Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CRAZY BOSS

CRAZY BOSS

kajede10
Shenna membulatkan kedua matanya ketika melihat pria itu duduk di hadapannya. Pria yang sempat ia maki" beberapa hari yang lalu adalah seorang CEO di tempat Shenna bekerja. Shenna kembali dibuat terkejut ketika pria itu dengan gampangnya memindahkan posisi Shenna di kantor. Sekarang bagaimana cara Shenna agar bisa bertahan di perusahaan ini ketika ia harus berhadapan dengan pria gila itu.
6.1K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Ciuman di Balik Seragam

Ciuman di Balik Seragam

"Aku ... aku tak tahan lagi, aku mau ke kamar mandi sebentar." Pramugari yang sedang wawancara itu duduk di kursi, dirinya tampak gelisah. Aku diam-diam menaruh sebuah alat di bawah kursi, yang bisa bergerak dengan dahsyat saat aku menekan tombol. Terlihat wajah mereka memerah dan tampak tegang. Aku merasa cukup puas. Yang lebih menggoda lagi, salah satu pramugari malah mengangkat roknya di tempat, berbisik padaku, meminta aku membantunya.
29.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Dendam & Obsesi

Dendam & Obsesi

Dia adalah yang terkuat, sang dominan yang mendominasi semua orang. Berdiri di tempat yang tidak tergoyahkan, duduk di singgasana kekuasaan tanpa bisa di singkirkan, bahkan ketika banyaknya yang ingin menariknya dari singgasana itu. Lalu saat pembalasan dendam ditujukan kepadanya, ia harus terlempar dari tahta itu, berguling tanpa ada pegangan. Semuanya lenyap, kekuasaan, kekuatan, hingga harga dirinya. Namun, orang yang menjatuhkannya tidak membiarkannya pergi. Malah menyekapnya dalam jeruji lain yang ia sebut sebagai Obsesi.
10744 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Insting Wanita (Kontak Bernama Samsudin di Gawai Suamiku)

Insting Wanita (Kontak Bernama Samsudin di Gawai Suamiku)

Unie Vejvongsa
Berawal dari kontak bernama Samsudin yang masuk ke gawai suaminya yang mengirimkan chat janggal, menimbulkan kecurigaan di benak Maya, hingga kemudian, pengkhianatan-pengkhianatan Rizal--suaminya--terungkap. Kehidupan rumahtangga yang Maya anggap baik-baik saja, hacur dalam sekejap mata. Di saat yang bersamaan, Aryandra, seorang pria belia yang masih duduk di bangku SMK, dan merupakan siswa yang tengah PKL di tempat Maya bekerja muncul dan memberikan warna baru dalam hidup Maya. Mampukah Ryan meyakinkan Maya, bahwa cintanya bukan main-main, mengingat ia masih sangat muda?
1.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Diculik Calon Adik Ipar

Diculik Calon Adik Ipar

Seri CEO Brothers 1, Eloisa membuka matanya perlahan saat kesadarannya kembali dan dia merasa kepalanya sangat berat. Perlahan dia berusaha untuk duduk dan saat memperhatikan sekitarnya, dia baru menyadari kalau dia bukan berada di kamarnya. Alisnya berkerut karena dia tidak mengenali tempatnya berada sekarang. Mengapa dia terbangun di tempat asing seperti ini? Dia berada di sebuah kamar yang cukup luas dan terlihat bersih, dan sekarang dia duduk di sebuah ranjang besar. Walau tempat ini terlihat bagus, dia mulai ketakutan, karena dia tidak ingat mengapa dia bisa berada disini? Dia mencoba untuk memikirkan penyebab dia berada di ruangan ini, tapi bukannya ingat, kepalanya malah semakin sakit. Dia mendengar suara kunci pintu dibuka dan dia semakin ketakutan, dia memundurkan dirinya hingga punggungnya menempel pada dipan ranjang. “Kau sudah sadar?” tanya pria yang masuk. “Da-Darren?” tanya Eloisa saat mengenali pria tampan itu. Dia menghembuskan nafas lega saat melihat orang yang dikenalnya. Namun wajahnya kembali pucat saat ingatannya kembali setelah dia melihat pria itu. “Ka-kau membiusku?!” tuduh Eloisa. “Maaf, Eloisa. Aku tidak bisa membiarkanmu menikah dengan Kak Darius,” kata Darren. Seri CEO Brothers: 1. Diculik Calon Adik Ipar : Darren - Eloisa 2. Warisan Pacar 3 Bulan : Donny - Monika 3. Love Target : Darius - Morin untuk daftar buku saya yang lengkap bisa dilihat diIG: ivonyroseauthor
103.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

