Dokter, Jangan Gitu Dong
"Setiap manusia pasti akan mati. Hanya saja, kita selalu berdoa agar saat hari itu tiba, yang dikenang orang adalah hal-hal baiknya, dan kita pergi dalam kondisi yang baik pula. Tapi kembali lagi, semua itu bermuara pada takdir."
Devan tersenyum hangat, meraih jemari tangan Alicia di atas meja dan mengusapnya lembut. "Setiap manusia memang sudah punya takdirnya masing-masing, Sayang. Namun, Tuhan juga memberikan kita pilihan dalam hidup. Setiap kali kita dihadapkan pada suatu masalah, pasti ada dua cara penyelesaian. Dan di sanalah jalan hidup kita ditentukan, tergantung pilihan mana yang kita ambil."
Alicia terdiam mendengar kata-kata bijak calon suaminya.