PUTRA sang PEWARIS
Tangan kiri Gerald terjulur menunjuk ke arah pintu kamar yang tertutup, “ayo makan Mommy! Pasti sangat lezat.”
“Baik, baik. Terima kasih, ya. Lain kali kalau tidak ada orang dewasa yang ikut membantumu, jangan pernah pergi ke dapur sendirian, janji?”
“Janji, Mommy!”
Tumpukan potongan tomat, timun, daging asap, telur ceplok, keju slice, dan beberapa yang lain membuat pipi tirus Alice mengembung.
Wanita itu sedikit bisa bernapas lega, sebab jika melihat dari tatanan sandwich ini memang bukan seperti buatan tangan anak kecil. Mungkin saja koki tadi.
Bab Populer