Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh satu RT

Jodoh satu RT

Serena mengenakan bathrobe, ia berjalan ke depan lemari untuk meraih baju. “Gue mau ganti baju, buruan sana mandi. Baju lo udah gue siapin juga, kok.” Serena menoleh ke arah suaminya. Romeo tampak malas-malasan. Serena yang mulai gregetan mendekat, menarik tangan Romeo lalu mendorong tubuhnya berjalan ke dalam kamar mandi. Sementara suaminya mandi, Serena segera berganti baju yang sudah diberikan sepupunya, seragam keluarga dengan model dres panjang semata kaki warna champagne, Serena memoles wajah dengan mekap tipis, ia mau tampil natural saja. Model baju berlengan buntung dengan belahan dada tak begitu rendah.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

Ia merasa seperti iblis yang sedang menawarkan kesepakatan maut kepada jiwa suci. Sari masuk membawa tumpukan seragam baru berwarna merah marun yang sangat minim. "Nah ini seragam buat anak baru, cepat coba di kamar ganti!" perintah Sari. Lilis menerima kain tipis itu dengan wajah yang nampak sangat bingung.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Toga Pengorbanan Mama

Toga Pengorbanan Mama

"ucap adik ku adinda Sebuah kalimat ternohok yang membuat hati ku teriris tipis -tipis . Kebaya seragam merah dengan batik lurik sebagai pasangannya adalah baju kebanggaan ku serta janji kami . Mama berusaha menyicil -nyicil bahan itu semua hingga akhirnya di jahitkan kepada Mba sumi penjahit kampung langganan kami . Diri ini hanya bisa tersenyum kecut akan semua itu.Termasuk seragam yang akan di pakai dinda seharusnya mama yang pakai. Sangat indah , mama sendiri yang memilih warna nya dan pernak perniknya , agar serasi dengan ku di saat yang seperti ini. Tanpa teras netra ku mulai basah , aku terdiam ada rasa sesak di ruangan yang sangat besar dan menjadi kebanggan bagi mah
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

Ucap Bang Gagas. Penampilannya sangat rapi, dan yang membuatku kesal dia memakai seragam yang sama dengan yang kami pakai, itu berarti Aisyah sengaja memberikan baju seragam yang sama pada Mas Yaseer. Hmmmm ... Kuhembuskan nafas dalam, kenapa dia harus mendapatkan seragam yang sama, padahal warna itu sudah kupilihin hanya untuk keluargaku, karena sebelum acara kemarin Aiayah memberikan pilihan warna untuk setiap keluarga diberikan warna seragam yang berbeda, jadi aku memilih warna sesuai favoritku warna putih gading dipadukan dengan bawahan batik warna senada, sedangkan pakaian laki-lakinya kemeja batik dipadukan bawahan celana berwarna hitam.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Jandaku Ternyata Seorang Mafia

Jandaku Ternyata Seorang Mafia

gumam perempuan itu bermonolog. Tidak sekedar ucapan, Regita kemudian beranjak membuka pintu lemari. Dia mendapati pakaian-pakaian yang pernah ia tinggalkan masih tersimpan di sana. Regita tersenyum miring. Dia mengambil beberapa pakaian untuk dipadukan dan mulai bersiap diri. Jiwa nakalnya sudah kembali. Regita merasa melihat dirinya yang sudah lama ia tinggalkan. Dia mengenakan silky tank top berwarna hitam. Outfit itu dipadukan dengan jaket kulit berwarna senada dan hot pants jeans berwarna putih.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Dia menepuk lantai sebelahnya, jadi aku duduk di sana. “Baju apa itu?” tanyaku. “Oh benar. Milikmu. Bisa dibilang, seragam.” Dia memberiku kaus merah membara serupa. Aku membukanya, melihat gambar singa mengaum yang begitu garang tumpang tindih dengan tulisan: TIM PENYERANG. “Siapa yang punya ide ini?” tanyaku.
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Dalam cahaya redup, orang yang dipikirkannya siang dan malam itu akhirnya muncul di hadapannya seperti mimpi. Pria itu tinggi dan tegak, mengenakan seragam resmi merah tua berlengan lebar, dengan bordiran yang disulam di bagian dada, sabuk giok di pinggang, dan sepatu kulit hitam di kakinya. Di bawah pantulan lentera istana yang tergantung di atas kepalanya, penampilan orang itu tampak seperti bola api yang menyala-nyala, dan langsung menyulut keheningan di aula.
984.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sagara duduk di meja rias minimalis warna coklat muda milik Sei dan membenarkan dasinya. Ingin cepat-cepat, Sagara inisiatif menyiapkan perlengkapan adiknya. Mulai dari dasi, baju seragam, sabuk, dan scrunchie. Seragam warna merah darah beserta almamater juga sudah tertata rapi di kasur. Saat Sagara hendak merapikan bed cover, cowok itu langsung salah fokus melihat sarung bantal Sei yang banyak terdapat bercak merah.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Bapak Kos Kesayangan

Bapak Kos Kesayangan

Karyawan bank berusia dua puluh enam tahun itu tampil sangat rapi mengenakan kemeja sutra dan rok pensil ketat yang membalut kaki jenjangnya. Wajah cantik Siska langsung tertekuk galak saat matanya menangkap keberadaan Arga di dekat rak ember. Gadis itu memicingkan matanya, bersiap meluncurkan rentetan omelan pedas yang sudah menjadi rutinitas wajibnya setiap pagi.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

“Seragamnya pas kan, Ning?” tanya Mbak Lastri sembari menunggu di depan pintu kamar mandi mes. Pintu terbuka. Bening melangkah keluar dengan penampilan yang jauh berbeda dari biasanya. Dia kini mengenakan kaos seragam toko berwarna jingga cerah yang sedikit mengepas di tubuhnya, dipadukan dengan celana kain hitam semata kaki. Sebuah apron kain hitam terikat rapi di pinggangnya, menjuntai hingga ke batas paha. Rambut panjangnya yang biasa digelung longgar kini dikuncir kuda dengan rapi.
9.98.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai seragam bank
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status