Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Back To Home

Back To Home

Dan mengapa aku harus kembali? Drrrrt Drrrrt Drrrrt Drrrrt Bunyi alarm membangunkanku. Tertera sudah jam 8 malam, yang artinya kurang dari 1 jam lagi aku sampai di kota dimana tempat itu berada. Memilih pulang menggunakan kereta menjadi pilihan yang cukup memuaskan. 8 jam kulalui tanpa adanya masalah. Selain beberapa panggilan tak terjawab dari rekan kantor, Pak Ray, dan orang-orang dari tempat itu.
582 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Turn Back Time

Turn Back Time

tandas Tristan. “Kamu memang enggak bermaksud seperti itu namun, kamu melakukannya.” *** Tepat jam sembilan malam Marrey diantarkan pulang oleh Mario ke rumah Tristan dan Irina, tanpa mampir terlebih dahulu. Malam itu juga sudah mulai turun rinai hujan berskala sedang, Marrey membawa beberapa masakan Marissa yang terlihat sangat lezat seperti opor ayam, pizza lipat, dan kue cubit.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

"Lima keluarga Eroka setuju untuk bekerja sama." "Bagus." Aku berdiri dan berjalan ke jendela besar setinggi langit-langit. Garis langit Nibiri terbentang di depanku, matahari terbenam mewarnai seluruh kota dengan warna emas. "Ketua," tanya Martin dari belakang. "Apa langkah kita selanjutnya .…" "Membangun kembali Keluarga Miller." Suaraku lembut. "Kita akan membuat Keluarga Miller menjadi seperti seharusnya."
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Comeback

Comeback

] balas Shiva ngotot. [Yang bilang nama kau Muniroh, saha?!] Balas Kania dengan emot marah. Mereka sudah merasa jengkel dengan perilaku Shiva yang kekanakan padahal umurnya sudah menginjak umur dua puluhan. Senja telah tiba, mengantarkan mentari yang telah menyinari langit Jakarta berganti posisi dengan bulan yang telah siaga untuk menemani para bintang di langit malam. Sang jingga menghantarkan Matahari ke peraduan, menjalankan tugasnya di bumi bagian lain. Aktivitas di kantor D’Star Corporation mulai lenggang. Para karyawan berbondong-bondong pulang ke rumah untuk melepas lelah setelah seharian bekerja. Tidak sedikit dari mereka yang mengeluh tentang beratnya hari ini mengingat kebijakan b
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Memang berapa yang di butuhkan oleh orang itu?” “Mungkin sekitar satu milyar. Dan kamu baru mengangsurnya setengah dari itu. jadi kamu Cuma ada waktu satu minggu untuk bisa mengembalikan semuanya itu. maka dari itu akuy mencari di surat lamaran yang lama siapa yang harus bisa membantu kami dari keterpurukan ini. Aku membukanya satu demi satu lamaran dan ternyata ada lamaran kamu disana. Walaupun itu sudah hampir lima bulan yang kemarin tapi aku langsung menyuruh asisten saya untuk menelfon kamu. Mungkin dengan keahlian kamu dari sekolah dulu bisa kamu kembangkan untuk membangun perusahaan ini kembali.” Moly memohon kepada Taro.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
You Are My Moon

You Are My Moon

Wajar saja ini sudah memasuki bulan agustus, waktunya musim panas. Dari balik kaca mobil aku memandang keluar, dan melihat langit sore yang mulai semakin gelap. Udara mulai semakin terasa sejuk, melihat cuaca yang sepertinya akan hujan malah membuatku tenggelam ke dalam rasa kantuk. Baru saja beberapa saat menikmati tidur, tak lama kemudian aku terbangun kembali karena kondisi jalanan yang tidak mulus, dan membuat kepalaku terbentur kaca jendela mobil.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

Mereka bertiga tertawa terbahak-bahak sebelum lagunya bisa selesai di nyanyikan. "Make a wish." kata Adina. "Mama." Bobby mengerang tidak senang dan memutar bola matanya. tapi dia tetap menuruti perkataan ibunya, menutup matanya sebentar dan langsung segera meniup semua lilin dengan satu hembusan napas yang kencang. Adina lalu mengiris kue cokelat tiga lapis yang di buatnya dengan susah payah dan menyajikan potongan besar bagi Derek dan Bobby. yang langsung di habiskan dengan lahap dalam sekejap.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Peluang nya makin besar kan. Diantha kembali menatap ke arah luar jendela ,melihat pemandangan kota Bandung yang terang dengan lampu lampu dari perkantoran , lampu jalan ,gedung dan lain lainnya yang menyinari saat hari telah berganti malam. "Mas Darren, nanti di persimpangan depan situ belok ke kiri yah, nanti turunin aku aja di depan situ". Ucap Diantha memberi arahan pada Darren.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Comeback With You

Comeback With You

Laluna meraih tangan Dirga dan kembali berdiri. Tangan Dirga memang terlihat cukup kuat, saat Laluna sudah berdiri tangan Dirga masih belum melepas genggaman Laluna. laluna yang melihat hal itu memandang Dirga, tatapan mereka berdua bertemu lagi di bawah bulan purnama yang bersinar dimalam itu. Membuat suasana menjadi begitu romantis, desiran angin menyentuh kulit mereka masing-masing. Debaran jantung mereka juga sudah terdengar cukup kencang.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai to the moon and back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status