Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pulang

Pulang

Di bawah cahaya rembulan, seorang wanita muda dengan paras yang cantik tampak duduk sendiri menatap rembulan dingin dari balik kaca. Wajah itu tampak bercahaya ketika menghadap bulan yang jauh di atas sana. Dengan rambut panjang terurai yang menambah kecantikannya, dia tampak anggun. Dia duduk diam tak terusik oleh apapun, rembulan malam sungguh mengalihkan perhatiannya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

"Akan lebih indah lagi jika kita menaiki ini waktu sunset." "Kau suka?" Jerico meraih tangan Greta lalu menggenggamnya erat. Greta mengangguk. "Aku tidak ingat kapan terakhir kali menaiki bianglala seperti ini. Tapi yang jelas, pasti aku sangat bahagia waktu itu."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Born Again

Born Again

David mengulurkan tangan kanannya, berusaha menyentuh bahu istrinya dengan hati-hati seolah dia adalah sebuah vas yang rapuh. “Sayang ... Kamu pasti akan baik-baik saja. Lihatlah sendiri nanti, waktu akan menyembuhkan segala lukamu,” ucap David lembut. Meita tidak merasa terhibur sama sekali. Wanita itu justru mendengus sebal mendengarnya. “Aku ingin mengembalikan waktu kalau bisa. Aku ingin kembali ke masa-masa zebelum hamil dan menunda kehamilan itu,” balas Meita dengan nada pahit.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Untuk pertama kalinya, Jevan mengabaikan kehadiran cahaya rembulan yang bahkan tidak mampu menghibur Jevan untuk malam ini. "Will you marry me, Carrabella?" suara Jaffa terdengar nyaring menusuk gendang pada telinga Jevan yang padahal ia berada sekitar tujuh meter jauh dari lelaki itu. Carrabella, iya, Carrabella. Jevan merasa tak rela nama itu disebut oleh Jaffa untuk melengkapi kalimatnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Crowned By The Moon

Crowned By The Moon

Pria yang Kael panggil dengan nama Lunara itupun kini menatapnya, tatapannya sangat dalam. “Aku sudah menemukannya, namun ia berkata tak mengingat apapun.” Ucap Kael. “Akan ada bahaya besar.” Ucap Lunara. “Apa maksudnya ?” Tanya Kael. Lunara tersenyum tipis, “takdir jarang menjelaskan dirinya dengan jelas.” Kael mengepalkan tangannya, suasana pun berubah menjadi tegang. “Ketika bulan dan darah bertemu semua akan berubah dan bahaya itu dimulai sejak kau menemukannya, kembalilah Pangeran Kael.” Ucap Lunara.
539 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Moonbound Deception

Moonbound Deception

Chilling. “You’re right, Aria. Maybe... it’s time I reintroduce myself.” Kael stepped forward. “What do you mean?” Sarah slowly rolled up her sleeve. A tattoo. A crescent moon split by a ring of magical light. The exact same one Luna had. The symbol... of the Moon Witch. My eyes widened. “No... That’s not possible.” She nodded slowly, her smile frozen in place. “Welcome home, Moon Witch.” Suddenly, a mechanical sound echoed from above. Click. I turned. The heavy metal door closed on its own, and the clanking sound of it locking echoed around us.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Four Moons

Four Moons

Hani melihat pemandangan di depannya itu dengan tersenyum tipis, dan sedikit berharap bahwa masa kecilnya juga seperti itu. Langit telah berubah menjadi gelap, bulan mulai menyapa dan matahari mulai menghilang. Suasana di dalam vila masih terasa sangat ramai, karena sekarang semua anak sudah terbangun dan mulai bermain bersama. Di lain sisi, para orang tua dan Hani mulai mengistirahatkan punggungnya di kamar masing-masing, karena tadi habis membersihkan vila yang sedikit berdebu.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Ketika Kamu Menjadi Aku

Ketika Kamu Menjadi Aku

Di tengan sejuknya udara malam, suara kapal yang melewati air berdesir, bintang-bintang di langit yang remang-remang tertutup cahaya kota, saat itulah Anna mendengar seseorang membisikkan sesuatu di ujung telinga. "I love you to the moon and back."
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Dive Back Into You

Dive Back Into You

"Iya Mbak, Mas Saka keluarin varian baru lagi." "Mm... Boleh deh coba itu. Eclair satu, macaron matcha satu, strawberry dua, sama classic vanilla satu. Oh iya, sama cream puff-nya dua ya," seru Nana senang. "Baik Mbak Na. Risa ulangi ya. Mocca latte, milkshake strawberry satu satu. Eclair satu, macaron matcha satu, yang strawberry dua, classic vanilla satu terakhir cream puff dua Mbak." Nana mengangkat jempolnya ke atas. "Sip, Ris." Seberes kepergian Risa, Shana tidak dapat menahan diri untuk bertanya. "Kamu beli Eclair terus cream puff juga?"
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status