Tetanggaku Luar Biasa
Jadi, kami mengajak Ibu membeli mukena baru dan beberapa barang lain sekalian jalan-jalan.
"Bu, itu Tante Siska bukan?" tanya Alisha sambil menunjuk ke dalam toko pakaian pria yang kami lewati.
Aku dan Ibu mengikuti arah yang ditunjuk Alisha. Benar saja, aku melihat Siska sedang berbincang akrab dengan seorang pria. Siska tampak menyentuh sebuah baju, lalu kembali berbicara dengan pria itu. Sepertinya Siska tidak menyadari kehadiran kami. Aku menatap Ibu yang tampak menggelengkan kepala sambil beristighfar. Cepat-cepat aku mengajak Ibu dan Alisha mundur dan berlindung di antara manekin yang berjajar di depan toko.