Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Petaka Mendua

Petaka Mendua

tanya orang aneh itu, sembari mengelus-elus pipi Maya. Suara itu, jelas suara lelaki. Namun dia begitu aneh, berdandan seperti badut, dan bertingkah cukup membuatku ngeri. Maya terlihat menangis ketakutan. "Ini pasti kamu suka," ucapnya lagi, sambil memainkan pisau kecil, di dekat pipi Maya. "Psikopat?" batinku. "Hahaa, kenapa kamu menangis? Padahal aku tidak melukaimu," katanya pada Maya, tawanya begitu mengerikan bagiku.
10100.2K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as tepatnya
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

Ceklek Sandy terkejut saat melihat Syam yang babak belur akibat pukulan seseorang, dan Sandy yang tidak tahu permasalahannya justru menatap Syam dengan penuh kecurigaan. "Syam, apa yang terjadi?!" tanya Sandy. "Gue dikeroyok San." jawab Syam memutuskan untuk segera masuk dan duduk di kursi. Sandy pun segera menutup kembali pintu dan mulai mengintrogasi Syam yang masih merasa kesakitan. "Dikeroyok, memangnya lo melakukan apa di luar rumah Syam?" tanya Sandy menatap wajah Syam dengan tajam.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as tepatnya
Read
+Library
Di Tepi Tebing

Di Tepi Tebing

“Itaaa!” Aku memukul bang Rey!,” Aku menjerit histeris sambil menangis. Dengan tangan bergetar aku menelpon Ita sahabatku satu-satunya, tubuhku penuh dengan peluh setelah pertikaian dengan bang Rey. Berujung lelaki itu sekarang terkapar di bawah tempat tidur. Kepala bagian belakang laki-laki itu bersimbah darah, karena pukulan tongkat bisbol yang tadi aku ayunkan sekuat tenaga. Ya, tongkat bisbol yang biasanya untuk mengancamku, dan beberapa kali mampir di tubuh ringkih ku, sekarang berbalik ke tuannya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as tepatnya
Read
+Library
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Ia benar-benar bisa menikmati pemandangan di sekitarnya. “Itu apa?” tanya Ruby. Saat melihat kebun luas berisi tanaman yang terlihat tajam. Seperti daun yang ada di atas buah nanas, tapi lebih besar. Kebun itu luas sekali, dan Ruby belum pernah melihat jenis tanaman itu di Veracruz. “Tequila,” kata Ed. “Bukan, maksudku itu.” Ruby menunjuk tanaman itu lagi. “Iya, itu tequila.” Ed menegaskan.
1077.3K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as tepatnya
Show Reviews (38)
Read
+Library
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Rasmiyati
Aku baca beberapa bab dan masih belum selesai, tapi sejauh ini ceritanya bagus dan kebawa emosi dan perasaan juga, bagian paling berkesan sih dimana Ruby gak menyerah dan tetap pada pendiriannya bertahan sama Eduardo yang selalu bersikap kasar padanya.
Read All Reviews
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Aku benar-benar seperti benalu profesional. Hotpot di atas kompor mendidih. Uap panas mengepul di udara, membuat wajah Phil tampak samar di balik kabut. Mungkin ini lebih baik. Dengan begini, dia juga tidak bisa melihat wajahku dengan jelas. Mungkin ... aku jadi terlihat tidak terlalu buruk di matanya. Hotpot itu terlalu panas, jadi aku hanya mencelupkan sedikit daging ke saus pedas dan mencicipinya sedikit demi sedikit.
10.8K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as tepatnya
Read
+Library
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Tanyanya. ******************
102.4K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as tepatnya
Read
+Library
TERPAKSA

TERPAKSA

“saya pergi nonton sama teman” “ohya, kamu pergi sama siapa?” “sama Bagas teman saya tempo hari” Pak Manager menatapku sesaat dan mendecak. Aneh, apa ada yang salah dengan ucapanku barusan? Mengapa beliau seperti tidak suka. Lampu hijau menyala Pak Manager mulai kembali konsentrasi menyetir dan suasana hening kembali. Apa ada yang salah dengan ucapanku? Aku kembali bergumam dalam hati
103.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as tepatnya
Read
+Library
Gagal Move On!

Gagal Move On!

Azraka Tasena : *sent a contact* Septi_an : Nah, gt dong. Kn jdi enaq, xixi. Raka Tasena : Tai. Septi_an : ailopyu. [read] [].
103.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as tepatnya
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as tepatnya
Read
+Library
Pelampiasan

Pelampiasan

Ucap Darwin. “Apa ada formulir yang harus aku isi?” tanya Allexin, Mike pun mengeluarkan lembaran dari dalam tasnya untuk di berikan pada Allexin. Sore harinya Allexin ke tempat latihan bersama dua rekannya, tempat latihan yang di pakai oleh Allexin memiliki cukup banyak anggota, kebanyakan memiliki usia di bawah sepuluh tahun karena memang sebagian besar anggota yang lain di tempatkan di area khusus jika sudah lolos tahapan dalam seni pelatihan pertama.
9.7303.3K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as tepatnya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status