Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

ungkap Bu Sukma. "Siapa pun yang dipilih Tuan Yuda semoga itu menjadi pilihan terbaik ya Bu!" sahut Bi Tuti. Hai reader, tidak terasa aku sudah up 7 bab nih. Tinggalkan komen supaya aku bisa lebih semangat menulis !
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
ANILA - Kutukan Angin

ANILA - Kutukan Angin

~•~ [Aku suka hujan, sebab hujan tak pernah tampakan kesedihan,] [sebab hujan, selalu buatku tenang] [dengan hujan, teriakku tersamarkan] [tanpa hujan, tiada kehidupan] [tanpa hujan, tiada kedinginan] [tanpa hujan, tiada nikmat Tuhan yang indah [tanpa hujan, tak akan ada cerita,] [tanpa hujan, tidak akan ada pelangi] [tanpa hujan, tiada rasa ketakutan,]
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

tanya kembali Adinda yang membuatku harus kembali berenang dalam lautan kenangan. "Ya ... aku juga masih ingat. Hal demikian pula yang sampai saat ini aku jadikan sebagai motivasi," ujarku sembari kembali memandang Adinda dengan sebuah senyuman. Kulihat kala itu rintik hujan mulai kembali turun. Dan senyum Adinda kembali terpancar mendengar jawaban yang aku ucapkan. Entahlah, rasanya hangat sekali meski terkadang tetes hujan mengenai badan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
TERSESAT DALAM GAIRAH

TERSESAT DALAM GAIRAH

Ia bisa mendengarkan album baru seorang penyanyi selama seminggu terus-terusan agar bisa memberikan ulasan yang tepat. Suatu kali, Cherry iseng memasukkan album Pantura Remix ke dalam kotak bertuliskan Review milik Barata. Cherry pikir, Barata akan langsung menyadari bahwa lagu itu tidak termasuk dalam segmen review di majalah mereka. Alih-alih menyingkirkan CD tersebut, Cherry justru dikagetkan Barata yang mengatakan artikel review sudah ada di folder Edit untuk dicek oleh Cherry. Nah, ketika Cherry melihat folder Edit di komputernya, ia melihat album Pantura Remix ada di salah satu artikel tersebut.
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
My Overprotective Husband

My Overprotective Husband

Kamu bawa mobil, mau hujan bledek atau enggak, nggak ada pengaruh 'kan? "Lihat dong ... deres banget, jalanan licin." Danno merasa suhu udara menurun drastis, rintik hujan juga semakin deras. Air hujan banyak yang memantul ke teras rumah. Angin yang berhembus membuat sebagian menerpa diri mereka. Vera berdiri, lalu menegaskan, "udah mending kamu pulang, aku mau masuk rumah. Bye."
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

“Wajahmu sejelek ini, tapi postur tubuhmu bagus sekali.” Iblis Malam Hujan menunduk untuk mencium tubuh Yuvi. Yuvi menjerit ketakutan. “Ahh!” Yuvi memejamkan matanya dengan putus asa. Jangan-jangan inilah akhir hidupnya? Lantaran jelek, tidak ada yang mencintainya. Lantaran jelek, dia pun dihina. Saat rasa putus asa membaluti dirinya, tiba-tiba ada sebuah tangan panjang mulus datang untuk menarik kerah pakaian Iblis Malam Hujan.
7.71.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43.7K kali sebagai resensi hujan tere liye
Tampilkan Ulasan (243)
Baca
+Pustaka
riniflosinambela24
sekedar saran thor : Cerita pemain tambahan gak usah terlalu kepanjangan sampai 10 bab lebih, ini tiap hari kita sllu nunggu crita pemain utama loh, masa kita jd bca crita asrama kehidupan pemain tambahan? ? kita pun suka baca ini krna crita cinta wenny dan hendro.Tlong segera di hapus yg gk perlu
KAR TINA
Setiap kali aku baca Novel ini, aku selalu baca dengan hati rasa cinta dan emosi. Novel yang sangat bagus dan menarik...️...️...️...️...️. Emosi ku saat baca semua ada happy, kesetiaan, sedih, bangga...dan banyak perasaan rasa juga emosi yang tak dapat di ungkap kan. Semangat ... aku suka Novel Mu......
Baca Semua Ulasan
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Udara terasa lembap, tapi juga menenangkan. Adrian muncul dari dapur, membawa secangkir teh lain untuk Ayla. Ia berjalan mendekat, duduk di sofa di sebelah Ayla, tapi menjaga jarak yang cukup untuk membuat segalanya tetap terasa nyaman. “Kamu selalu suka hujan,” kata Adrian tiba-tiba, memecah keheningan. Ayla menoleh, tersenyum kecil. “Ya,” jawabnya. “Hujan selalu membuatku merasa tenang. Seperti semua hal yang berat bisa mengalir bersama airnya.”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Tapi cukupkah buat beli hujan? Rian baca headline keras, suara tercekat hujan. N*****x tawar 1 miliar. Kembali ke Vita. Mereka mau beli hujan kita. Naya tegas, tangan gemetar di stroller. Baby Rain di stroller. Lara pegang tangan adik, jari mungil menggenggam erat. Empat suara. Ratna chorus serak, suara naik seperti petir. Live stream 290 juta views. Maya lihat, mata berbinar. Dunia lihat N*****x vs Baby Rain. Lara tegas, suara kecil tapi penuh api. Kita menang. Naya senyum lemah, air mata jatuh ke selimut Baby Rain.
844 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Hujan turun, tapi bukan lagi partikel cahaya; kali ini, setiap tetesnya terasa berat, seperti membawa kenangan manusia yang terlupakan. Di jalanan Jakarta, orang-orang berhenti berjalan. Beberapa menatap langit sambil memegang dada—seolah merasakan sesuatu yang menekan dari dalam. Rafi berdiri di atap masjid tua bersama Hana. Ia memejamkan mata, menadahkan tangan, membiarkan hujan aneh itu jatuh di telapaknya. “Ini bukan air biasa,” katanya pelan. “Setiap tetes… mengandung memori.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Iya Bu" kata Laila pelan. Hanya itu yang bisa Laila lontarkan. Laila sudah kebal dengan semua perkataan, hinaan, ataupun ejekan ibu mertua yang selalu menusuk ke dalam hatinya. Semua perkataan mertuanya sudah menjadi asumsi sehari-hari. Jadi tidak heran jika hatinya sudah keras layaknya batu dan tidak mudah untuk mencair. Menangis, ya itulah yang saat ini ia lakukan. Air matanya tak bisa dihentikan walau hatinya sudah kebal. Tidak bisa dibayangkan jika Laila terkena baby blues syndrome, pasti hidupnya kacau sekali.
587 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai resensi hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status