GADIS 100 KG
“Iya, Ay. Aku nggak bisa kuliah dengan tenang di sini,“ papar Reynan, matanya menatap kosong ke luar jendela cafe.
“Tapi nanggung, Rey. Kita udah semester akhir,“ sahut Adeera sambil memandangi bundelan proposal miliknya yang siap ditinjau dosen pembimbing.
“Tapi aku nggak bisa terus-terusan sabar, Ay. Kamu lihat ...“ Reynan melirik ke meja di sekitar. “bahkan ada aku di sisimu saja, mereka nggak peduli,“ lanjutnya dengan tangan mengepal. Kesal pada beberapa mahasiswa yang terang-terangan melirik genit pada kekasihnya.
“Ya biarinlah, lagian aku juga nggak ladenin mereka. Sampai detik ini aku setia sama kamu,“ timpal Adeera sambil mengaduk kasar salad buah di hadapannya.
인기 회차