Selubung Memori
Bakat itu tidak hilang darinya.
“Sepakat,” kataku.
“Nah, kita mulai dari kasusku,” katanya. “Subjek yang disinggung jelas aku. Objek yang disinggung itu keluargaku yang dihancurkan. Subjek yang memancing emosiku, jelas Jenderal—karena dia yang bertanggung jawab pada kondisi kalian. Di contoh ini, sudah jelas, kan, polanya? Subjek yang memancing selalu menjadi subjek yang harus diserang oleh amarah ini. Sementara itu, kalau memang ada yang bisa meredakan amarah, hanya objek yang disinggung yang punya peluang tinggi melakukannya. Dalam kasusku, bila energi dan fisikku tidak keteteran, hanya kalian keluargaku yang bisa membuat emosiku reda lagi. Aku bisa mengerti itu.”
Hot Chapters