Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Kok jahat banget Mas–eh, Prof!” “Tidak ada analisis kritis. Kamu cuman menyalin teori, tapi tidak membandingkan pendapat para ahli. Mana sintesisnya?” Jingga terdiam. “Dan ini—” Sagara menunjuk satu paragraf. “Referensi kamu tidak konsisten. Ada yang pakai APA, ada yang gaya bebas. Kamu pikir ini lomba puisi?” Wajah Jingga semakin memerah.
1063.2K viewsOngoingAdded to Library 2.1K Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

Fokus mereka sepenuhnya terarah pada draf analisis puisi Lord Byron yang harus segera rampung. "Untuk bagian transisi stanza kedua, aku rasa kita butuh penekanan pada aspek emosional tokohnya," ujar David, memecah keheningan sembari mengetuk pulpennya di atas kertas. Pria Italia itu kemudian menjelaskan poin analisisnya dengan sangat cerdas dan runut. Caranya membedah teori sastra terdengar begitu matang, membuat Antonio dan Sarah mengangguk setuju.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar." Rania mengangguk pelan, matanya menyipit sedikit, tanda bahwa ia terkesan. "Itu analogi yang menarik, Nina. Sastra memang adalah rumah dari banyak lapisan emosi. Dan kadang, lapisan terdalamnya justru yang paling menyakitkan." Beberapa mahasiswa mengangguk, ada yang sibuk mencatat, tapi ada pula yang hanya memandangi Rania seolah tengah menyaksikan pertunjukan yang tak ingin mereka lewatkan.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

“Iya. Aku tidak sanggup bayar orang untuk membereskan rumah.” “Hmm … artinya kamu tidak malas-malas sekali bergerak karena kegiatanmu banyak. Tetapi, kalau dalam duapuluh menit kamu merasa tidak fit mungkin ada pikiran yang menyebabkan kekuatanmu berkurang.” “Huh, mentang-mentang dosen psikologi, kamu membaca pikiranku, ya?” tebak Sandra. “Hahaha. Bukan begitu. Ilmu psikologi itu bukan untuk menerka pikiran orang. Kami hanya mengambil kesimpulan dari perilaku saja.”
10117.5K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

"Gue tau elo pinter tapi yang ini koq seperti terlalu indah buat jadi kenyataan." "Udah laaaah. Elo wajar kalo gak gerti soalnya ini dibuat dengan hukum linear aritmetika tingkat tinggi plus algoritma yang dipadu dengan buku tentang disiplin ilmu lain. Ada delapan buku tebal yang jadi refernsi gue, termasuk buku psikologi tentang cinta." “Elo ngerti psikologi emangnya?” tanya Sandro bernada melecehkan.
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 434 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Ini gedung Psikologi. Deretan buku ini tentang Cognitive Behavioral dan Psychoanalysis. Bapak tidak punya urusan akademik di sini." Khai tidak langsung menjawab. Ia justru memerhatikan bagaimana Maorielle mencoba membangun benteng pertahanan dengan buku-buku tebal itu. Sang profesor bahasa itu menyandarkan satu bahunya pada rak kayu di samping kepala Mao. Ia tampak sama sekali tidak merasa asing berada di wilayah yang bukan kekuasaannya.
829 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

Dia amat serius mengikuti mata kuliah Linguistik kali ini. Linguistik merupakan salah satu mata kuliah di jurusan sastra Indonesia. Linguistik adalah ilmu yang berfokus pada bahasa dan penggunaannya sebagai alat komunikasi. Linguistik juga mempelajari struktur bahasa dan segala aspek yang melingkupinya, termasuk psikologi dan sosiologi. Salah satu manfaat pengetahuan linguistik yakni akan memberi tuntunan bagi penulis dalam menyusun kalimat yang tepat, memilih kosa kata yang sesuai dengan jenjang usia pembaca tersebut. "Yah, kita nggak sekelompok, Nia," keluh Cika setelah mendapat hasil pembagian tugas kelompok penelitian.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 297 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Menikah Dadakan dengan Mantan Crush

Menikah Dadakan dengan Mantan Crush

Dia juga sudah tidak perlu datang ke kampus untuk mengambil mata kuliah karena untuk saat ini memang sudah tinggal menyelesaikan tesisnya. “Ma! Lihat buku teori aku nggak yang pengkajian sastra?” teriak Kalila. Seingatnya dia tidak pernah memindahkan buku itu. “Mama juga lihat buku tori fantasi yang punyanya Rosemary Jakcson? Sama psikologi sastra?” Mama yang sudah datang saat dipanggil itu hanya bersedekap dada di depan pintu. “Kenapa nggak sekalian kamu nyebutin buku yang judulnya, ‘resep masakan’?”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Tanpa membuang waktu lagi, seluruh mahasiswa kompak memusatkan perhatian penuh, mendengarkan dengan saksama saat Pak Dewa mulai memaparkan materi kuliah hari ini mengenai trauma psikologis dalam karya sastra—melanjutkan topik pertemuan minggu lalu yang sempat mengupas tuntas tentang obsesi. "Trauma dalam psikoanalisis bukan sekadar rasa takut biasa," suara bariton Pak Dewa menggema di penjuru ruang kelas yang sunyi. Langkah kakinya terdengar konstan saat ia berjalan perlahan di antara deretan meja mahasiswa.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
Playboy Kampus

Playboy Kampus

“Kenapa jadi ngomongin pengorbanan? Bukankah tadi kamu yang menawarkan diri?” “Ah, bisa jadi beda persepsi jika dilanjutin.” Kata Beryl sambil tertawa renyah. “Seorang laki-laki sejati tidak akan pernah mempersoalkan sebuah pengorbanan.” “Teori yang kamu pakai dari mana?” “Iya. Dalam teori psikologi cinta disebut seperti itu.” “Malah kamu bicara tentang psikologi cinta.” Lidya tak menganggap Beryl lagi. Gadis itu memperhatikan gumpalan awan yang berarak.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as teori psikologi sastra
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status