang aja adek lo. Nyusahin amat Alice Setuju nih gue|
105.8K viewsOn holdAdded to Library 198 Times as recommend
Read
+Library
Rasa

Rasa

Maaf bang, umma lupa, abang masih ada jam Ngajar tadi. Ini, temen umma yang Waktu itu umma bilang beliau konselor, jadwalnya Lagi bebas 3 hari kedepan. Hari Ahad kalo abang gak keberatan, jadi mau konsultasi? Abian: Iya. In Sya Allah. Nanti Ahad Abang pulang sebentar. Umma: Oke, semangat ngajarnya, bang.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as recommend
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Kotak berwarna abu dan biru, yang merupakan warna kesukaanku dan juga Tristan. Didalamnya, berisikan sebuah potoku bersama Tristan, dan juga satu potoku dengan berlatar senja, dibawahnya terdapat tulisan, lihat kebelakang ya!. Ah, ternyata ada kata-kata. Hallo senja! Mungkin kamu pertama baca ini ya, hehe maaf kalo salah. First of all, I will say thank you for you, Alisha Risha Purwandi. Wanita terbaik, yang pernah aku temui.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as recommend
Read
+Library
Unknown

Unknown

Ku buka dan kubaca dengan seksama. “Samlekum bim.. balik tadikan aku sama bang fahmi mampir ke mall bikos bang Fahmi mau beliin hadiah buat keponakannya. Nah di samping toko yang kita kunjungi itu ada petshop aku iseng ngelirik toko itu dan aku nemu baju kucing cakep-cakep banget kek gini. Liat foto yang aku kirim ya kamu pilih yang mana”-isi pesannya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as recommend
Read
+Library
Persona

Persona

"Aku..." ***
106.6K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as recommend
Read
+Library
YOU

YOU

Xavier menoleh ke gadis disampingnya, Aluna tampak tengah memerhatikan menu coffee yang terpampang di sudut atas belakang barista tersebut, menimbang-nimbang hendak memesan apa. “Aku pesen Ice Americano aja deh satu.” “Baik kak, mau pesan yang size apa?” “Size grande aja semua.” Jawab Xavier “Baik saya ulangi ya kak pesanannya, Ice Caramel Macchiato satu, Ice Greentea Frappucino satu sama Ice Americano nya satu. Untuk yang Caramel Macchiato dan Americano nya mau extra espresso shot kak?” “Kamu mau extra espresso?” Xavier menoleh dan bertanya lembut kepada gadis disampingnya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as recommend
Read
+Library
Love

Love

Love you all.... 😍😍😍😍😍 enjoy ya.. 😘😘😘 🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 410 Times as recommend
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

Ia mengecek kembali jawaban yang diberikan oleh cermin itu pada lembaran tugasnya. “Waow, aku pikir mungkin saja ini jawaban asal-asalan, tapi sepertinya ini benar … aku akan memeriksanya.” Seledri lalu menuliskan sebuah operasi penjumlahan sederhana empat tambah dua kali lima. Ia lalu melakukan hal yang sama pada soal itu. Ia menunggu sesaat jawaban yang akan muncul nantinya. Empat belas. Itu adalah jawaban yang tepat.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as recommend
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status