Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tertawan oleh Don Mafia

Tertawan oleh Don Mafia

"Tidurlah." Matanya yang terpejam, kembali terbuka. Dia mengernyit ketika mendengar kata-kata itu keluar dari mulut Silas. Terdengar seperti sebuah saran biasa, tapi tidak baginya. Setiap kata atau kalimat yang keluar dari mulut Silas, tidak bisa dimaknai secara literal. Iris memilih membuka matanya lebar-lebar dan melipat kedua tangannya di dada. Mata mereka bertatapan. Dia tidak berkedip.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as silent reader adalah
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Ia berhenti sejenak, membiarkan kalimatnya menggantung di udara yang sunyi. "Tunjukkan apa yang kau miliki." "Baik, Yang Mulia," jawabku tenang. Aku duduk bersila di atas alas yang telah disiapkan, menempatkan jari-jariku di atas senar guqin yang dingin. Saat sentuhan pertama menyentuh senar, nada rendah yang dalam dan bergetar seketika memenuhi ruangan—bukan bunyi yang riang gembira seperti yang biasa didengar di jamuan istana, melainkan nada yang membawa kesan dingin, sepi, namun penuh kekuatan yang tak terlihat.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as silent reader adalah
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Ia menulis: “Jika suara tak tertulis bisa memutuskan takdir kami, maka aku akan menjadi pembaca dari dunia ini, bukan hanya karakternya.” Dengan kalimat itu, ruang bergeser. Suara Narator Tertinggi mulai goyah. Kalimat-kalimatnya terdengar tumpang tindih, seperti loop dialog yang mengalami kesalahan sistem. Lena menyadari satu hal: bahkan Narator Tertinggi tak pernah dibaca. Ia hanya berbicara. Dan Lena kini adalah satu-satunya yang mendengarkan dengan maksud menuliskannya kembali.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as silent reader adalah
Read
+Library
Elara: Penjaga Lembah Sunyi

Elara: Penjaga Lembah Sunyi

tanyanya. "Aku merasakan kekuatan magis yang kuat," jawab Elara. "Aku tidak tahu apa itu, tapi itu membuatku merasa tidak nyaman." Valerian terdiam sejenak. Kemudian, ia menghela napas panjang. "Aku tahu apa itu," ucapnya. "Itu adalah Jantung Kegelapan."
10770 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as silent reader adalah
Read
+Library
DALAM DEKAPAN MAFIA

DALAM DEKAPAN MAFIA

"Orang perlu melihat sedikit kebenaran supaya tidak salah paham terlalu jauh." Silvana menggeleng sambil tersenyum lalu melepas pelindung telinganya. "Aku suka caramu bermain. Tenang, tapi kejam kalau perlu," katanya santai kemudian mulai berjalan mundur dan bersiap pergi, tapi kemudian berhenti sejenak. "Oh, dan satu hal lagi," tambahnya seraya menoleh dengan senyum tipis. "Kalau suatu hari kau butuh sekutu dan bukan penonton, aku tidak keberatan."
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 614 Times as silent reader adalah
Read
+Library
PENDEKAR PEMBASMI SILUMAN

PENDEKAR PEMBASMI SILUMAN

Tak ketinggalan pula tawa nyaring kembali memecah keheningan di tengah hutan. Namun tiba-tiba saja... Rawwrrrrr!!! Rawrr!!!! Sekujur tubuh Ambu yang sudah tak berdaya hanya bisa meratapi nasibnya yang malang. Tatapannya nanar ke arah langit malam yang semakin pekat dengan awan hitam yang menggumpal. Rasa dendam kesumat yang membara sebelumnya seakan lenyap seketika. Untuk menggerakkan tangan dan kakinya saja dia sudah tidak sanggup. Hanya terdengar suara degupan jantung yang mulai melemah dirasakannya. "Ah... tampaknya mati karena dimakan singa lebih baik dari pada dimakan siluman laknat!"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as silent reader adalah
Read
+Library
Clarity of Love (Indonesia)

Clarity of Love (Indonesia)

Jawaban yang singkat, jelas, dan padat. Kaivan menipiskan bibir. Embun orang yang cuek dan dingin, itu yang Kaivan tahu di pertemuan pertama mereka. Maka, ia harus berusaha mencari topik lain lagi. Cewek cuek tidak bisa dibiarkan diam saja, nanti bukannya semakin dekat malah tambah jauh. "Tadi sibuk ngetik apa? Nugas ya?" Embun melirik dengan bingung. "Elo merhatiin gue? Wow, kalau gue sih cuma bakal merhatiin orang yang gue suka doang."
102.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as silent reader adalah
Read
+Library
SUPERCUT

SUPERCUT

"My incapability of keeping things under control." Terlepas dari volume suara yang sangat pelan, ucapan Lorna masih terdengar bagi manusia yang menemaninya. Memang benar sunyi dan senyap bisa jadi anugerah sekaligus kutukan. Dari balik selimut, Alex memutar netra gelapnya sebagai reaksi alami atas pernyataan si pengacara barusan. Apa-apaan perempuan itu!?
3.8K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as silent reader adalah
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status