Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Ayame hanya bisa menelan ludah di tengah keheningan ini. “Tadinya, ingin kujelaskan besok pagi, tetapi tampaknya anda ingin saat ini juga diberitahu,” si kusir menyodorkan sebuah kotak kepada Ayame. Kemudian, dia membukanya dan berderetlah beberapa puntung rokok, “Pernah mencoba kretek asli asal Kudus?” Ayame menyeringai, “Aku memang senang merokok semenjak di Batavia. Apalagi kretek, tetapi apa jaminannya kau tak memberikan apa pun di rokok itu?”
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Sepupu yang lain bertanya dengan penasaran. “Tidak aneh jika kamu belum pernah melihatnya. Itu adalah jenis rokok bisnis, hanya orang terkaya di antara orang kaya yang tinggal di luar negeri yang sanggup mengisapnya! Alih-alih merusak, jenis rokok ini justru menutrisi paru-paru! Ditambah lagi ini baru diproduksi di tahun ini dan bahkan belum beredar di pasar! Ini hanya digunakan untuk momen eksklusif seperti sekarang!” Pria muda yang kaget itu menjelaskan sambil memegang kotak rokok itu dengan tangan gemetar.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 921.9K kali sebagai rokok alami pacitan
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
OUCH IT'S YOU

OUCH IT'S YOU

Sempat-sempatnya dia beli baju gituan. “Nggak. Gue nggak dari lobby. Dari kamar Rumi sama sama anak-anak. Ngerokok.” Ucapnya memamerkan bungkus rokok yang di kemasannya ada gambar bapak-bapak lehernya bolong. Mereka apa nggak lihat ya tu foto? Masiiiiiih aja ngerokok. Bingung. Kali ini aku menggeleng. Sungguh teman-temanku adalah penganut life style pencinta paru-paru sehat.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
His Dark Secrets

His Dark Secrets

kata salah seorang pria pengunjung warung. Pria itu tidak diketahui nama aslinya, tapi orang biasa menyebutnya Gareng. Asap rokok adalah sahabat sejati Gareng. Ia bisa menghabiskan sepuluh bungkus rokok sehari. Tak heran kalau bininya memilih kabur. Tak pernah dapat uang belanja, semua habis untuk beli rokok. Hidup untuk rokok, begitulah falsafah pria setengah baya ini.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Memang, kadang kala mereka masih sangat idealis dalam berpikir, tapi itu kuanggap sebagai anugerah yang menyambungkan lidahku dengan mereka. Setelah kami lelah tertawa, Kurnia mengambil sekotak tembakau dari sakunya. Kotak besi berukir sepeda kumbang. Dengan sigap Hida pun mengeluarkan kertas rokok, khusus untuk menikmati setiap kepulan asap yang keluar daro rokok klinting, begitulah mereka menyebutnya. Rokok yang dibawa Kurnia ini memberiku ingatan tentang sejarah lampau rokok-rokok nusantara yang dibungkus dengan daun jagung dengan isian tembakau tanpa filter manis. “Udud dulu Sam!” Kurnia menawarkan sebatang rokok klinting kepadaku dalam kondisi menyala.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Jin Qorin, Sang Kembaran Jiwa

Mereka semua duduk di kursi bambu yang hanya di cat dengan pernis. “Begini, Pak De, saya berniat masuk ke dalam gua keramat bersama cucu saya.” Kata Kakek Warno sembari menyodorkan dua bungkus rokok kretek merk terkenal dan amplop berisi uang seratus ribu kepada sesepuh yang dipanggil dengan sebutan Pak De. “Oh, apakah Pak Warno hendak melakukan ritual atau keperluan yang lainnya?” Tanya Pak De misterius.
9.315.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Nyerah, deh, batinnya. Pria itu melayang pelan di antara rak-rak, mengamati setiap botol seolah sedang menilai sebuah mahakarya, sebelum akhirnya mengambil salah satunya, kemudian mendekati Eyang yang sedang tersenyum teduh di kursinya. "Permisi, Bu. Saya penasaran dengan ‘Alang-Alang Senja’ ini. Aroma smoky-nya ini pasti dari vetiver Jawa, kan?"
825 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
JIKA CINTA INI SALAH

JIKA CINTA INI SALAH

Prayogi menghirup rokoknya, asap mengepul di udara, " hanya rokok inilah yang bisa membuatku tenang. Aku sampai menghabiskan dua bungkus seharinya." "Rokok merk ini kamu bisa menghabiskan dua bungkus? Kebangetan kamu! Jatah istriku aja ghak sampai dua bungkus rokokmu. Mentang-mentang kamu sekarang beruang." "Apalagi yang bisa kulakukan mengusir sepi? Kegemaranku pelihara burung juga ghak diperbolehkan oleh Sasmita." "Kuat-kuatnya paru-paru kamu aja, Gik."
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Ia melonjak kaget saat api dari petek menyulut wajahnya, seketika brewokannya hangus sebagian. Petugas lain meneliti sebatang rokok yang lepek itu. Dia mengkritik kalau rokok itu ketinggalan zaman. Lalu ditunjukkannya pada Aldo model rokok yang mereka konsumsi. Rokok elektrik versi modern, yang mana tidak memakai tembakau dan asap yang dibuang tidak mengotori udara. Oleh sebab tidak menemukan benda-benda berbahaya dari hasil penggeledahan itu, mereka lalu membawa Anang dan Aldo ke balai kenegaraan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

tanyanya dengan suara bergetar. Pak Narso menarik napas panjang. Laki-laki itu duduk lemas di kursi rotan tua, di ruangan luas rumah sederhana itu. Jari-jari keriputnya lantas menjumput irisan tembakau kering, kemudian menambahkan cengkeh irisan kering, lalu membungkusnya dengan kertas khusus rokok. "Mbah Kukus menginginkan ada kerajaan kecil dalam Gunung Kemukus, Buk." Pak Narso berkata sambil melanjutkan membuat rokok lintingan.
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rokok alami pacitan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status