Gairah sang Gadis
Hatiku terasa sakit ketika melihat bercak darah dan bekas air mata di wajah Jason.
Untungnya, mereka pun langsung melepaskanku dengan emosi tinggi.
“Sialan, Jason, kamu memang kelaparan, ya. Kamu juga sanggup makan produk cacat seperti ini. Hebat sekali.”
Aku bagai seekor anjing mati saja yang dilempar mereka di atas ranjang. Jason membantuku untuk memakai pakaian dengan perlahan, lalu meminta maaf kepadaku dengan mata memerah. “Semua salahku. Aku nggak bisa menahan diriku, makanya ….”
Hot Chapters