"Uh ... sesak sekali." Di bioskop tengah malam, aku duduk di kursi dengan wajah memerah padam. Pinggulku bergerak gelisah ke kiri dan ke kanan, bokongku terasa seolah terbakar. Pria perkasa di sebelahku tiba-tiba merengkuh tubuhku dengan kuat dan mendudukkanku di atas pangkuannya. Dia berkata, "Di sini nggak nyaman? Mau kubantu mengobatinya?" Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga, tetapi tubuhku justru lemas tak berdaya di pelukannya. Aku hanya bisa menatap tangannya yang meluncur turun dari pahaku, perlahan merayap menuju tempat yang paling rahasia.
4.7K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Istri Dadakan Presdir Arogan yang Dirahasiakan

Istri Dadakan Presdir Arogan yang Dirahasiakan

Ana, seorang mahasiswi yang mendapatkan beasiswa di Negeri Tirai Bambu, terpaksa menikah dengan seorang Presdir arogan demi membiayai pengobatan ayahnya yang mengalami kecelakaan. Sebagai imbalannya melakukan pernikahan kontrak, ia mendapatkan uang 1 Milyar. Tapi kehidupannya setelah menikah, tidak berjalan dengan baik. Akankah Ana bertahan dengan lika-liku pernikahan kontraknya? Atau ia memutuskan untuk menyerah pada akhirnya?
101.0K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Pria Tak Kasat Mata

Pria Tak Kasat Mata

Moyna Pakhi
"Kenapa, Pak? Ada yang salah?" tanyaku. "Eh, nggak, nggak .. Cuma, kalian orang pertama yang menempati rumah ini semenjak ... " Pria tua itu terlihat gugup seolah tak ingin melanjutkan perkataannya. "Semenjak apa?" *** Entah kenapa aku tergerak untuk melangkahkan kakiku ke kamar gadis itu untuk melihatnya. Ia sedang berbaring sambil memejamkan matanya. Perlahan aku beranjak mendekatinya lalu duduk di ujung tempat tidurnya. Aku memperhatikan wajah gadis itu sesaat, ia tampak lelah. Aku tersenyum. Aku bahagia karena aku tak lagi sendirian di rumah ini.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Mao, mahasiswi ceria dan lembut, suka duduk di bangku paling belakang. Di sana, dia mengamati Khai, dosen muda yang tenang dan berwibawa. Tidak ada silabus yang mengatur perasaan, tidak ada aturan yang membimbing tatapan yang diam-diam terlalu panjang. Di antara kelas, catatan, dan senyum yang jarang diucapkan, hati mereka belajar hal-hal yang tidak ada di buku panduan. “Silabus yang Tak Pernah Ditulis” adalah kisah tentang rindu yang tumbuh di tempat yang seharusnya profesional—tentang cinta yang harus tetap diam, namun tidak bisa diabaikan.
647 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Pada makan malam keluarga hari Minggu lainnya di kediaman Brahmani, asisten Luca Brahmani, Eva Miskandar, sedang duduk di kursiku. Tempat itu adalah kursi pertama di sebelah kanan Luca di meja makan panjang dari kayu walnut. Kursi itu diketahui semua orang di dunia mafia Kota Chicandi sebagai milik Nyonya Brahmani. Eva duduk di sana seolah-olah kursi itu memang terlahir untuknya. Pergelangan tangannya yang pucat, sesekali menyentuh lengan baju Luca saat dia menuangkan anggur untuk pria itu. Aku berdiri di ambang pintu dan menatapnya. "Dia duduk di kursiku. Nggak ada yang ingin kamu katakan?" Luca mengangkat pandangan. "Kamu terlambat. Jangan salahkan orang lain karena duduk duluan. Masih ada kursi kosong di sana. Kalau mau, duduklah. Kalau nggak, keluar." Ruang makan itu langsung sunyi senyap. Bahkan sebelum sempat menjawab, isi pikirannya sudah masuk ke telingaku. 'Vivian, jangan pergi. Duduklah di sampingku. Katakan pada mereka itu kursimu. Katakan kalau kamu masih ingin menjadi istriku.' 'Tolong marah. Tolong bersikap peduli. Katakan kalau kamu butuh aku dan aku akan memberikan seluruh dunia untukmu.' Dulu, pikiran yang lembut itu telah membuatku merasa lebih dari cukup. Aku pasti akan menerima penghinaan ini dan tetap tinggal di sisinya seperti anjing setia yang tidak tahu kapan harus pergi. Namun kali ini, aku tidak melakukannya. Aku melepaskan cincin pernikahan dari jariku dan meletakkannya di atas meja. "Kalau Keluarga Brahmani bahkan nggak bisa mempertahankan kursi seorang Nyonya untukku, kurasa keluarga ini sudah nggak butuh seorang Nyonya lagi. Luca, mari kita bercerai."
1.8K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as tempat duduk bambu
Read
+Library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status