Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.2K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as tatapan sendu
Read
+Library
SENTUHAN GADIS SEMALAM SATU MILIAR

SENTUHAN GADIS SEMALAM SATU MILIAR

Ting! Sebuah notifikasi di ponsel Arseno muncul. Nama Laura terpapar di sana dengan jelas. “Avi, aku tahu aku salah. Aku minta maaf padamu dan aku janji akan menghilangkan diri untuk tidak lagi mengganggu hidupmu dengan wanita barumu. Tapi… bisakah kita bertemu untuk yang terakhir kalinya? Kumohon, untuk kali ini janji akan pergi dan melanjutkan hidupku yang baru di Amerika. Tolong temui aku di langham resto sekarang.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as tatapan sendu
Read
+Library
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Ucapnya. “Asem!” Gerutu Adrian. Akhirnya setelah sekian lama, saat-saat yang dinantikan Bentara itu terwujud. Itu adalah kali pertama Lara dan Bentara berada di jarak terdekat. Bentara selalu membayangkan betapa beruntungnya orang-orang yang telah membonceng gadis secantik Lara di motornya. Sekarang dewi fortuna itu berpihak pada jok motor Bentara. Lelaki itu segera menutup kaca helmnya, karena bunga-bunga yang mekar di hatinya tak kuasa untuk membuat bibirnya tersenyum. Bentara tidak mungkin membiarkan, Jul, Aniya dan Adrian tahu bahwa dia sedang senyum-senyum karena kegirangan membonceng Lara kalau tidak mau jadi bahan gunjungan lagi di rumah nanti.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as tatapan sendu
Read
+Library
DALAM DEKAP DERITA

DALAM DEKAP DERITA

tanya Tatu sedikit gugup dengan isakan yang masih tertahan. “Habis nonton Jatilan tadi, anak tetangga yang di ujung sunatan. Nanggap Jatilan sama Reog. Dah lama gak ada tontonan, jadi meluangkan waktu. Golek hiburan to, nduk. Mumpung malam minggu he … he … he …” kekeh Pak Wawan. Tatu yang dia kenal adalah pribadi yang ceria dan selalu melontarkan candaan-candaan yang membuat suasana menjadi ramai.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as tatapan sendu
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Sebaliknya, aku menjawab dengan tenang, "Bukankah kalian mengatakan ingin memutus hubungan denganku? Buat apa kalian kemari?" Ketika aku mau masuk rumah, Zayn menahanku. Zayn berkata dengan marah, "Apa kamu pikir aku dan Jihan hanya main-main? Kuberi tahu, Grup Mahendra memutus hubungan kerja sama dengan perusahaan Tante Anisa. Pak Arya juga menyebabkan perusahaan Tante Anisa mengalami krisis. Kalau krisis ini nggak diselesaikan, perusahaan akan bangkrut."
5.8K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as tatapan sendu
Read
+Library
Sentuhan Hangat Tuan Muda

Sentuhan Hangat Tuan Muda

Deeg Hati Chen Fu berdesir. Mereka saling tatap. Hanya berjarak sedikit saja. Seperti genderang yang ditabuh berkali-kali. Itu juga yang dirasakan Mei Yan. Apalagi kepunyaan Chen Fu mendadak membesar dan menjulang. "Sayang, aku mencintaimu," bisik Chen Fu lirih terus menatap mata sipit Mei Yan. "A...ku....aku...," sahut Mei Yan gugup. Dia tidak berani membalas tatapan Mei Yan.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as tatapan sendu
Read
+Library
Tante, Tahan! Nanti Keterusan

Tante, Tahan! Nanti Keterusan

"Tapi kenapa kamu nggak pernah balas sentuh Tante, hm? Kamu cuma diam kayak patung." Kata-kata menantang itu meremukkan batas kesabaran Joni yang terakhir. “Ugh… Tante…” Sebuah geraman rendah yang berat dan liar lolos dari tenggorokan Joni. Cengkeraman tangannya di pinggang ramping Aya mendadak mengerat kuat, menarik tubuh wanita itu semakin menempel rapat tanpa menyisakan jarak di antara mereka. Seluruh akal sehat dan pertahanan pemuda itu hancur lebur di bawah deru hujan yang semakin menggila. “Kalau begini terus, Joni nggak bisa menahan diri…”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as tatapan sendu
Read
+Library
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Teeeet teeeeett teeeett "Ah s***!" Masih ku dengar Satria mengumpat hihihi bodo amat. "Pokoknya pulang sekolah aku tunggu di gerbang ya, aku tunggu." seru Satria. Tak ku gubris ucapannya sampai Satria berlalu dengan berjalan tertatih memegangi janggut dan pingganya. Cih tungguin saja sampai jamuran pun nggak bakal aku temuin!
1038.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tatapan sendu
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Ardian mengenggam erat jemari Ayu, entah bagaimana saat ini ia tidak mau berjauhan dengan Ardian. "Ingat ya Sayang, jangan genit-genit di sekolah, jangan menebar senyum ke setiap pria kecuali guru-guru atau satpam sekolah." Ayu tersenyum mendengar itu. "Hem!" "Nanti hubungi aku kalau sudah selesai! Dan satu hal lagi, kalau aku belum sampai, kalau ada yang menawarkan kamu tumpangan, jangan kamu terima ya! Tunggu aku!
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as tatapan sendu
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

PoV Butet Saat mamak sudah pasrah dengan apa yang terjadi sama Bang Ucok. Aku justru jadi khawatir. Seperti saat itu Bang Sandy datang lagi ke rumah. "Ucok mau bertarung lagi, lawannya orang Thailand," kata Bang Sandy begitu sampai di rumah, dia pun membuka laptopnya.
1080.2K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as tatapan sendu
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status