Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rasa

Rasa

“Udah ngomongnya?” “I-iya, u-udah,” jawan teman itu kebingungan, Abian memang sangat hemat dalam berbicara. Terkadang singkatnya jawaban dan respon yang ia berikan membuat orang lain bertanya tanya. Tanpa berlama, Abian membalikkan tubuhnya dan melanjutkan langkahnya meninggalkan teman itu lebh dulu.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as reply adalah
Read
+Library
PAPAKU MASIH BUJANGAN

PAPAKU MASIH BUJANGAN

“Ya iya sih, tapi kan pas aku tanya papa bilang iya?” “Memang, tapi itu namanya menjawab, merespon, bukan menyatakan. Paham kan? Papa hanya merespon dan menjawab pertanyaan kamu. Bukan berarti Papa bilang dari mulut papa sendiri kalau Miss Rei itu cantik. Respon itu bisa saja memang beneran setuju, atau hanya menanggapi untuk menghargai aja. Paham kan?”
1015.5K viewsOngoingAdded to Library 526 Times as reply adalah
Read
+Library
Saudara Angkatku, Rivalku

Saudara Angkatku, Rivalku

Ia memberi isyarat pada timnya untuk menunggu sebentar. Ia menjawab panggilan itu, suaranya dipenuhi nada profesional yang dingin. “Ya,” jawab Respati singkat. “Halo, Res,” sapa Elira, berusaha terdengar ceria dan kuat. “Aku lupa belum bilang terima kasih. Mesin jahitnya enak benget. Aku suka.” Respons Respati datang cepat dan tanpa emosi. “Jangan buang waktu dengan hal-hal yang nggak penting. Aku sibuk kerja. Jangan hubungi aku kecuali darurat. Paham?”
103.0K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as reply adalah
Read
+Library
Secangkir Cinta

Secangkir Cinta

Ia mengetik balasan lagi. "Syukurlah kak. Kakak harus banyak istirahat supaya sembuh total" -SEND Sembari tersipu, jari Irene mengetik lagi, "Benar. Aku akan tidur sekarang"-SEND Rey menatap handphonenya lama. Ia bingung harus membalas apa pada pesan whyapps Irene. Apakah ia harus mendiamkannya atau membalasnya. Rey akhirnya memutuskan mengetikkan dua kata"
1.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as reply adalah
Read
+Library
Memilihmu di Kesempatan Kedua

Memilihmu di Kesempatan Kedua

' Send. Seluruh sofa menjerit. “ANIN!” “Harga dirimu!” “Ambil lagi pesannya!" Namun pesan sudah terkirim. Beberapa detik kemudian status berubah: Dibaca. Semua orang menahan napas. Lalu layar menyala. Balasan masuk. 'Pulang baik-baik.' Sofa meledak. “DIA BALAS!” “ANIN MENANG!” “Itu perhatian dingin!”
106.2K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as reply adalah
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

Tak diam, selanjutnya yang dia lakukan adalah; mengetik pesan balasan yang kurang lebih berisi; [Ada apa sih? Mau tanya apa? Gue enggak melayani pertanyaan lewat chat btw. Enggak sopan. Kalau butuh, gue sekarang telepon lo. Kalau enggak mau, gue enggak akan balas chat lo.] Tersenyum, setelahnya Rajendra mengklik kirim pesan yang diketiknya kemudian setelah itu yang dia lakukan adalah menunggu hingga tak berselang lama sebuah panggilan masuk.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as reply adalah
Read
+Library
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Pesan baru dari Arga: “Kalau kamu baca ini sekarang… balas saja satu kata. ‘Ya’ atau ‘Tidak’. Aku nggak akan paksa. Tapi aku tahu kamu lagi mikirin aku.” Aurelia menatap layar itu lama sekali. Jarinya gemetar di atas keyboard. Ia tahu jawaban yang benar. Tapi di tengah malam yang sepi ini, dengan Dava sibuk di ruang sebelah, dan kenangan lama yang terus menggoda… Ia mengetik satu huruf. “Ya” Pesan terkirim. Beberapa detik kemudian, balasan Arga masuk:
103.9K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as reply adalah
Read
+Library
Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Aku membalas setelah lima menit yang terasa seperti satu jam. “Baik.” Tidak ada emotikon. Tidak ada pertanyaan. Tidak ada nada cemburu. Hanya satu kata yang dingin dan rata. Beberapa detik kemudian pesan lain masuk. “Kamu tidak tanya meeting apa.” Aku tersenyum tipis ketika membacanya dan menjawab, “Perlu.” Titik kecil di layar menunjukkan ia sedang mengetik cukup lama sebelum akhirnya balasan muncul.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as reply adalah
Read
+Library
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

pesan dari Keane muncul di layar. Nayla menghela napas, tersenyum tanpa sadar, lalu mengetik, “Sudah. Roti tawar dan kopi. Standar pegawai tangguh.” Balasan dari Keane langsung muncul, “Kopi? Harusnya teh manis, biar senyum kamu makin manis juga.”
10508 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as reply adalah
Read
+Library
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

Leo segera mengetik balasan. Jarinyanya bergerak cepat di layar. [ Maaf Sayang, semalam ada urusan penting banget. HP aku mati. ] Ia berhenti sebentar. Perasaannya makin tidak enak. Lalu ia mengetik lagi. [ Maaf ya kalau kamu kerepotan. Aku akan secepatnya pulang. ] Leo menatap pesan itu beberapa detik sebelum akhirnya menekan tombol kirim. Begitu pesan terkirim, Leo langsung mengusap wajahnya dengan kedua tangan.
9.7452.9K viewsCompletedAdded to Library 15.4K Times as reply adalah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status