Suami Pengangguranku Izin Poligami
Dari pada aku ketahuan, aku iyakan saja tuduhannya.
Setelah Om Damar puas, dia meninggalkanku di hotel. Dia bilang setelah menemui Raja, dia akan mengajakku untuk membeli rumah dan mobil. Ternyata benar kata temanku, Om Damar tidak pelit dan mudah sekali mengeluarkan uangnya untukku. Aku senang karena sebentar lagi hidupku akan berubah. Aku bukan lagi Dita yang miskin dan menyedihkan seperti sebelumnya. Roda kehidupan memang benar-benar berputar, dan sekarang aku sudah di takdirkan berada di atas.
Aku memilih-milih rumah yang di iklankan di internet. Mencari rumah paling dekat dari rumah Mbak Abel agar aku bisa pamer dan kembali mengerjainya.