Dompet Tak Terbatas
Kertas itu melayang pelan dan jatuh tepat di depan kaki meja kopi.
Dimas, yang baru saja meneguk air mineral, menangkap sudutnya dari ekor mata. Desainnya berbeda dari brosur lain lebih elegan, lebih berat, seperti memiliki wibawa tersendiri. Ia membungkuk, mengambilnya, lalu membaliknya perlahan.
Brosur itu dicetak di kertas tebal bertekstur, hampir terasa mewah di tangan. Di bagian atas, dengan huruf timbul berwarna emas, tertulis:
Hot Chapters