Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mata Elang

Mata Elang

gumam Anita yang baru saja tiba di pintu keluar dari Mall. Vanya salah masuk jalur, harusnya buat jalan mobil keluar justru dia berjalan sebaliknya. Mercedes putih itu berhenti tepat di depan Anita, sedangkan arah sebaliknya mobil sedan merah kaget ketika pengemudi itu belok lupa tidak injak rem. Akhirnya sedan merah menabrak mobil Vanya yang menimbulkan suara benturan yang cukup keras. “Goblok sekali!!! Apa dia tidak punya mata?? Padahal jelas ada papan petunjuk di depan untuk jalur keluar!!! Tidak bisa dibiarkan ini!!” geram Arka.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Pinta Bu asih sembari meneteskan air mata di hadapan Fatir. Ketulusan seorang ibu yang Fatir lihat dalam diri Bu asih, membuat dia merasa tersentuh bagaimana bisa Fathir yang ternyata hanyalah ingin menghancurkan hidup malina harus juga menghancurkan impian ibunya yang ingin melihat putri semata wayangnya itu bahagia.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Natasha bingung dan menyindir. "Ihh! Apaan sih Nat? Lu pikir gua gila apa? Main kata gua nggak peduli sama sahabat gua sendiri lagi! Tuh mulut kalau ngomong mohon difilter aja yah mbak? Takut ntar malah ngebuat orang pen nabok tuh mulutnya yah Mbak?" jelas Kiran kejam melotot. "Ish! Dasar kucing garong! Gua masak jadi daging kucing sop baru tau rasa!" ucap Natasha tak masuk akal karena geramnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Harta Tahta Berdarah Dua Tuan Muda

Harta Tahta Berdarah Dua Tuan Muda

Lalu, Bella pun membangunkan Tiara dengan mengelus jemari tangannya sembari berkata-kata. “Mami..., ini Satrya disini..., Mii..., bangun,” bisik Bella perlahan dengan mengelus pipi Tiara dengan menggunakan jemari Satrya yang telah berusia satu tahun setengah dan tampak sangat mengerti atas kondisi Tiara. “Oma..., ayo Satrya panggil Omaa...,” ucap Bella mengajari seorang balita untuk berbicara di hadapan Tiara. Mendengar apa yang diperintahkan Bella, Satrya pun berucap dalam bahasa seorang balita, “Oma... anguun... Oma anguuun...”
109.6K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Cintai aku, Berondong!

Cintai aku, Berondong!

"Kamu benar-benar yakin, Tir? Mama nggak akan tinggal diam. Saham Linggabuana mungkin bakal anjlok, dan dia pasti bakal nyalahin kita habis-habisan." Tirta mengusap pipi Meysi dengan ibu jarinya. "Biarkan saja. Aku sudah memindahkan semua aset pribadiku ke TM Entertainment. Mulai hari ini, aku bukan lagi aset keluarga Linggabuana. Aku adalah kepala keluarga untukmu dan Naya. Aku ingin mereka tahu bahwa aku tidak bisa dibeli dengan warisan." Pukul 10.00 tepat. Jagad maya Indonesia seolah meledak. Tirta Linggabuana, penyanyi dengan pengikut terbanyak dan pewaris tunggal kerajaan bisnis Linggabuana, mengunggah sebuah video berdurasi tiga menit.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

Ini adalah kisah yang menggambarkan perjuangan melawan ketakutan, pengorbanan, dan kebangkitan dari kegelapan. Di Balik Tirai adalah cerita tentang seorang wanita bernama Maria Lestari, yang hidupnya berubah drastis karena keputusan yang diambilnya untuk melarikan diri dari sebuah hubungan yang penuh dengan kekerasan. Maria adalah seorang ibu yang penuh kasih, yang hanya menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, tetapi ia terjebak dalam jaring-jaring ketakutan yang dipancarkan oleh suaminya, Rizal. Kisah ini bukan hanya tentang Maria, tetapi juga tentang mereka yang dipaksa untuk menghadapi kenyataan yang kejam dan berjuang untuk kebebasan mereka—baik secara fisik, emosional, maupun psiko
1.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

ujar Tia. "Dia selalu menyusahkan. Dia lebih susah dari pada Rahaal" Imbuh Claudia. "Rahaal lebih tampan juga" celetuk Tia. Naomi memandang ke arah Mareeq lagi. Dia masih duduk di sana dengan rokoknya. Pandangannya lurus ke depan. *** Naomi menghadiri peluncuran produk baru milik perusahaan Gigantic. Dia melihat Mareeq datang ke acara ini juga. Naomi melihat sekeliling. Tidak ditemukan seseorang yang bisa diajak bicara. Dia pun mendekatinya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tira bumilangit
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Sosok itu melangkah maju, tangannya terulur ke arah Arga. “Berikan aku bayi itu, atau semuanya akan berakhir di sini!” Lila menangis, tubuhnya gemetar. “Apa yang kau inginkan darinya? Dia hanya bayi!” Sosok itu tersenyum dingin. “Dia adalah tumbal terakhir. Dengan dia, pohon ini akan menguasai segalanya.” Bima berdiri di depan mereka, memegang parang dengan tangan gemetar. “Kami tidak akan membiarkanmu mengambilnya. Apa pun yang terjadi.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as tira bumilangit
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Dia melihat ayah Rangga yang sedang ketakutan, memeluk kaki sendiri sambil menatap ke atas, terus berteriak minta ampun dengan suara gemetar. ‘Kasian, mulut manusia sungguh bisa membuat manusia lain menjadi iblis,’ batin Linggar, merasa iba. Dengan hati-hati, Linggar menajamkan indera penglihatannya, memfokuskan mata batinnya untuk melihat apa yang sedang dilihat oleh ayah Rangga. Betapa terkejutnya dia ketika melihat seekor gorila putih salju dengan taring panjang dan bertanduk besar sedang menatap ayah Rangga, seolah-olah sedang mengincarnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as tira bumilangit
Read
+Library
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

tanya Mas Gavin frontal begitu saja. “Kalian susurilah arah tenggara. Akan kalian temukan jalur yang dihinggapi sulur tanaman. Akan kalian temukan bebatuan yang menampung banyak telur, dan akan kalian temukan awan di dalam danau. Pada danau itulah kita akan bertemu kembali. Semoga kita bisa membawa siapa saja yang perlu dibawa,” ungkap Elang kepada kami. Kata-katanya memberi kami nyala. Pun dengan itu dan selukis senyum kami mengambil arah masing-masing. Kulihat Landak juga berjalan ke barat daua dan Elang berangkat ke selatan.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as tira bumilangit
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status