Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

"Hei, selamat tinggal tahun 2019. Terimakasih atas 19 tahun yang sudah kau berikan untukku, walaupun hanya perlakuan buruk yang kudapat." Mata Casandra sudah tertutup, bahkan dia sudah tidak dapat mendengar suara apapun lagi sekarang ini. *** Argh! Tiba tiba Casandra berteriak, napasnya tersengal sengal seperti habis lari maraton. Ia meraba seluruh bagian tubuhnya yang masih mulus tanpa darah dan luka.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as the silent
Read
+Library
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Dari gerakan itu, Harry seolah menegaskan jika Adora tak perlu takut dan risau dengan masa depannya, laki-laki itu yang akan menjaminnya. Mereka lebih banyak terdiam, dan memang begitu adanya. Life in silence. Hidup dalam kesunyian, dan mungkin juga love in silence. Walau hidup seperti mau mati, tapi Adora tahu hidupnya tak pernah salah untuk memilih jalannya. Bersama Harry, dan juga Hugo. 💰💰💰💰💰 Kadang kupikir-pikir cerita ini seperti meromantisasi incest, takut sebenarnya 😥😥.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 571 Times as the silent
Show Reviews (33)
Read
+Library
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Read All Reviews
Hidden Secret

Hidden Secret

Bahkan, detik jarum jam dinding, juga ikut berhenti, tanpa ia ketahui sebabnya. Suasana begitu sunyi, namun masih sangat mencekam. Liana yang berusaha untuk berdiri, namun ternyata ia juga mematung, sama seperti pria itu. “Kenapa, bahkan aku, tidak bisa membuka mulut?” tanya Liana dalam hati, berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan tubuhnya. Dari balik pintu, terlihat sebuah kilatan cahaya, yang sangat terang. Cahaya itu, perlahan mendekati Liana, dan membuatnya menutup mata, karena terlalu silau.
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 376 Times as the silent
Read
+Library
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Yura mencurigai ada sesuatu tidak beres di balik kejadian 17 tahun yang lalu. Yura memarkirkan sepeda motornya tak jauh dari tempat tujuannya. Ia sudah berdiri di depan gerbang rumah Tisha, gadis remaja yang mengalami disabilitas autism. Dipandanginya rumah itu tampak sepi. Kemudian ia meraih besi pagar yang fungsinya untuk bel. Ia lalu menggoyang goyangkan besi itu sekali namun tidak ada orang yang keluar. Dua kali sampai berkali kali ia membunyikannya belum ada respon. Tiba tiba Tisha muncul keluar namun tetap berdiri di pekarangan rumahnya tidak menghampiri Yura. “Tidak ada orang! Jangan membunyikan bel!” teriak Tisha
1.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as the silent
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Kapan dan di mana aku tak tahu. "Konsentrasi pada zikirmu, tidak usah memikirkan sesuatu yang belum bisa kamu temukan jawabannya." gumaman Sopyan yang masih bisa kudengar. Perlahan kesadaranku mulai menghilang dan sukmaku pun melayang pergi. Belum juga pergi jauh, aku tersentak dinginnya tetesan air di wajahku yang mampu membuat kesadaranku kembali.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as the silent
Read
+Library
Simfoni Tanpa Nada

Simfoni Tanpa Nada

“Kita hampir sampai…” Dan dengan satu nada terakhir, semuanya berakhir. Keheningan yang menggantung di udara terasa begitu menekan. Angin malam berembus lembut. Desa Sukamundur kini benar-benar tenang.
943 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as the silent
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Selepas bada' isya, ada yang mengetuk pintu belakang. Setelah ku'buka, ternyata Mbak Win. "Assalamu'alaikum, Sit. Ini ada sedikit oleh-oleh buat Zizah. Kamu yang sabar, ya. Maaf tadi tidak bisa berbuat apa-apa. Kamu tahu 'kan satu kelompok itu. Ngga bisa dikalahkan."
108.7K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as the silent
Read
+Library
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

"Tidak ada. Benar-benar tidak ada." Sejenak, mereka terdiam. Keheningan itu terasa berat, hanya diisi oleh suara deburan ombak dari luar balkon. Nero kemudian menarik napas panjang dan duduk di sofa beludru yang ada di sudut kamar. Alana, tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ikut duduk di sampingnya dengan jarak yang cukup lebar, lalu meraih cangkir tehnya dan menyeruputnya perlahan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as the silent
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

“Jaga ucapanmu!” Ruangan itu mendadak sunyi. Gita tak membalas. Ia hanya menunduk lebih dalam, menahan air mata yang hampir jatuh. “Aku hanya ingin pamit.” David berdiri kaku. Ia melihat Gita, wajahnya yang kelelahan, matanya yang kehilangan cahaya, namun ia diam. Dan diam itu terasa seperti pisau. Dias menyeringai. “Kenapa kau hanya diam saja, David?” suaranya tajam. “Bukankah selirmu sedang berduka? Bukankah dia datang khusus menemuimu?”
103.7K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as the silent
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status