Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Dinikahi CEO Galak

Mendadak Dinikahi CEO Galak

jawab gadis cantik berambut panjang lurus, berpipi gembul, mata besar dan dahi tinggi itu. “Boleh.” Rosa memanggil pelayan kafe. “Mau pesan apa Kak?” Reva dan Rosa melihat-lihat buku menu. “Aku pesan minum aja deh Ros, soalnya masih kenyang.” “Sama, aku juga masih kenyang. Aku pesan strawberry cream float. Kalau kamu mau apa Rev?” “Biasa. Aku pesan matcha cream latte.” “Kami pesan strawberry cream float 1 sama matcha cream latte 1 ya Kak.”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as rosè
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

tawar Renata ketika kertas itu kembali ke dirinya. "Boleh, saya kopi tanpa gula." Renata mengacungkan jempolnya, "Siap Pak, ini Mbak Kanza benerkan greentea hangat? Bukan kopi?" Kanza mengangguk, "Bener kok Mbak." "Oh okey, gak bisa minum kopi ya Mbak?" Renata kembali bertanya, pasalnya cuma Kanza yang tidak memesan kopi di ruangan itu.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 344 Times as rosè
Read
+Library
Lemon

Lemon

Sampai matanya tertuju pada sosok gadis berambut pendek sebahu, berdiri sendiri dengan sebotol minuman rasa lemon. “Pesanan anda tu-“ “Ini uangnya, kau minum sendiri!” ucap Dewa memberikan beberapa lembar dan pergi. Pelayan yang bahkan belum sempat meletakan segelas kopi itu terdiam. Melihat kepergian Dewa yang seakan terburu-buru. Saat Dewa keluar dari kafe, gadis itu menyeberangi jalan. Berjalan memasuki sebuah toko bunga.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as rosè
Read
+Library
FIORE

FIORE

Passiflora. Aria mengambil botol tersebut dan melihat isinya dengan seksama. Bunga berwarna gradasi biru ungu dan putih, dengan kelopaknya yang berjarak, putik yang panjang dan aneh— nyaris menyerupai rambut bergelombang. “Hei, Iris.” Aria memanggilnya dengan suara nyaris berbisik. Ia tidak ingin menarik perhatian siapapun di toko tersebut.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as rosè
Read
+Library
Rasa

Rasa

/Drttt, drtttt Sebuah benda tipis berwarna rose gold itu bergetar. Getarannya menandakan ada panggilan masuk, dan harus segera diangkat. Kyra yang tengah asyik mengasuh dua adik sepupunya pun, segera berlari menuju sofa tempat handphone nya diletakkan. "Hallo? Assalamualaikum," ucap Kyra membuka percakapan dalam telepon itu.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as rosè
Read
+Library
Terjebak Ambisi Sang Pewaris

Terjebak Ambisi Sang Pewaris

Eloise ragu menatap gelas di tangannya. "Kau aman bersamaku, Eloise." Eloise meniru apa yang dilakukan Sebastian. Ia mencium aroma minuman itu. Aroma segar seperti campuran jeruk dan apel. Eloise meminumnya. Rasanya ringan dan lembut dan juga sedikit asam. Sensasi yang tercipta dari gelembung halus dan rasa segar membuat rasa yang menyenangkan. Eloise menghabiskan tanpa sisa.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as rosè
Read
+Library
Gairah Cinta Yang Berdosa

Gairah Cinta Yang Berdosa

Pria tampan itu merancang ulang setiap barisan anggur sesuai kontur bukit khas Montalcino, memilih varietas Sangiovese rosé terbaik dari para penangkar lokal, dan mendatangkan ahli enologi yang biasa bekerja untuk kilang-kilang legendaris di wilayah ini. Kini, La Collina Rosé Estate berdiri sebagai salah satu produsen rosé paling bergengsi di Tuscany, berdampingan dengan nama-nama besar yang membuat Montalcino dikenal dunia. Signature wine mereka, Rosé della Collina, memiliki warna merah muda lembut yang memantulkan cahaya matahari Tuscany, aroma bunga liar dari lembah Val d’Orcia, dan rasa akhir yang halus—sehalus sentuhan angin musim semi yang berembus dari bukit Montalcino. Semua itu hasi
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as rosè
Read
+Library
The Mafia: Last Mission

The Mafia: Last Mission

"Kemarilah, Sayang. Kau ingin mengantarkan minumanku 'kan." "Ya, Tuan." Rosene mendekat, kemudian menuangkan botol berisi cairan merah pekat itu ke dalam gelas sampanye. Aaron menarik sudut bibirnya saat menerima gelas itu dari Rosene. "Tuangkan untuk mereka juga." "Baik, Tuan."
107.3K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as rosè
Read
+Library
DAISY

DAISY

tanya Eve, ia tetap memijat tengkuk Daisy, membiarkan gadis itu memuntahkan apa saja yang ada di perutnya. “Aku, kan sudah bilang, tidak usah minum soda terlalu banyak.” Ini kelemahan Daisy, ia tidak dapat minum soda terlalu banyak, tapi kuat minum alkohol dua liter tanpa mabuk. Heran juga, Daisy sangat lemah pada soda. Kemarin, Daisy mengajak Eve untuk memesan pizza dan meminum soda berukuran gelas besar. Entah apa yang dipikirkan gadis itu, mungkin Daisy sedang banyak pikiran yang mengganggu.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as rosè
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status