Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

Sahabatku yang patah hati, mabuk-mabukan di bar. Dia lalu meneleponku untuk menjemputnya pulang. Begitu sampai di area sofa di bar, aku justru melihat sahabatku merangkul leher tunanganku sambil bermanja-manja. "Ivan, aku sudah menunggumu selama tujuh tahun. Apa kamu belum bosan juga main-main sama Dinda?" Pria yang dahulu bersumpah akan memberiku pernikahan termegah abad ini, saat ini justru memeluk sahabat terdekatku dengan tersenyum penuh kasih sayang. Kemudian, Ivan menghabiskan banyak uang untuk membeli berita utama media di seluruh kota, demi melamarku di depan publik. Di depan kamera siaran langsung, aku tersenyum tenang sambil mengangkat tangan kananku yang dihiasi cincin berlian sep
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Kesayangan Duda Tampan

Istri Kontrak Kesayangan Duda Tampan

Mom's Ainun
"Maaf saya tidak bisa menyentuhmu!" Ucap Alyas. Ucapan itu seketika membuat Andini berhenti tersenyum, ia bingung dan tidak mengerti apa maksud dari suaminya itu. Sebab seminggu sebelum pernikahan Alyas bersikap sangat baik dan begitu perhatian baik itu kepadanya juga kedua orangtuanya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Agatha Orchidas
Takut dengan yang namanya pernikahan membuatku sampai hari ini memutuskan untuk sendiri, bahkan ketika saudara sepupu yang seumuran denganku saling bertukar cerita tentang anak-anak mereka, aku hanya bisa menjadi seorang pendengar dan mengulas senyum tipis sekadar membalas pertanyaan "kapan nikah?". Aku bahkan tidak bisa mengatakan pada siapapun tentang ketakutanku, tidak pada ayahku, apalagi ibuku. Ada apa denganku? Apa yang selama ini ku terima dari sikap kerabat ayahku lah yang menjadi salah satu alasan kuat trauma tentang pernikahan yang bahkan sejengkal pun belum ku tapaki. Kejadian demi kejadian membuatku semakin enggan menjalin komitmen dengan siapapun, mungkin sampai aku menemuka
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Hasrat di Depan Kemudi

Hasrat di Depan Kemudi

"Pak, apa benda keras yang menekan bagian intimku?" Di sekolah mengemudi dekat kampus, aku mengajar seorang mahasiswi tahun pertama belajar mengemudi. Tidak disangka, mahasiswi yang tampak polos itu mengenakan pakaian terbuka, meminta duduk di pangkuanku. Dia menyuruhku mengajarinya secara langsung sambil dekat-dekat denganku. Sepanjang jalan, aku menahan nafsuku dan fokus mengajarinya. Aku sengaja mengabaikan sentuhan halusnya yang disengaja maupun tidak. Namun, entah mengapa, dia melepas kopling terlalu cepat. Mesin mobil tiba-tiba mati dan terguncang hebat. Dia jatuh tepat di antara kedua pahaku. Kebetulan area sensitifku tepat menempel di area sensitifnya. Sementara dia hanya mengenakan
245.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Misi Rahasia Di Dalam Kapar Persiar

Misi Rahasia Di Dalam Kapar Persiar

“Nona Rebeca, Pak Halim menyuruhku… untuk menghamilimu.” Di pesta kapal pesiar, aku mengenakan gaun tali sutra tanpa bra. Aku dipaksa hingga terpojok oleh bawahan ayahku yang paling kejam, terkurung dalam keadaan yang sangat memalukan. Setelah akhirnya berhasil melarikan diri, dia malah memulai ‘misinya’ saat mengantarku dan suamiku pulang. Lampu merah di depan seolah punya niat tersembunyi, suamiku yang mabuk berat masih terbaring di kursi belakang. Sementara di kursi depan, telapak tangan Johan yang kasar dan panas sudah dengan tega melepaskan celana dalam thong tipis yang kupakai, lalu memasukkan jarinya yang basah dan hangat ke dalam sana.
934 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Gadis Luka Tanpa Cinta

Gadis Luka Tanpa Cinta

Cicilia Fajar J
Memori beberapa waktu lalu terputar di kepala Lova. "Semua orang benci sama Lova." "Kenapa?" "Karena Lova tukang ngadu." Mata Lova terpejam dengan bibir bawah bergetar. "Lo jangan mati!" teriak Lova histeris. ***** Seorang pria dengan topi biru tersenyum, "Gue kembali, Senja." "Lo sedikit terlambat."
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Jariku Terpotong, Godfather Menangis di Penjara

Jariku Terpotong, Godfather Menangis di Penjara

Demi merebut cincin pusaka keluargaku, tunanganku, Luca memotong jariku dengan pemotong cerutu. Dengan bangganya ia menyematkan cincin itu ke jari Putri Keluarga Oller, Sophia. Luca mengejekku, “Pantaskah seorang yatim piatu sepertimu memakai pusaka Keluarga Will, simbol sang Godmother?” Sophia memamerkan cincin itu sambil berpura-pura tersenyum lembut dan berkata, “Kak, jangan marah ya. Nanti biarkan Luca menggantikanmu dengan satu jari emas, gimana?” Seluruh tamu menertawakanku, tapi aku juga ikut tertawa. Sambil menghapus air mata, aku bertepuk tangan pada Luca dan berkata, “Selamat ya, Luca.” “Dengan satu jariku, kamu menukar seluruh jalan hidup Keluarga Will.” Melihat wajahnya yang kebi
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Suaminya meninggal dalam kecelakaan yang meninggalkan terlalu banyak tanda tanya. Sheza kehilangan rumah, rasa aman, dan kendali atas hidupnya. Atas desakan keadaan, ia tinggal di rumah seorang pria yang hanya berniat melindungi; sahabat suaminya. Dua kamar bersebelahan. Jarak tipis yang perlahan runtuh. Awalnya sekadar kebutuhan. Lalu keheningan yang terlalu lama, tatapan yang tak ditarik, hingga satu malam di kamar kedua mengubah segalanya. Di tengah duka dan misteri kematian suaminya, Sheza terikat pada hubungan yang tak pernah ia rencanakan; antara perlindungan, ketergantungan, dan perasaan yang tumbuh diam-diam. (Untuk visual novel dan kabar ter-update kunjungi Instaagraam @j
10237.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai tersenyum tipis
Tampilkan Ulasan (116)
Baca
+Pustaka
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Baca Semua Ulasan
Surat dari Azza

Surat dari Azza

Hahoo
Gadis ceria yang menyembunyikan rasa sakitnya di depan orang orang yang ia sayang. Mencoba bertahan dalam situasi yang tidak pernah terpikirkan oleh orang di sekitarnya. Azza yang selalu tersenyum, Azza yang selalu di rindukan, Azza yang selalu ada untuk orang orang yang ia sayang.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Behind The Smile

Behind The Smile

Giuliani
"Aku tersenyum bukan berarti bahagia. Senyumanku sangat berguna untuk menutupi kisah pahit yang tak ingin terungkap."-Indah Permata. "Aku lebih senang bersandiwara di depan semua orang. Meskipun aku benci bersandiwara, hanya ini satu-satunya cara untuk menutupi kisah memalukan yang tak ingin terlihat."-Reynaldi Saputro
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai tersenyum tipis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status