Sepuluh Tahunku Yang Disia-siakan Tunanganku
“Ketiga, bantu aku hubungi rumah sakit terbaik dalam negeri. Aku mau pindah rumah sakit.”
“Keempat….” Aku terdiam sejenak, lalu melanjutkan, “Bantu aku siapkan surat gugatan.”
Mata Anton memancarkan rasa bangga, sekaligus sedih, “Cindy, kamu sudah dewasa.”
“Aku terpaksa dewasa,” jawabku sambil tersenyum pahit.
“Tenang saja, om pasti akan membantumu mendapatkan keadilan.” Dia menggenggam tanganku, melanjutkan, “Orang tuamu juga pasti akan menjagamu di surga.”
Hot Chapters