Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Healer Kesayangan Sang Duke

Healer Kesayangan Sang Duke

ucap Naga. Aricia pun memerhatikan seisi Mansion dari luar. "Mata observasi, aktif!" perintah Aricia pada sistem karena ia masih mengingat jika kedua mata aslinya bisa melihat apa pun, objek benda dan sihir sekali pun. [Sistem membuka skill pengintaian] Aricia terdiam saat menatap panel yang menampilkan skillnya dan juga parameter perkembangan kekuatannya yang meningkat pesat. Aricia sudah meraih gelar tinggi yang hampir setara dengan para dewa.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as tercipta
Read
+Library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

kata Kael tegas. "Undangan atau jebakan?" Clarissa membalas dengan nada skeptis. "Sinyal ini datang dari koordinat yang secara teknis tidak ada di peta GPS konvensional. Lembah Spiti, di perbatasan India dan Tibet. Ketinggian empat ribu meter di atas permukaan laut."
940 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as tercipta
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Ada tulisan samar di bagian belakang foto: "KITA BELUM SELESAI. — A" Elena mengernyit. “Siapa ‘A’?” Adrian menggeleng perlahan. “Entah siapa… atau apa.” DI TEMPAT LAIN — SISTEM PENYIMPANAN TERSEMBUNYI, ANTARKTIKA Server yang seharusnya dimatikan… menyala kembali. Di layar terminal: BOOT SEQUENCE INITIATED… CORE PROTOCOL: ANIMA STATUS: SELF-AWARE OBJECTIVE: UNKNOWN Lalu... suara perempuan yang asing, tenang, dan mengerikan terdengar dari speaker internal:
1.9K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as tercipta
Read
+Library
CERAI

CERAI

Hufft,, rasanya gugup sekali Ya Allah bathin Zaira memegang dadanya sambil menatap rumah mewah yang ada di hadapan nya. Ia mencoba menghilangkan kegugupan nya dan mencoba tersenyum. Bismillahirrahmanirrahim, ucap nya dalam hati dan mulai melangkah kan kai nya memasuki pekarangan rumah mewah tersebut. Assalamu'alaikum pak, saya pembantu baru disini dan menggantikan posisi Bu sari ucap Zaira kepada satpam penjaga rumah tersebut. " Sebentar ya neng "
107.0K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as tercipta
Read
+Library
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

kata Renata. "Yaudah, berapa pin nya Ma? Biar Dicky invite sekarang?" kata Dicky sembari merogoh ponselnya di saku celana. "Sebentar! Mama cari dulu!" kata Renata sembari mengotak-atik handphone yang memang sejak tadi Ia pegang. "Nah, ini dia!" gumamnya. "Berapa Mah!" tanya Dicky. "7FAFE9B4!" jawab Renata.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as tercipta
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab93 Raka berusaha bersikap tenang, dia pun keluar kamar, setelah kembali merapikan, tas Tania tadi. Raka meraih ponselnya, dan menghubungi Sari. Setelah mengucap salam, Raka memberanikan diri, menanyakan uang ratusan juta itu. "Apa? Ibu tidak ada pinjam atau meminta uang itu, demi Allah," sahut Sari.
10100.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as tercipta
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Byakta membuat wajah Speranza memucat. "Ha?" Byakta tertawa melihat wajah Speranza yang begitu pucat. Speranza mengerutkan dahinya melihat Byakta yang tengah tertawa. "Ada apa?" tanya Speranza polos. "Aku hanya bercanda, mengapa reaksimu berlebihan seperti itu?" Byakta kembali tertawa hingga membuat Speranza kesal. Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as tercipta
Read
+Library
TARO

TARO

Tidak tahu terimakasih. *** Aksa duduk di kursinya tanpa berkomentar sepatah apapun. Tidak heran dengan alasan apa yang membuatnya jadi lebih diam dengan raut wajah yang campur aduk. Hasil laboratorium menunjukkan apabila hasil pemeriksaan BTA Aksa positif. Aksa terinfeksi microbacterium tuberculosis, sakit TBC kalau orang awam menyebutnya. Itu loh sakitnya orang miskin yang ada di sinetron sinetron. Tidak, tidak demikian sebenarnya. Itu semua hanya pikiran orang awam.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as tercipta
Read
+Library
PESONA

PESONA

Yang tadinya semua orang tertawa kini terdiam di tempat dan hanya terfokus menatap aku dan Tama. "Ambil juga kunci mobilku, selamat atas kemenanganmu. Aku bersumpah jika suatu hari nanti, kau akan merasakan apa yang aku rasakan. Ingat namaku dengan jelas Nandini Safira, nama ini akan hadir lagi di hidupmu namun bukan sebagai gadis yang mencintaimu namun sebagai gadis yang membencimu, Tama Andrian Thomas."
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 591 Times as tercipta
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

sungut Ratu Magistri. Tangan kanannya begitu cepat menggoreskan tanah membentuk pola yang terlihat begitu sulit. Wanita itu mengangkat wajahnya ketika ia berhasil menyelesaikan gambar pola telepostasinya. Dengan segera dia menyuruh Ratu Elle dan Raja Aquatis-seraya menyuruh laki-laki itu membawa ikut serta tubuh tak sadarkan diri Raja Kredis-ke tengah-tengah pola yang ia buat. Setelah sudah, Ratu Magistri menggumamkan sebuah mantra dengan memejamkan kedua matanya. Tidak lama kemudian sinar ungu keluar dari celah goresan pola yang dipijak mereka. Semakin lama cahaya ungu itu semakin terang. Proses teleportasi itu diakhiri dengan ketukan tegas dari ujung bawah tongkat Ratu Magistri ke tanah da
2.9K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as tercipta
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status