Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Bima membuka pintu kamar pelan dan melihat gadis itu ternyata sedang menggendong si Montok sambil mengucapkan sesuatu dengan bahasa yang tidak Bima paham. “Giac ngu yen bình la nhing gì đang tìm kiem. Dem nay sunu mindhet.” “Kamu ngapain sih?” Bima menghampiri perempuan aneh itu. Tapi Siti tidak berhenti mengucapkan kalimat tadi meskipun si Montok tidak juga diam. “Dem nay sunu mindhet ... ini mantra tidur, supaya dia tidur seperti orang yang terbaring di peti.”
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Catatan Si Boi

Catatan Si Boi

Tapi aku mengenal mereka semua. "Hallo lang, masih ingat gak sama mereka?" Santi bertanya sambil meledekku. "Ya tentu saja, tim terbaik sekolah kita. Pasti kalian sedang kuliah di perguruan tinggi ternama di negeri ini." "Ini Galang." Santi pura-pura memperkenalkan aku pada mereka. "Dia memang tidak pintar, tapi punya kartu kredit yang tak ada batasnya."
9.916.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 521 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Rasa takut dan ngeri kembali menyerang saat joki meliak-liukan lanting menghindari batu-batu besar yang ada di sungai. Berbanding terbalik dengan nyaliku yang semakin menciut. Mas Adry semakin tertantang menikmati alat transportasi yang memacu adrenalin itu. Ia kemudian berdiri merentangkan kedua tangannya lalu berteriak. "I love you Deviiiiiiii!"
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Yura mencurigai ada sesuatu tidak beres di balik kejadian 17 tahun yang lalu. Yura memarkirkan sepeda motornya tak jauh dari tempat tujuannya. Ia sudah berdiri di depan gerbang rumah Tisha, gadis remaja yang mengalami disabilitas autism. Dipandanginya rumah itu tampak sepi. Kemudian ia meraih besi pagar yang fungsinya untuk bel. Ia lalu menggoyang goyangkan besi itu sekali namun tidak ada orang yang keluar. Dua kali sampai berkali kali ia membunyikannya belum ada respon. Tiba tiba Tisha muncul keluar namun tetap berdiri di pekarangan rumahnya tidak menghampiri Yura. “Tidak ada orang! Jangan membunyikan bel!” teriak Tisha
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang sii montok
Read
+Library
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

'Zeiiiinnn. ***********
9.6124.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang sii montok
Read
+Library
 RITUAL GUNUNG KEMUKUS

RITUAL GUNUNG KEMUKUS

“Itu berarti si montok udah cerita banyak ke wanita itu. Itu mulut tak ada rem. Udah dibantu, dibilang rahasia. Ember!” “Im! Aku ngeri.” “Kita makan dulu, habis itu samperin si montok,” ucap Saimah sembari menuju dispenser tuang air dingin dalam gelas lalu membawa ke meja makan. Kesi yang masih senewen dengan ulah Bu Sobir mengetuk-ngetuk layar ponsel sembari cemberut. “Ayo, buruan makan! Mau cepet selesai, gak?”
1019.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 590 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Rahang mereka tegas dengan tarikan dagu yang membayangkan keangkuhan. Hanya bedanya, jika seorang yang membawa suling itu menutupi mata kirinya dengan kain, adalah orang yang membawa tongkat bambu kuning gelap itu hanya berdiri di satu kaki yaitu kaki kanan. Merekalah yang disebut Si Maut Kembar. “Apa mau kalian dengan membuat rusuh di sini?” tanya Yang Feng penuh intimidasi. “Aku tak akan pernah percaya kalau warga desa ini bisa mengusik kediaman kalian.”
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

jawab Purnomo sambil tertawa canggung. Setelah selesai berbicara dan melihat postur tubuh sepupu Mawar yang bernama Sam, Purnomo membenarkan kalimat Anita jika pria bersama Mawar memang muda dan kekar. Dia berpikir jika Anita sedang salah paham.
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 184 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Selìni

Selìni

Jelas sekali dirinya hafal di luar kepala wilayah tersebut. Sesampainya di sebuah goa berukuran sedang yg lokasinya agak tersembunyi, karena berada di antara dinding tebing dan pohon akasia yg rimbun– tepat di sebuah goa yg terbuat dari granit berwarna gelap, pandangan gadis itu bergerak memastikan sekitar tidak ada yg mengikuti. Selepas sudah yakin ia pun masuk ke sana. Di salah satu ujung cabang, ada pintu mahoni dipasang kokoh. Warnanya menyatu dengan dinding granit sehingga harus memfokuskan pandangan terlebih dahulu agar benar-benar melihatnya.
901 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang sii montok
Read
+Library
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

Nominalnya cukup untuk membeli sebuah rumah di pinggiran kota. “Bramasta membayar loyalitasmu dengan harga yang cukup murah, ya?” aku menyeringai dingin. “Hanya seharga itu kau menjual keselamatan dan rahasia Nyonya besar Montevista?” Melihat bukti itu, pertahanan Sarman runtuh. Ia jatuh tersungkur di bawah kakiku, meratap dan memohon ampun.
103.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 118 Beses bilang sii montok
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status