Pelayan Hati Sang Pangeran
"Ayahanda adalah pria paling bijak yang memiliki banyak pertimbangan bagus dan memiliki akal sehat. Beliau tidak akan menyakiti anak perempuannya paling kecil dan itu kamu. Benarkah demikian, ayahku?"
Tenggorokan Ayahanda Kaysan tercekat. Belum surut sentakan yang terjadi tadi sore, sekarang beliau harus menerima kenyataan bahwa putranya sedang mempermainkan perasaannya.
"Benar, putriku. Jika kelak bukan putraku yang menikahimu, kamu akan Ayahanda berikan kebebasan untuk memilih sendiri jodohmu, siapapun itu, termasuk laki-laki tadi yang menemanimu bermain." ucap Ayahanda Kaysan serius, meski terlihat santai, Suryawijaya mendeteksi ada perang yang di siapkan ayahnya.
Hot Chapters