Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Keluarga Beracun

Keluarga Beracun

Aku sangat muak melihat keluarga benalu ini. “Pergi kalian semua dari rumahku! Dasar benalu! Keluarga toxic! Nggak tahu diri!” aku mengamuk. Melempar bungkus Snak yang berserakan ke arah mereka. Seketika mereka terkejut dan berjingkat untuk menghindari lemparanku. “Kamu kenapa sih, Ra? Pulang-pulang kok marah-marah? Kesambet setan pertigaan ya?” kata Mbak Nia melindungi kepalanya dari benda-benda yang kulempar.
17.7K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as toxic
Read
+Library
What A Bad Thing

What A Bad Thing

jawab Gauri dengan semangat. "Ya tentu saja dia senang, karena jika ada aku dia pasti tidak bekerja. Huh, kalian berdua sama saja," gerutu Azura membuat Gauri terkekeh. "Hei jangan marah, kau tahu bukan. Kami berdua bukan tidak mau bekerja. Kami berdua tidak tahu," ungkap Gauri jujur. Azura menghela napas, "ini adalah pertemanan toxic," ucapnya lelah.
9.94.3K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as toxic
Read
+Library
Stigma

Stigma

TRIGGER WARNING BAB INI MENGANDUNG KEKERASAN SEKSUAL Salah satu hal yang Lavina benci adalah ketika seseorang merasa memiliki segalanya sehingga bersikap seolah-olah over power dan seenaknya memperlakukan orang lain dengan buruk. Mempermainkan orang lain dengan dalih mereka pantas mendapatkannya. Lavina memang pernah menjadi orang yang ‘dipermainkan’. Akan tetapi Lavina yang baru tidak akan mau dipermainkan begitu saja. Dia akan membalas siapa pun yang menyakitinya.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as toxic
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

Penuh cibiran, hei kamu juga mengerikan, batinku ikut mengejek sinis, sang dewi, dia melotot. “Apa kalian pikir bisa membeliku, sekarang aku bahkan tidak sudi memakai semua pemberian si brengsek itu. Kuharap dia hangus dibakar di neraka jahanam. Kudoakan dia impoten dan tidak mempunyai keturunan dari wanita manapun, kecuali kedua putra putriku dan semua kekayaan serta kekuasaan yang kalian banggakan itu akan menyerang kalian sendiri dan semuanya akan hilang dalam sekejap,” teriakku histeris
104.5K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as toxic
Read
+Library
Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan

Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan

"Lam, kok kamu malah bilang gitu, tho? Kan Ibu jadi kehilangan pekerjaan." Nilam menghela napas panjang. "Bu, buat apa juga sih bertahan di tempat toxic kayak gitu?" "Toksik itu apa, Lam?" "Toxic itu dari Bahasa Inggris, Bu. Toxic, artinya beracun. Buat apa sih Ibu mau bertahan kerja di lingkungan yang enggak sehat begitu? Harga diri Ibu tuh diinjek-injek sama mereka loh. Nilam nggak terima."
9.1136.2K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as toxic
Show Reviews (20)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Hana Christy
ceritanya bagus. tapi koq ga up lamanya. padahal di sebelah, sesi 1 sudah tamat dari 1 Juni lalu dan lanjut ke sesi 2. jangan gitu dong Thour, gimana dengan kita yang sudah terlanjut buka koin disini. harap keadilan yang merata. makasih
Read All Reviews
SUAMI TOXIC

SUAMI TOXIC

ujarku. “Ooh kamu cemburu sama Mira? Ha ha ha … bilang saja kalau kamu cemburu. Pakai ancam-ancam proses cerai segala,” Mas Dani tertawa terbahak-bahak. “Aku tidak mengancam, Mas. Tadi pagi aku sudah proses perceraiannya!” teriakku keras. Susah sekali bicara pada orang toxic macam mas Dani. Dadaku sampai turun naik menahan emosi.
1045.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as toxic
Read
+Library
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

"Aku tidak lari. Aku memilih untuk menjauh dari toxic relationship." "Toxic?" Adrian tertawa pahit. "Hubungan kita toxic? Len, aku yang membuat kamu bisa hidup nyaman selama lima tahun. Aku yang membiayai lifestyle kamu. Aku yang selalu ada ketika kamu butuh. Dan kamu bilang itu toxic?" "Ya, itu toxic. Karena semua itu datang dengan price yang terlalu mahal." "Price apa? Cinta aku? Dedikasi aku?" "Kehilangan diri aku sendiri. Kehilangan nilai-nilai aku. Kehilangan rasa hormat aku terhadap diri aku sendiri."
3.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as toxic
Read
+Library
Suami Yang Diremehkan, Ternyata Pria Mapan

Suami Yang Diremehkan, Ternyata Pria Mapan

Kali ini Gio berteriak. Dirinya sudah benar-benar merasa begitu sangat muak melihat keluarga yang terlalu banyak drama dan juga sangat toxic ini. Ia padahal tidak pernah menginginkan memiliki keluarga yang seperti ini benar-benar sangat toxic mulut-mulut mereka itu sepertinya mengandung racun tikus dan memang ia harus segera membasminya benar-benar sebuah hama saja di kehidupan ini.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as toxic
Read
+Library
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

"Ya intinya orang yang ada dalam hubungan toxic lumayan nyusahin Bang. Mau bubar eh masih keingat soal perasaan. Nanti setelah selesai sama si ini aku gimana ya padahal udah lama bareng, udah biasa ngabisin waktu sama dia dan segala macem. Kayak nggak ada orang baru yang mau masuk ke hari-hari dia aja." Gema membulatkan bibirnya. Mengangguk-anggukkan kepalanya. "Ngelepasin sesuatu yang udah bareng sama kita itu gampang-gampang susah Yang. Nggak usah kita lihat lama dan sebentarnya. Kalau emang kita nggak ada niat buat melepaskan, selamanya bakal stuck di situ doang. Tapi kalau kita mau berpikiran lepas, pasti lepas. Toxic itu pe
7.79.8K viewsCompletedAdded to Library 225 Times as toxic
Read
+Library
Mempelai Pria yang Tertukar

Mempelai Pria yang Tertukar

"Ketahuilah Nina. Memang ada sebagian orang yang sebenarnya sedang sakit, namun mereka tidak menyadari kalau mereka tengah diserang penyakit. Orang seperti ini tidak pernah mampu membahagiakan diri sendiri. Namun sebaliknya. Mereka sangat getol untuk menyabotase kebahagiaan orang lain. Contohnya adalah Nina. Nina ini selalu tidak puas akan apapun. Ia tidak mampu menggapai kebahagiaannya sendiri, karena terlalu sibuk menghitung kebahagiaan orang lain. Akibatnya ia menjadi manusia toxid. Ia tidak tahan melihat orang lain bahagia. Ia akan selalu menyalahkan apapun, siapa pun, bahkan menyalahkan dunia atas tidak kebahagiaannya. Jadi kamu tidak perlu menyalahkan dirimu atas sesuatu yang bukan sal
1091.4K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as toxic
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status