Kelana
Maka itu, ia benar-benar mempersiapkan diri agar tidak terlambat menghadiri meeting project di mana ia direkrut sebagai penulis bayangan untuk seorang aktris yang ingin menulis biografi dirinya.
Ya, menjadi penulis bayangan untuk karya tulis yang akan diatasnamakan orang lain memang di luar idealisme Lana sebagai seniman dan penulis. Tapi Lana sadar, bahwa kali ini, urusannya adalah untuk menyambung hidup dan meningkatkan jam terbang secara profesional. Lagipula, berdasarkan informasi yang ia peroleh pada sesi wawancara kedua pekan lalu, honor yang ditawarkan oleh pihak penerbit terbilang cukup menggiurkan. Setidaknya bagi Lana yang sudah berancang-ancang untuk memperbarui laptop dan membeli
Hot Chapters