Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Sandiwara

Pernikahan Sandiwara

Tapi kenapa malah dia yang tidur di ruang kerja? Dia mendekati meja Ezra. Dipojok samping kiri terdapat hiasan bunga edelweiss. Bunga edelwiss jawa yang sering ia temui ketika pergi ke Gunung Galunggung. Setiap pergi kesana, dia selalu membeli bunga itu dari penjual asongan di sekitar gunung. Karena kalau untuk mengambil sendiri, terlalu bahaya resiko yang akan dialami. Mengingat pohonnya berada di tepi jurang. Dia heran. Kenapa Ezra lebih memahaminya daripada Fauzan. Ezra lebih tahu kesukaannya daripada Fauzan.
5.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

**** Di atas gedung pencakar langit yang menjulang, seorang pria jangkung berotot berselimut keringat berlarian di atas treadmill. Setiap detail ototnya terlihat begitu sempurna, menambah daya tarik yang tak tertahankan. Bulu halus yang tumbuh di kakinya melengkapi daya pesonanya. "Tuan, minggu depan pernikahan Anda akan segera dilangsungkan. Tuan besar meminta Anda kembali besok, " ujar Leo Wildson, asisten pria tampan itu yang mengenakan kacamata.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

Ji Dan menghela napas pelan, setengah kesal tapi tak bisa melampiaskannya—karena ini juga kesalahannya sendiri. Cahaya merah itu mendarat di sebuah taman yang tampak suci. Hawa di Alam Langit begitu murni, kuat, dan beragam, sangat berbeda jauh dari Alam Bunga yang hanya dipenuhi hawa bunga saja. Energi spiritual yang terbawa angin seakan dipenuhi kesadaran para Dewa Alam Langit.
1015.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Setelah makan siang, Chad kembali ke kamarnya sementara Mike mengajak Ivy jalan-jalan keluar. Suhu di Edelweiss tetap rendah sepanjang tahun dan hanya naik hingga 20o selama musim panas. Mereka telah melakukan perjalanan ke Edelweiss pada akhir Agustus, jadi suhu tertinggi pada siang hari hanya mencapai 18o. Avery telah mengemas jaket dalam bersama dengan jaket katun untuk Ivy, dan Ivy merasa nyaman berjalan-jalan dengan jaket katunnya.
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157.1K kali sebagai taman edelweiss
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Baca Semua Ulasan
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Sedetik kemudian, semerbak wangi itu membuatnya tersadar bahwa ia berada di pinggir taman yang ada di halaman belakang sebuah mansion mewah. Amisha mengalihkan pandangannya ke tengah taman. Tampak sebuah fountain dengan kolam yang cukup besar menghiasi bagian pusat taman itu. Pada tepi yang mengelilingi kolam, lampu berbentuk bunga tulip mekar mengeluarkan aneka cahaya indah, memikat mata siapa pun yang melihatnya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Buah Apel dari Taman Eden

Buah Apel dari Taman Eden

Rin ikut berjalan ke sana. Rei menyentuh pohon itu. “Nona, kau tahu apa yang istimewah hubungan antara Eve dan taman Eden ini?” tanya Rei. Rin menggeleng. "Apel." Rin memiringkan kepalanya, "Apel?" “Taman ini akan memberikan buah apel sucinya kepada sang pemilik, Eve-nya. Dan..." "... Eve akan menjadi sosok yang agung dan bisa mengubah segalanya termasuk masa depan dan nasib. Itulah kekuatannya, berasal dari tali ikatan Eve dan taman ini."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

"Istana mengirimkan sebelas bouquet bunga edelweiss segar untuk ditempatkan di setiap ruangan. Tanpa kartu, dan tanpa catatan apapun." Eleanora tidak mendongak. "Elemen botani yang tidak relevan. Edelweiss tumbuh di tempat yang tinggi dan dingin. Zepyr memaksakan simbol ketenangan pada diriku. Abaikan, dan tetap fokus pada kekurangan dalam laporan ini." Seraphina tidak mengabaikan. Ia berjalan perlahan, meletakkan salah satu bunga edelweiss itu di samping cangkir teh Eleanora.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Sang Pewaris

Kontrak Cinta Sang Pewaris

Lisa langsung mengajak Sienna untuk menikmati pemandangan indah yang berada di salah satu pekarangan rumahnya yang memiliki taman bunga edelweis. Tentu saja Sienna terkejut saat melihat ada bunga edelweiss di halaman rumah Lisa karena dia tahu kalau bunga edelweis sulit tumbuh di iklim tropis, tapi Lisa menjelaskannya pada Sienna bagaimana bunga edelweis bisa tumbuh di pekarangan rumahnya. Dia pun mengaitkan tumbuhnya bunga edelweis di pekarangan rumahnya dengan hubungan Sienna dan Kala saat ini.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Suamiku (Bukan) Tuan Muda Bodoh

Suamiku (Bukan) Tuan Muda Bodoh

Rasanya pas untuk menggambarkan seorang pria yang kini telah beristirahat dari riuh dunia. Sedangkan untuk bunga kedua, Esme memutuskan mengambil edelweiss. Bunganya kecil, putih, tetapi memiliki daya tahan luar biasa di medan tinggi dan dingin. Tak ada alasan logis. Ia hanya merasa bunga itu tepat. Menggambarkan keabadian, seperti cinta dan kenangan yang tak lekang waktu. Setelah membayar, Esme kembali ke mobil, membawa dua bunga itu dalam pelukan. Mobil pun kembali melaju dengan kecepatan stabil.
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

Aku meregangkan tubuh, hendak bangun dan menyiapkan sarapan, ketika kudengar ketukan lembut. "Kirana?" Suara itu milik Ravino. Aku mengenakan jubah sutra dan membuka pintu, terpesona oleh pemandangan di depanku. Ravino berdiri di sana memegang buket besar bunga edelweiss. Bunga yang paling sulit ditemukan di gunung-gunung yang keras ini. Dia mengenakan mantel kasmir biru tua, matanya memancarkan kelembutan.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai taman edelweiss
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status