Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ellipsis

Ellipsis

“Mereka hanya remaja yang berusaha untuk bisa berada lebih dekat dengan kita. Mereka memang masih labil. Dan terkadang melakukan sesuatu di luar kendali. Tapi, itu adalah hal yang normal. Karena memang mereka masih berada dalam tahap tumbuh kembang dan belajar.” Aku tertegun. Aku merenung sejenak, coba menafsir setiap kalimat yang Ashika lontarkan. Semua yang ia katakan memang benar adanya. Tapi di lain sisi, aku juga punya alasan atas tindakanku. “Aku mengidap keraunophobia.” “Keraunophobia?” “Rasa takut yang berlebihan pada kilat, guntur dan petir,” jelasku. “Itulah alasan kenapa aku bisa bertindak sekasar itu. Semua terjadi di luar kendaliku.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Apa yang harus kulakukan? Sepertinya rasa takut ini akan membuatku terjaga kembali semalaman. Aku masih mencoba menenangkan diriku sendiri. "Itu cuma kerjaan orang iseng. Iya cuma orang iseng! Cuma orang iseng!" berpuluh kali aku mengucapkan kata itu, mencoba mensugesti diriku sendiri. Bak sebuah mantra yang akan membuatku tenang setelah mengatakannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

00 siang. “Wih, Abian semangat ya! Jangan lupa Bismillah. In Sya Allah lancar, yuk bisa,” ucap salah satu temannya menyemangati Abian. Punggung belakang Abian merasakan tepukan halus dari tangan sang teman. Abian tak bisa fokus. Rasa takut dan gugupnya, membuyarkan segalanya. Bahkan ia tak mendengar jelas apa yang temannya bicarakan tadi.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Mimpi Terburuk

Mimpi Terburuk

Wajahnya menunjukkan kecemasan, lalu dia menutup pintu rumahnya. Sepertinya Sita tidak bisa melupakan apa yang pernah dialaminya saat masih hidup bersama Randi, hal itu menjadi trauma berkepanjangan dalam diri nya. Apalagi sejak dia bertemu kembali dengan Randi setelah bertahun tahun tenang tanpa pernah bertemu dan melihat Randi, Sita menjadi parno, penuh rasa cemas dan takut, fikirannya sering melamun. Hal itu membuat dirinya tersiksa, Namun Sita berusaha untuk tetap tenang.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

paksa Titan sambil menarik paksa tangan Tristan. "Nggak mauu! Serem!" tolak Timo. "Penakut kamu ah!" "Emang Kakak cebol berani?" "Berani, lah! Ini buktinya Kakak nggak sabaran mau ngantri!" "Serem! Banyak setannya!" "Kamu cowok kok penakut sih, Timo? Entar kamu nggak bisa nolongin cewek yang kamu suka kalau kamu cemen gini loh," kompor Titan.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

Sifat ini diindikasikan sebagai kelemahan. Sifat posesif muncul dari rasa tidak aman dan perasaan ragu-ragu lainnya. Posesif mencerminkan harga diri yang terluka dan rasa rendah diri. Ini adalah emosi yang sangat berbahaya, terutama dalam hubungan. Karena jika tidak dikendalikan, sifat ini pada akhirnya hanya akan membawa kerusakan. ******* To be continue...
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Uap putih keluar dari mulutnya. “Apakah kamu tak apa-apa?” tanya guru BK. Linda menatap ke atas ke arah pendingin ruangan. Tapi AC itu mati. Sementara di luar matahari juga bersinar cerah. Linda menggeleng merespon pertanyaan Bu Lope. Ia menghela nafas. Ia selalu mengalami kedinginan bila ada sesuatu yang tidak baik. Energi astral negatif yang kuat. Setelah ini biasanya akan ada kejadian yang tidak baik, cepat atau lambat. Bisa dikatakan mirip Spider-sense milik manusia laba-laba. Fitur khusus yang bisa merasakan adanya bahaya. Ia memiliki kelebihan ini sudah sejak kecil. Biasanya ia selalu menghindar dan tidak mau tahu. Kemampuannya ini membuat hidupnya tak tenang.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Hug Me!

Hug Me!

Farhan tersenyum dan berujar, “ya itu benar, beberapa hari saja. Hingga dia bisa ngontrol dirinya sendiri ketika bertemu denganmu!” Jimmy mengangguk di setuju dengan usulan Alma. * Akirnya hari minggu yang biasa ia gunakan untuk bermain tenis, hari ini Jimmy sama sekali tidak ada gairah. Memilih pulang ke rumah dan mengurung diri di kamar membaca semua buku tentang pilophobia, gangguan kecemasan dan mental. Entah sampai kapan Intan akan mengantung rasanya, yang jelas Jimmy tidak diam saja. Dia tau sebenarnya Intan juga cinta padanya hanya saja ketakutan di dalam dirinya menyulitkan semuanya.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Difficult

Difficult

Leo memutar bola matanya malas. Tania tersenyum kecil, “kalau kamu jadi sama dia, Tere bahkan lebih heboh dari Jimmy.” Leo mengerutkan keningnya “Tere suka sama salah satu member itu...mami nggak paham, kamu tanya mereka sendiri aja.”
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
TimeLess

TimeLess

00 am Keiko berjalan ke koridor dan ingin menuju ruangan nya untuk istirahat. Dengan sisa tenaga, Keiko berjalan tanpa merasa takut di situasi yang sepi. Namun kesadaran Keiko mulai bangkit ketika dia mendengar langkah kaki yang seolah mengikutinya. Keiko melihat kearah belakang, namun tidak ada orang sama sekali. seketika bulu kuduk Keiko berdiri dan Keiko sedikit merasa takut.
9.95.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai timid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status