Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

Jaden pun mengulas senyum kecilnya. "Bersulang untuk sandiwara kita hari ini Tuan JL." Nara pun mengajak Jaden bersulang. Dua orang itu terlihat saling melempar senyum bahagia dan kebahagiaan mereka tak luput dari penglihatan Kalista. Wanita bernama Kalista itu merasa tidak suka melihat Jaden dan Nara yang terlihat bahagia.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as stensil jadul
Read
+Library
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

protes Juleha, mencoba memberontak kecil, namun lilitan dasi itu justru semakin menekan kulitnya. Sadewa menekan punggung Juleha dengan satu lututnya, mengunci pergerakan wanita itu agar tidak bisa ke mana-mana. Ia membungkuk, berbisik tepat di tengkuk Juleha yang meremang. Setelah mengikat kedua tangan Juleha dengan dasi hingga erat, Sadewa berbalik menuju meja kerjanya. Dari dalam laci tersembunyi, ia mengeluarkan sebuah benda kecil silinder yang bisa bergetar—sebuah love toy berbentuk kapsul bertali yang dikendalikan oleh remote control.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as stensil jadul
Read
+Library
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Jade keluar dari ruangan Julie diikuti para penyita barang. Terdengar Julie berteriak histeris. Ia menjatuhkan semua barang yang tertinggal di mejanya. Semua staf bingung dengan apa yang sedang terjadi. Kemudian Jade berdiri di tengah-tengah mereka. “Saya ingin menciptakan perusahaan dengan citra yang bersih. Oleh karena itu, saya tidak akan mentolerir sedikit pun kecurangan yang terjadi di sini,” ucap Jade.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as stensil jadul
Read
+Library
Di Antara 2 Cinta

Di Antara 2 Cinta

Axel menghentakkan kakinya, Ezel mengusap surai coklat putranya dengan lembut. "Ah Kak Sthella bagaimana penampilanku?" Jade yang baru saja menganti pakaian menunjukkan penampilannya dengan balutan suit berwarna hitam menambah kesan macho pada dirinya. Sthella memainkan bibirnya dengan jemari lentiknya, sambil mengamati penampilan Jade. "Apa aku lebih tampan dari suamimu?”
10934 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as stensil jadul
Read
+Library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

*DUM-TAK-DUM-TAK! Jagad lari dari ujung aula, dia drible bola ngelewatin rintangan-rintangan yang sengaja ditaruh di sana. Setiap gerakan Jagad adalah cerminan dari setiap nada piano Jihan. Pas Jihan mainin nada staccato yang pendek dan tajam, Jagad ngelakuin drible pendek di tempat. Pas Jihan mainin akord besar yang berwibawa, Jagad ngelakuin *lay-up* yang anggun.
892 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as stensil jadul
Read
+Library
Jejaka Emas

Jejaka Emas

ulang Begawan Tapa Pamungkas lagi mengangguk-anggukkan kepalanya seraya mengelus-elus jenggotnya yang putih. --o0o-- Waktu terus bergulir, tak tertahankan dan tak dapat ditunda. Semuanya telah diatur oleh Sang Pencipta. Dan tak terasa delapan belas tahun terlewat sudah. Kini Bayi mungil yang diberi nama Jejaka telah tumbuh menjadi seorang pemuda tampan. Kulit wajahnya putih bersih. Matanya yang agak kebiru-biruan dihiasi sepasang alis tebal berwarna hitam. Pas sekali dengan bentuk hidungnya yang mancung. Demikian pula bentuk bibirnya yang tipis. Rambut pendek dibiarkan tergerai tak beraturan didepan membentuk poni, tapi justru terlihatnya lebih maskulin dan gagah. Tubuh Jejaka yang tinggi te
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as stensil jadul
Show Reviews (17)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Remake JEJAKA EMAS sudah terbit ya All. Berjudul PENDEKAR KERA SAKTI (Sang Pewaris Para Dewa) Mengisahkan ttg seorang pemuda bernama Baraka dalam menjalani ujiannya sebagai manusia untuk naik ke langit menjadi dewa. Mampukah Baraka menjadi seorang dewa. Nantikan kisahnya dalam PENDEKAR KERA SAKTI
putri utara
Maaf ya teman2, di karenakan kesibukan ngurus baby. Verita ini sementara tak di lanjutkan dulu. tp teman2 bisa baca cerita Jejaka Emas yg udah di remake dg judul SI BUTA DARI SUNGAI ULAR Terima kasih...
Read All Reviews
Diuber Janda

Diuber Janda

Duk "Aw ...." karena terlalu nervous dan tergesa, dengkul Imron sampai mencium meja dengan kuat hingga lelaki itu mengaduh dan sedikit pincang berjalan menuju kamar mandi. Elok tertawa kecil melihat kelakuan Imron. Segera ia mengambil mukena pemberian mahar dari Imron yang belum pernah ia pakai, lalu ia kenakan untuk menunaikan salah magrib malam ini.
10119.1K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as stensil jadul
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

Ustad itu sudah benar-benar berubah, jika dulu kain sarung dan peci putih adalah ciri khasnya, kini dia sudah pakai peci hitam bertulisan aksara Arab, jenggotnya juga sudah mulai panjang. Istrinya sangat cantik dan ramah, lagi-lagi Tania sangat bisa menempatkan diri, dia tampak akrab dengan istri Ustadz Rizal. "Aku terjebak di sini, Pak, mohon maaf tidak bisa ke kampung lagi," kata ustadz Rizal. Saat kami bicara, istrinya dan Tania sedang di dapur. "Aku tidak suka kata terjebak itu," kata Bang Parlin, " tak pantas dikatakan oleh seorang ustadz," sambung Bang Parlin lagi.
1080.2K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as stensil jadul
Read
+Library
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Bahkan, ada yang sampai terpingkal pingkal, saking lucunya apa yang sedang di ceritakan oleh si Naura. Darahku mendidih saat mendengar si Naura berceloteh bangga, karena sudah berhasil memberikan sebuah video pada si Dudu, hingga membuat teman temannya yang lain, pada tertawa. "Si janda gatel itu, pasti sekarang udah putus sama pacarnya yang ganteng itu. Lagian, dia mana pantes sama cowok ganteng. Dia mah, pantesnya jadi istri keempatnya si mas Jaka. Biarin aja dia saingan sama istri pertama, kedua dan ketiganya. Asal, jangan saingan sama aku. Karena dia gak bakalan menang dari aku," cerocosnya tanpa tau, kalau sebenarnya aku sedang menguping, dibalik semak semak dengan si Dudu.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as stensil jadul
Read
+Library
Senandika

Senandika

Cowok itu hanya mengangkat kedua alisnya kala mendapat tatapan sinis dari Jevan. "Sinting, gue masih normal," Jendra menjawab dengan sedikit kesal. Sedangkan Jevan hanya menghisap rokoknya dengan tenang. Tidak tertarik mengobrol dengan yang lainnya, pikirannya sekarang dipenuhi dengan tanda tanya mengenai UTBK, penentangan orang tuanya, dan kondisi Shera. 'Sial, bisa-bisanya,' gumam Jevan. "Woi, Jevan!" teriak Regar tepat di depan wajahnya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as stensil jadul
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status