Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

tanya seorang peserta dengan suara pelan. Alya tersenyum, lalu menjawab, “Karena menulis bukan tentang dibaca. Tapi tentang menyembuhkan. Kadang, menulis itu seperti memeluk diri sendiri… saat gak ada yang paham apa yang kita rasa.” Tepuk tangan kecil terdengar, tapi bagi Alya, bukan itu yang penting. Ia hanya ingin satu hal: menjadi bukti hidup bahwa luka bisa jadi jalan pulang—asal kita mau berdamai.
575 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Mereka duduk berdua di bangku taman belakang kampus. Nara berkata pelan, “Aku pernah seperti kamu. Takut. Menulis satu kalimat saja rasanya seperti mengiris luka. Tapi tahu tidak? Luka itu akan tetap ada—ditulis atau tidak. Bedanya, saat kamu menulis… kamu memberinya nama. Dan sesuatu yang punya nama, bisa kamu ajak bicara.” Nayla menatap Nara dengan mata merah, “Kalau aku terlalu sakit untuk menulis?”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Fangirl Scriptbook

Fangirl Scriptbook

Tolong beri aku kalimat penyemangat agar aku tidak berhenti menulis minggu ini. Eri menulis pesan baru di beranda Fingstorynya. Ada sebuah notifikasi masuk, pesan dari seorang editor Fingstory Indonesia yang tertarik untuk menerjemahkan salah satu fanfiction Eri ke Bahasa Inggris. Eri langsung membalas ya. Jika pembaca cerita versi Inggrisnya bertambah, pundi-pundi uang bisa ia kumpulkan. Echan, jangan patah semangat, kamu di sini adalah penulis hebat. Bersedihlah sebentar, bangkit lagi kemudian.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

“Kamu bisa tahu?” “Bisa. Orang yang pernah patah hati punya caranya sendiri dalam menulis,” jawab Arsen pelan, menatap laut di kejauhan. “Mereka nggak menulis untuk dikagumi. Mereka menulis untuk bertahan.” Alya terdiam. Kata-kata itu menembus sesuatu di dalam dadanya. Ia menatap laut, sama seperti Arsen, dan tersenyum tipis. “Mungkin kamu benar.”
954 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

ujar Adrian seraya memberikan sebuah notebook bergambar lukisan seorang pria yang sedang membawa kamera. “Buku apa ini?” tanya gadis itu. “Tulislah apapun yang kamu rasakan. Kamu bisa menulis banyak hal di buku ini. Bisa surat untuk dirimu sendiri, atau bisa kamu jadikan semacam diary. Kamu bisa tulis lirik lagu, puisi, dan banyak hal yang kamu suka. Kamu bisa tulis hal baik atau hal buruk. Luapkanlah semuanya yang kamu pikirkan atau rasakan. Tulislah semuanya sampai kamu merasa lebih baik,”
105.6K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
The Second Season

The Second Season

“Ehm! Ok, jadi ... apa yang buat lo diganggu setan?” Yang Ilham pahami, Tiara mengatakan ‘diganggu setan’ adalah rasa malas yang tengah menyerangnya. Pasalnya Tiara sering menggunakan istilah ‘diganggu setan’, jika pikirannya buntu dan tidak bisa menulis apapun, Hal itu sebetulnyasering disebut writer’s block. Bibir Tiara mengerucut dengan alis yang berkerut lalu berdecih. “Cih! Bukan dalam arti itu!”
106.3K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

ia mengetik pelan, kata demi kata, seolah berbicara pada seseorang yang duduk di seberang meja: > “aku bukan pencipta, bukan penyelamat, cuma penjaga kecil dari cahaya yang ditinggalkan. dunia sudah jujur, tapi masih perlu diingatkan untuk berbelas kasih. aku menulis bukan untuk mengubah, tapi untuk menjaga supaya kebenaran tetap punya tempat yang hangat.” ia berhenti sebentar, menatap radio tua yang diam. hujan di luar terdengar seperti bisikan. lalu ia menulis lagi:
101.4K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Kalimat Dewi terus memantul di dalam rongga tengkorakku. Selama ini, aku mendefinisikan kegiatan menulis sebagai tindakan penyelamatan egois. Sebuah sarana untuk mengklaim kembali kewarasanku. Sebuah alat tajam untuk menelanjangi sistem yang pernah membuatku berdarah. Tapi realitas brutal malam ini merobek asumsi itu.
9.469.3K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Nanti kamu bisa coba juga buat menulis atau menggambar.” “Menulis?” Gerta terbebalak antusias. “Iya, menulis. Kamu bisa mencoba menulis cerita yang kamu mau atau menggambar sesuatu yang kamu sukai.” Gerta tampak berpikir. “Mmm … kalau menggambar aku udah sering, tapi kalau menulis … aku belum pernah.” “Itu bisa kamu coba mulai sekarang. Kamu kan suka membaaca buku dongeng, nanti kalau kamu bisa menulis, kamu bisa membuat cerita dongeng sendiri.”
6.9K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Tapi juga tidak lebih buruk. Dan itu… cukup. 6 Agustus 05:37 [Kadang aku merasa suaraku tenggelam bahkan sebelum aku bicara. Tapi pagi ini aku tahu, menulis bukan karena ingin dibaca. Tapi karena aku ingin tetap ada.] Ia menulis tanpa beban kali ini. Tidak seperti malam sebelumnya yang dipenuhi tekanan dalam diam. Tulisan ini bukan luka. Bukan juga tangisan. Tapi semacam pernyataan lembut pada diri sendiri.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as verb 1 menulis
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status