Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kekasih Sewaan CEO Nakal

Kekasih Sewaan CEO Nakal

Rupanya dia lupa Sean bisa melakukan apa pun sesukanya. “Itu barang limited edition, kau tidak bisa sembarangan mencucinya atau itu akan rusak. Lagipula aku tidak mau memakainya lagi karena sudah kotor dan bau. Sudah jangan bicarakan hal menjijikan itu lagi di depanku,” ungkapnya dengan sinis.
74.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as senyum nakal
Read
+Library
Noda Dalam Semalam

Noda Dalam Semalam

Seumur hidup dia belum pernah mendapat perhatian seperti ini dari seorang laki-laki selain ayahnya. “Ayo.” Seruni membuka mulutnya dan perlahan mengunyah jeruk itu. “Manis sekali,” katanya sambil tersenyum lebar. “Mas cobalah.” “Bener sangat manis, sayang yang lain belum matang,” kata Jagat sambil memperhatikan pohon jeruk di depannya.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 391 Times as senyum nakal
Read
+Library
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

Ia ingin pulang cepat hari ini. Ia butuh jeda. Namun tepat saat Nayla merapikan barang-barangnya, ponselnya bergetar. Satu pesan masuk dari nomor tidak dikenal. Nayla menatap layar. Dadanya mendadak sesak. Pesan itu hanya satu kalimat pendek: “Jangan terlalu percaya pada orang yang kembali membawa senyum.” Nayla membeku. Tangannya gemetar.
10508 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as senyum nakal
Read
+Library
Skandal sang Nyonya Muda

Skandal sang Nyonya Muda

Senyumnya sinis, puas, dan menusuk. “Eh, akhirnya dateng juga,” ucapnya ringan. “Kukira kau bakal terus pura-pura bego.” Selena masih tetap di atas meja, tak ada niat sedikitpun untuk turun. Bahkan baju bagian atasnya yang acak-acakkan pun sengaja dirinya biarkan agar Nayara semakin panas. Sedang Raka hanya menarik nafas panjang. Ia merapikan pakaiannya tanpa ekspresi, seolah tidak terjadi apa-apa.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as senyum nakal
Read
+Library
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

“Aku iri banget sama kalian yang jomblo. Masih bisa makan bareng sahabat.” “Nggak kayak aku … tiap hari Reno nempel terus. Mau lepas saja susah.” Reno tersenyum dengan gaya sok manis. “Itu karena kamu terlalu imut. Jadi aku nggak tahan, pengennya tiap hari bareng kamu.” “Ih … nyebelin. Di sini kan ada orang lain.” Xena merengek. Lalu dia mencondongkan badannya dan mengecup bibir Reno.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as senyum nakal
Read
+Library
Jangan Dikeluarin Dulu, Dok!

Jangan Dikeluarin Dulu, Dok!

"Jangan mesum kamu ya!” “Aku nggak mesum lho, sayang. Cuma agak mesum sedikit." Tangan Naufal merayap naik, meremas kedua payudara Nayla yang menyembul dari balik bra nya. “Ahhh! Shh!" Nayla mendesis kecil, ia gigit bibirnya kuat. Dorongan hasrat itu semakin terasa, saat jemari Naufal mulai mengeluarkan kedua buah jumbonya dari balik bra. Pria itu memeluk dan meremas-remas benda bulat kenyal tersebut dari belakang.
10388.1K viewsOngoingAdded to Library 12.0K Times as senyum nakal
Read
+Library
Istri Gelap Sang CEO Dingin

Istri Gelap Sang CEO Dingin

“Dia kirim laporan proyek. Aku kira kau sudah tahu, aku bekerja sama dengannya di cabang Singapura.” “Ya, aku tahu,” balas Alaire cepat. “Aku hanya tidak tahu kalau laporan proyek perlu emoji senyum di akhir kalimat.” Nayel menahan tawa kecil. “Kau memeriksa pesanku?” Alaire mendelik. “Itu bukan memeriksa, aku cuma... tidak sengaja lihat.” “Tidak sengaja?” Nayel mendekat, nada suaranya rendah dan lembut. “Kau tahu, ekspresimu lucu kalau sedang cemburu.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as senyum nakal
Read
+Library
Di Balik Senyum Palsu

Di Balik Senyum Palsu

Dia tidak lagi tersenyum seperti tadi. "Padahal aku kira bakal dikasih karena tinggal sisa. Sama saudara sendiri pelit banget tinggal 14 ribu aja dianggap hutang," gumam Nadin yang masih bisa didengar Devita karena jaraknya masih berdekatan. "Eh mbak, kamu aja bisa beli Daster yang harganya tentu lebih dari 14 ribu. Masak buat beli sayur 14 ribu masih ngarep dikasih si. Nggak malu apa mbak?"
801 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as senyum nakal
Read
+Library
Kerana Aku Istrinya

Kerana Aku Istrinya

Senyum nipis muncul di wajahnya. “Aku senyum sebab kau datang. Bukan sebab sambal ni sedap.” “Eh, eh,” Emy buat gaya pura-pura sentap. “Cis, sambal ni tak bersalah, okey? Dia tak ada kaitan dengan kesengsaraan hidup kau.” “Cuma sambal ni je yang menyengat tanpa mengkhianat,” Hana menyambung, kali ini suaranya sedikit ceria.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as senyum nakal
Read
+Library
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

Ia mengucapkan pelan satu per satu, seolah sedang menanamkan doa di hati: “Rayan Aldama... Revan Aldamar... Alya Adelina...” Hanum memeluk bahunya. “Tiga nama, tiga doa, dan tiga alasan kamu untuk tetap kuat, Nak.” Seno menambahkan dengan lembut, “Dan tiga alasan buat kita semua untuk bersyukur.” Keharuan memenuhi kamar. Tak ada yang bicara untuk beberapa saat. Semua hanya menatap Dina, yang kini meneteskan air mata bahagia. Tiba-tiba, Bik Sarti memecah suasana haru. “Eh, kalau udah besar, aku mau jadi yang pertama ngajarin mereka makan bubur!”
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as senyum nakal
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status