4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT
Giandra mengerutkan alisnya.
Tubagus Dharmusuri kemudian menjelaskan lagi, “Yang selama ini kau kenali dari dirimu hanyalah tubuh jasmanimu saja, padahal kau masih mempunyai lagi diri yang lebih halus, itulah sukma. Sukma setiap manusia berasal dari alam langit yang tinggi, dan dia tercipta dari pancaran cahaya. Perumpamaan hati kita adalah seperti sebuah ceruk yang di dalamnya terdapat pelita, dan ceruk itu tertutupi oleh lapisan kaca yang sulit untuk ditembus. Semakin kaca itu kabur akibat kotoran, maka semakin terhalanglah cahaya pelita itu untuk terpancar keluar, namun bila kaca itu bersih, maka sinar pelita itu akan semakin menjadi terang benderang. Renungkanlah itu, Giandra.”
Hot Chapters