Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

“Itu yang kau yakini. Dengarkan aku. Kau pegang koin naga berkepala dua, bukan?” Arya refleks merogoh sakunya. Ia terdiam, terkejut. Bagaimana Kakek Pranata tahu tentang koin itu? “Datanglah ke alamat yang akan kukirimkan sekarang. Ini adalah markas lamaku. Aku bisa memberimu kekuatan, pengetahuan, dan sumber daya untuk membangun kembali hidupmu. Lebih dari itu, aku bisa memberimu kebenaran tentang siapa dirimu. Kau ingin membalas dendam pada Kinanti dan keluarga Atmadja, bukan? Aku bisa membantumu mewujudkannya.”
10852 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
PERAWAT CINTA

PERAWAT CINTA

Meskipun bahwa pada suatu hari nanti semua akan mati. Gaudeamus igitur, Iuvenes dum sumus, Post molestam senectutem Nos habebit humus. Begitu khidmat dan sahdu lagu ini ditengah tengah kegembiraan para lulusan. "Gaudeamus igitur." "Marilah kita bergembira" Mari kita bersenang-senang Selagi masih muda. Setelah masa muda yang penuh keceriaan
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Ku Balas Kesombongan Keluarga Suami

Ku Balas Kesombongan Keluarga Suami

tanya ku "Begini nona,saya hanya ingin memberikan kartu dan buku tabungan milik anda, orang tua anda memberi tahukan bahwa anda belum membuat buku dan kartu baru,jadi ini sudah saya buatkan dan di dalam sini sudah ada uang anda nona kiriman dari orang tua anda,dan Setelah ini gaji anda akan masuk ke rekening ini nona " jelas nya
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Abang Dosen

Abang Dosen

Jangan bosan-bosan baca cerita aku yah Bye bye Masih ada tiga bab lagi yang bakal aku update malam ini stay tune
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Rahma embom dan Mawar suka ngga ngerti jadi terpaksa deh mereka ngomong pake Bahasa Indonesia. Nani tuh aslinya termuda tapi dia yang paling Dewasa. Dan sebalik nya Dini yang sebagai sister tertua justru masih ke kanak-kanakan. Mau nya di manja. Nani tuh orang nya perfecsionis semua pekerjaan apapun harus sempurna termasuk masalah nilai.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Cute Pumpkin & The Badboy

Cute Pumpkin & The Badboy

AREA 21++ SADAR DIRI AJA BUAT YANG BELUM CUKUP USIA YESSS :* ( ETAPI KALAU UDAH MERIT MAH CUZ LAH TANCAP GAS... WKWKWK... ) YANG UDAH CUKUP USIA TAPI GADA LAWAN, YAH MON MAAP ITU DERITA DITANGGUNG SENDIRIIIIIII.... ( AKU GAK IKUTAAANNN )
10214.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.1K kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

“ra, ke aula yuk” “ngapain cha?” “lah, elu lupa kalo hari ini pengumuman UN?” “astaga, kok nggak ngingetin gue sih, seengaknya gue nyiapin mental.” “hahaha, raa santai aja, gue jamin elu tetep lulus meskipun nilai lu gabagus amat”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kakaknya selalu berkata, "Amelia, angkat tanganmu sedikit lebih tinggi." Ketua tim senior membalikkan badan dan diam-diam mengusap air mata. "Baik! Selamat bergabung dengan pasukan penjaga perdamaian. Setengah bulan lagi ada misi ke Wilayah Tite, kau ikut bersama mereka!" Amelia mengangguk kuat. Baru saja keluar dari gerbang kantor polisi, ponselnya berdering. Telepon itu berasal dari kepala pelayan Rumah Tua Keluarga Wardana.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Anak Jendral dan Desa Penyamun

Anak Jendral dan Desa Penyamun

Bara terkekeh kecil mendengar perkataan pria itu Bara menyalakan mesin motornya dan akan melanjutkan perjalanannya. Namun, sebelum dia benar-benar pergi, si Pria tua itu berseru dengan penuh kepedulian, "Jikalau kamu kehujanan di jalan, kembalilah ke sini. Itu artinya kamu belum jauh dari warung ini. Ingatlah untuk tetap berhati-hati, Nak!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

tanyanya pelan, nyaris tidak percaya dengan kata-katanya sendiri. Ibunya hanya tersenyum, tidak menjawab. Tapi senyum itu sudah cukup jadi jawaban. “Serius, Ma?” Nayla memutar tubuhnya, menatap ibunya lekat-lekat. “Ini tuh zaman modern. Siapa juga yang masih dijodohin segala…” “Mereka keluarga baik, Nay. Kamu tahu sendiri Papa dulu punya sahabat dekat. Nah, cucunya sekarang kembali ke Indonesia dan mereka ingin mengenal kamu.”
10509 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai sampai tua nanti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status