Menjadi Ibu Susu Untuk Putra Sang Pewaris
Dia seolah masih berada dalam situasi beberapa minggu yang lalu.
Kejadian menyakitkan yang terus menghantui, luka yang tidak bisa di sembuhkan selalu menghantuinya setiap waktu. Psikisnya terganggu, jiwanya begitu hacur.
"Bibi, aku..."
"Tidak usah berpura-pura baik-baik saja, tidak usah berpura-pura tersenyum dalam luka. Jika kamu ingin menangis, menangislah, jika kamu ingin meluapkan semuanya, lakukanlah. Tapi ingat, kamu tidak harus melakukan hal itu untuk orang-orang jahat seperti mereka. Karena kamu begitu berharga, tunjukkan bahwa kamu itu kuat dan bisa bahagia tanpa mengingat luka itu." Ucap Resa pada Kinan yang kini hanya bisa memandang nanar ke arahnya.
Hot Chapters