Takdir Miranda
Pengunjung membludak, semua tempat parkir penuh.
Setelah berhasil mendapatkan tempat parkir, Jatmiko mengajak Miranda turun. Cuaca panas Jogja di siang hari tak menyurutkan keduanya menyusuri jalanan di sepanjang Malioboro. Miranda beberapa kali berhenti di lapak pedagang baju dan asesoris, menawar harga, dan akhirnya membeli beberapa barang yang ia inginkan. Setelah lelah berjalan, mereka berhenti di dekat pintu masuk Pasar Beringharjo, membeli dawet sambil beristirahat sejenak.
"Jogja panas gila, sumpah." Jatmiko mengeluh.
Bab Populer