Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Sebagian besar guru menolak mentah-mentah. Namun malam itu, semua suara di pesantren terdiam. Karena dari menara masjid tua terdengar lantunan ayat yang tidak dikenal siapa pun. Ayat tanpa nomor. Ayat tanpa sumber. Tapi ayat itu mengguncang hati semua yang mendengarnya. Zayyin menatap langit dan berbisik: “Dia datang. Narator Terselubung tak lagi menyembunyikan diri.”
2.3K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Dengan suara bergetar, dia berucap, "Karen, jangan panik. Kesehatanmu lebih penting." Aku menatap matanya yang merah. Saat itu juga, aku seperti memahami segalanya. Air mataku mengalir tanpa henti. Aku mengeluarkan ponsel dan menelepon kakakku. Selama masih ada yang mengangkat, berarti dugaanku salah. Namun, yang merespons hanyalah suara operator yang dingin. "Maaf, nomor yang Anda tuju sedang tidak dapat dihubungi ...."
10.7K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Pengantin Pengganti Sang Dokter Dingin

Pengantin Pengganti Sang Dokter Dingin

Hilya pun mengangguk. "Tadi cukup bagus. Makhorijul hurufnya sudah lumayan, tapi untuk tajwidnya sepertinya banyak yang kurang tepat, Hil," ujar Zayyan, memberi komentar pada bacaan Hilya tadi. "Kamu dulu ngaji Qur'an-nya di TPQ sampai khatam atau tidak?" "Khatam kok, Mas," jawab Hilya.
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 398 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Sekretaris Alim Sang Bos Genit

Sekretaris Alim Sang Bos Genit

Andrian segera maju dan membaca mushafnya. Setelah selesai semua, sang ustaz memberikan penjelasan tentang hukum bacaan nun mati dan tanwin. Keluarga itu menyimak dengan seksama bahkan Nina dan anak-anak mencatat apa yang diucapkan oleh ustaz. Mendengar azan Magrib berkumandang, mereka menghentikan pelajaran. Setelahnya, melaksanakan salat berjemaah. Sebelum sang ustaz pulang, Andrian menawarkan makan malam bareng keluarganya.
1026.5K viewsCompletedAdded to Library 661 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Tasbih Cinta Yang Hilang

Tasbih Cinta Yang Hilang

Ia tidak boleh menjadi orang yang serakah dan jahat, seperti yang pernah dikatakan oleh Fatimah. Susah payah Jubaedah menguatkan hatinya untuk berada di tempat itu, walaupun hatinya seakan-akan merasa sedih mendengar suara Reno yang sedang melantunkan ayat suci Al-Quran, tapi tiba-tiba saja Reno menghentikan bacaan ayat suci Al-Qur’annya. Jubaedah kembali maju memutuskan untuk segera mengetuk pintu mes tersebut.
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Dal, dzal bukan dal, ro’, za, sin’, syin, shod, dhod, tho, zho, ‘ain bukan ain,” Nuha memperbaiki bacaan Darren Dash secara spontan. Darren terkesiap saat mendengar suara seseorang. Suara yang akhir-akhir ini begitu dirindukan. Suara yang begitu mahal. Perlahan Darren membuka kelopak matanya dan melirik ke arah sumber suara. Nuha sedang membetulkan bacaan huruf hijaiyahnya. Bacaannya tentu saja sangat fasih.
10146.8K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as tajwid nun mati
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

“Emak kalian…” Hening seketika. Detik-detik terasa begitu panjang. Nafas Pak Anto tersendat, matanya mulai basah. Ia menelan ludah, mencoba menegakkan suaranya. “Emak kalian… sudah dipanggil Allah di tanah suci. Beliau pergi… dalam keadaan sujud di depan Ka’bah.”
4.1K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

"Ya Tuhan, jika engkau memang menakdirkan hidupku hanya sampai saat ini. Hamba mohon, matikan aku dalam keadaan Husnul khatimah. Juga, jasadku nanti bisa ditemukan oleh pihak keluarga." Kalimat itu keluar begitu saja dari mulutku. Tubuh ini sudah menggigil hebat, merasakan sakit yang mendera sekujur tubuh. Apalagi saat kudengar suara ledakan, diiringi dentuman yang kuat. Membuat semua orang yang ada di tempat itu berteriak histeris. Tiba-tiba entah dari mana asalnya, air dalam jumlah yang banyak masuk ke dalam. Menenggelamkan kami. Satu persatu orang-orang yang berada di tempat itu, terbawa gelombang yang dahsyat. Begitu juga denganku. Sekujur tubuh ini tak bisa lagi merasakan apa-apa. Yang
102.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
Bukan Pernikahan impian

Bukan Pernikahan impian

tanyaku sedikit gugup. Mas Afnan mengangguk dengan bangga. “Bismillah. Kamu pasti bisa.” Aku mulai membaca dengan pelan-pelan dan sedikit terbata, “Alif, laam, miim. Zaalikal kitaabu laa raiba fiih, hudal lil-muttaqin ....”
1.9K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as tajwid nun mati
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status