Aku ,Target balas dendam CEO
Melihat wajah-wajah polos itu, hati Aruna hangat ,sesederhana itu ternyata mereka bukan ingin tahu isi pelatihannya yang rumit ,bukan pula ingin tahu hotelnya semewah apa atau apakah ia bertemu orang-orang penting ,mereka hanya ingin memastikan bahwa orang yang mereka anggap sebagai kakak, sebagai tempat curhat, sebagai pelindung di ruang VK itu, baik-baik saja.
"Maaf ya," ucap Aruna lembut, menatap mereka satu per satu. "Bikin kalian kepikiran."
"Nggak apa-apa, Mbak!" Rani menggeleng cepat. "Yang penting sekarang Mbak udah pulang ,besok-bokok kalau pelatihan lagi, wajib story ya! Minimal foto sepatu lah!"
Aruna tertawa. "Siap, Laksamana."
Bab Populer