Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berangkat Miskin Pulang Kaya

Berangkat Miskin Pulang Kaya

eh tidak, ini bukan kursi, semacam tempat untuk berbaring seperti yang ada di sisi kolam, terbuat dari kayu tanpa cat. “Ngopi, yo,” serunya. “Mboten, Mas. Aku mau minta tolong bikinin pagar. Dari bambu saja lah dulu. Buat pembatas rumah Mamak sama Bulik Hasma. Pusing kepalaku, Mas. Ribut terus.”
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Tidak ada yang baik-baik saja sebelum semua damai adanya. Pamela mengalihkan perhatiannya, memandangi dengan saksama sebuah jalan yang mulai keluar dari jalan raya dan menyempit. Sisi-sisi jalannya di tumbuhi pohon cedar yang berbaris membentuk pagar. Sepanjang jalan itu tidak di terangi lampu. Pamela menduga rumah itu akan menjadi tempat bersembunyi karena setibanya di pelataran rumah. Pagar setinggi dua meter mengelilingi rumah minimalis dua lantai tanpa celah, tersusun dari batu-batu merah.
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Bab 3 Aparteme "Lalu apa rencana kalian setelah ini?" tanya papa Nau "Biar kami jalani saja dulu, Pa. Kami perlu waktu untuk adaptasi. Bagas juga berencana untuk membawa Naura untuk tinggal di apartemen. Kami ingin belajar mandiri. Lagian, jarak apartemen dengan kantor dan kampus Naura kan tidak terlalu ja "Kamu yakin mau tinggal di apartemen? Apa tidak sebaiknya tinggal sama Mama Papa dulu? Naura itu masih manja banget lho," ujar Mama Na
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Bukan lagi ladang lumpur dan rumah reyot yang terlihat—tapi kehidupan yang perlahan tumbuh. Zhang Lei berdiri di tengah lapangan kecil, memandangi balok-balok kayu yang tersusun rapi membentuk rumah panggung. Dindingnya terbuat dari bambu yang dianyam padat, atapnya dari genteng tanah liat yang dikeringkan sendiri oleh para penduduk. Ia menyulap tempat itu menjadi perumahan sederhana, namun kuat, tahan angin dan air.
10795 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
The Billionaire's Little Victim

The Billionaire's Little Victim

Rumah itu sebagian besar terbuat dari material kayu lokal yang hangat dan struktur bambu yang dikombinasikan dengan kaca-kaca besar yang bisa digeser sepenuhnya, memungkinkan embusan angin laut yang segar dan suara deburan ombak malam masuk ke setiap sudut ruangan tanpa ada penghalang. Tidak ada kamera pengawas yang tersembunyi di balik dinding, tidak ada pagar besi raksasa yang membatasi mereka dari masyarakat sekitar. Satu-satunya sistem keamanan yang ada di rumah itu adalah rasa saling percaya dan kehangatan hubungan yang terjalin dengan penduduk desa nelayan setempat.
10844 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Rumah Risa

Rumah Risa

Dia melanjutkan perjalanan dengan naik bis kecil yang mengantarkannya lebih dekat ke rumah yang dituju. Sesampainya di depan gerbang besar yang terbuat dari besi berkarat, Laras merasa sedikit terintimidasi. Rumah besar dan megah yang terletak di belakang gerbang memiliki aura misterius. Dindingnya tinggi, dan jendela-jendela yang besar tampak gelap dan tak berpenghuni.
10961 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Rumah ini sederhana, berdinding bambu dengan atap rumbia, jauh dari kemewahan pilar-pilar marmer keluarga Subroto yang terasa seperti penjara dingin. ​Kinan menghirup udara pagi yang asin. Tidak ada bau solar kapal kargo, tidak ada bau antiseptik ruang operasi, dan tidak ada bau amis darah. Hanya ada aroma kopi Manggarai yang baru saja diseduh oleh Bapak di dapur.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Tante Sebelah Rumah

Tante Sebelah Rumah

Celana pendek musim panas memang sangat longgar. Apalagi demi bisa tidur dengan nyaman, aku bahkan tidak memakai ikat pinggang. Jadi celana itu bisa langsung terlepas hanya dengan sekali tarik. "Nggak nyangka, boneka stok baru Riana kali ini beneran oke banget ya." Suara Tante Mila terdengar sangat bersemangat. Dia seolah-olah sedang berbaring tepat di belakangku, hingga aku bisa merasakan embusan napas hangatnya saat dia bicara.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Sangat kecil dibandingkan rumah kakek yang serba luas di setiap ruangnya. “Yah, yakin rumah itu bakalan aman kalau kita tinggalin sementara?” tanya ibu khawatir. “Mudah-mudahan aja, Bu. Semua pintu dan pagar sudah dikunci. Begitu juga dengan lampu luar sudah ayah nyalakan semua. Barang yang kita bawa udah lengkap kan untuk kebutuhan di sini? Biar kita nggak usah bulak balik ke sana.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai rumah pagar bambu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status