Pura-Pura Buta
Aneh, padahal sudah jelas tidak mendapatkan balasan apa pun dari cowok dingin itu, tapi mereka tetap memujanya.
Aku duduk di samping Santi yang sedang makan bakso. Kuhentakkan kaki terlebih dulu sebelum duduk, hingga menarik perhatiannya.
"Eh, sorry say, makan dulu. Nunggu kamu kelamaan, sedangkan cacing dalam perutku sudah menabuh gendang minta diberi makan," ujarnya dengan mulut penuh hingga kedua pipinya mengembung.