Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

"Ya udah, ayo kita ke sana, Ti. Mumpung belum terlalu sore. Alamatnya di mana?" Kusebutkan alamat rumah Mas Andre. Kebetulan lokasinya tak terlalu jauh dari tempat kami berada saat itu. Miska langsung membelokkan mobilnya menuju perumahan elite itu. Ternyata, setelah kami sampai di sana, Mas Andre tidak ada di rumah. Hanya ada istrinya yang menyambut kami dengan ramah. "Ada perlu apa, ya, Mbak Titi ke sini?" tanya istri Mas Andre setelah mempersilakan kami menikmati hidangan yang disuguhkannya.
1079.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

Mely mesem-mesem sendiri. Alby Online Devita : [Oke] Devita : [Jam berapa? Dimana?] Alby : [Restoran AZ, jam 10 pagi] Alby : [Bisa?] Devita : [Okeh] Devita : [Sharelock] Alby : Send a location Alby : [Oh, iya foto lo? Biar nanti gue gak susah nyarinya] Me : Send a photo Mely tersenyum. Perempuan itu buru-buru menghapus jejak pesannya. Namun, untuk lokasi, Mely meneruskan pesan itu, lalu mengirimkan ke nomornya.
843 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

Namun, seakan jarak rumah ke perusahaan merupakan kilometer panjang, Abimana sering merasakan kerinduan yang menyiksa pikirannya. "Dek, Mas pulang aja deh, ya. Kita pergi kek ke mana. Atau mau check in hotel enggak, sayang? Yang kolam renangnya privat. Kayaknya asyik sekali, serasa kita bulan madu lagi." "Mas, jangan ngaco ih! Ada Kak Juna di rumah, kok malah kamu mau kelayapan." "Biar bebas, sayang. Soalnya Mas jadi sungkan mau dekat-dekat sama Adek. Entar disangka enggak tau adat dan sopan santun."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan

Istri Bayangan

Brem… brem… brem… motor itu berhenti tepat di depan rumah, pintu sengaja ku buat tertutup. “Yeeeey...,” sorak Viyo. “Selamat ulang tahun pernikahan, Mas.” Sambutku pada Mas Yogi yang baru saja masuk melalui pintu utama rumah kami. “Eh, ya ampun, ini hari ulang jadi kita? Aku sampai lupa.” ucap Mas Yogi menepuk keningnya. Benar saja dia lupa, hmmm.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Saya sudah menemukan beberapa rumah yang cocok. Apakah anda punya waktu meninjaunya hari ini?" Setelah berpikir-pikir beberapa saat, Shu Yi akhirnya setuju. Dia sedang tak punya rencana pergi kemana-mana. Mereka menyusuri jalanan ibu kota dengan kereta. Setelah memeriksa daftar yang diberikan Yi momo, pilihan Shu Yi jatuh pada rumah sederhana yang letaknya berseberangan dengan restoran Hai Yun. Tempat itu punya tiga paviliun dengan halaman luas. Jalan didepan rumah tidak terlalu ramai tetapi masih di daerah ibu kota.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Murah, sederhana, tapi justru membawa rasa nyaman yang tak ia temukan dalam croissant Prancis yang dulu sering Reno bawakan. Ia duduk di meja makan marmer yang terlalu besar untuk satu orang. Di sekitarnya, kursi-kursi kosong seolah ikut bertanya, “Untuk apa semua ini, kalau hanya kau seorang diri di sini?” Ponselnya berbunyi. Pesan dari Maya: “Len, aku nemu listing apartemen studio lucu di Kemang. Gak gede sih, tapi dapurnya dapet cahaya alami. Mau aku kirimin link-nya?”
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Nadya:"Minggu depan mudah-mudahan Mas Elang sudah di Jogja ya. Biar bisa merayakan kelulusan Nadya." Balas :"Mudah-mudahan Nadya. O iya, sekarang Mas menginap di 'Yumekaiyu Awajishima Hotel'. Mas baru saja masuk malam ini." Nadya :"Wah, asyiknya bisa travelan terus. Besok-besok Nadya ikut lho Mas." emot senyum plus ketawa. Balas : "Boleh-boleh saja, kalau nggak ada yang marah Nadya." emot kedip mata satu.
9.963.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

“Alhamdulillah Mas, sudah sampai. Rumahnya blok apa, Mas?” “Blok D no 14. Cepat ya, Pak.” Pak ojek tancap gas lagi mengikuti arahanku. “Stop, Pak. Berhenti di sini.” “I—ni rumahnya, Mas?” tanyanya tergagap. “Iya, Pak. Alhamdulillah. Oh, iya, ini ongkosnya. Kembaliannya ambil aja.”
10146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
WANITA PANGGILAN

WANITA PANGGILAN

Rumahmu yang catnya warna apa? Mayasha bergegas keluar kamar untuk menemui wanita yang mengingatkan sosok seorang ibu. Dari pintu rumah, ia dapat melihat ibunya Lian telah menoleh kanan kiri untuk mencari tahu keberadaan rumahnya. Wanita yang sebentar lagi akan tertusuk pisau cinta itu berlari kecil menghampiri ibunya Lian. "Selamat siang, Tante ... rumah saya di sana," Mayasha menunjuk arah rumahnya yang memiliki warna cokelat susu.
1051.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

Dari mengoperasikan kartu ATM, menabung di Bank, dan lainnya lagi. "Mami ke mana, Mas?" tanyaku ketika baru saja sampai di rumah, tidak melihat mertuaku. "Ke rumah tante Yola." Mas Bo'eng mencium leherku. Aku tahu, ia pasti ingin meminta haknya lagi. Tak peduli siang ataupun malam. "Mas, ini ada Fito, loh!" cetusku. Tangan Mas Bo'eng mulai meraba bokongku. Ia tak mempedulikan ucapanku. "Main, yuk. Aku pengen ...," bisiknya.
1021.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai rumah mas yoyok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status