Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Not a Week

Not a Week

"Tidak ada lagi? Bagaimana denganmu?" "Ada jaket. Tenang saja." Brian menunjukkan senyum. Berani melawan hujan deras untuk tidak menunggu lagi. Taylor tidak suka menghabiskan banyak waktu hanya untuk menunggu, apalagi tidak ada kabar sama sekali. Bahasa gaulnya adalah 'Ghosting.' Di tengah jalan, juga hujan deras, Brian mengajak Taylor bicara. "Tunjukkan arah rumah pamanmu."
9.95.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
YOU AND US

YOU AND US

jelas ayah Brian langsung memasang wajah serius. "Apa kamu tau tempat Delna biasa kunjungi ketika sedang sedih?" tanya ayah Brian langsung menatap kearah Sintia, sesekali juga akan melirik kearah Brian yang tampak memasang wajah masam. "Aku tau om, tapi saat aku cari ke sana, Delna gak ada," ungkap Sintia mengingat hari kemarin. "Tempat lain?" tanya ayah Brian lagi menaikkan alis sebelah.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

Anna menghembuskan napasnya perlahan, tiba-tiba dirinya teringat oleh keluarganya. "Ada apa Ann? Ada masalah?" tanya Brandon sambil tersenyum ke arah Anna, karena nampaknya Anna sedari tadi terus-terusan melamun sambil memandang ke luar jendela. "T-Tidak, tidak ada masalah apa-apa..." ujar Anna yang sebisa mungkin tidak menunjukkan rasa canggungnya saat sedang bersama Brandon. "Oiya mengapa saat perayaan ulang tahun rumah sakit waktu itu aku tak melihatmu? Tepat setelah pidato pembukaan..." ujar Anna, ia sungguh ingin tau alasan Brandon saat itu tiba-tiba menghilang.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Dentang jam tengah malam berbunyi. Tahun baru telah tiba. Suara petasan memekakkan telinga, televisi menayangkan hitung mundur. Layar ponsel di atas meja menyala. Cahayanya menyilaukan dan terus berdering tanpa henti. Puluhan panggilan tak terjawab. Panggilan itu dari nomor asing. Alfons melirik sekilas.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Love you forever

Love you forever

Untuknya emosi itu hanya kan menghacnurkan ketertaturan hidupnya. Andrea Smith adalah wajah tanpa ekspresi. Tidak ada bahagia, sedih dan duka di wajahnya. Kecuali sejak hari ini, ketika ia melihat sosok yang tidak mungkin ia lupakan sejak berumur 12 tahun. Hanya saja sosok tersebut terlihat jauh lebih dewasa, kokoh, matang dan jauh lebih tampan disbanding sosok mudanya.
9.92.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) POV Aarav "Apa, Yah? Ayah mau melamar Siti untuk Aarav? Tidak mungkin." "Kenapa tidak mungkin, Rav? Ayah hanya ingin kamu mendapat pendamping yang tepat." "Bukannya Ayah yang suka sama Siti, karena wajahnya mirip Mama."
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Dear You

Dear You

“Enggak apa-apa. Karena gue udah ngelupain itu.” Ya jelas lo lupa. Karena lo enggak inget, Tania. Kalau lo inget, lo bakalan mengucapkan ribuan terimakasih sama gue karena sebenernya gue sama sekali enggak melakukan hal itu sama lo meskipun gue sangat ingin melakukannya. Lo harusnya memberi gue sanjungan selangit karena berhasil menahan hasrat gue untuk tidak melakukan apapun sama tubuh terbuka lo waktu itu.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Yang Tidak Pernah Sampai

Yang Tidak Pernah Sampai

balas Kevin seketika, “Nama lo unik baget btw,” Seketika, Hani ikut mengaktifkan microphone, “Lo mau gue cepuin ga, Vin?” Mendengar ucapan itu, Kevin langsung memberengut, “Ga seru lo, Han! main buka kartu gue aja.” Hani terkekeh, “Oke-oke, kita lanjut ya! Janggala silahkan~”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

Disusul dengan suara Rheyner yang mengalun. I'll be your shelter I'll be your storm I'll make you shiver I'll keep you warm Whatever weather Baby, i'm yours Be your forever, be your fling Baby, i will be your everything (Boys Like Girls – Be Your Everything) Air mata sudah membuat aliran sungai di pipi Nadira. Begitu Rheyner sampai di bagian reff Nadira sudah dibuat berkaca-kaca. Nadira mampu menangkap ungkapan perasaan Rheyner lewat lagu tersebut. Semua kebersamaan mereka berseliweran di benak Nadira. Ketika Rheyner merampungkan nyanyiannya, Nadira merasa ia semakin jatuh sejatuh-jatuhnya pada sosok Rheyner Aditya Effendi.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Forgotten You

Forgotten You

-Sayang, gue kangen lo (love)- Kedua netranya membaca ulang pesan yang belum ia kirim. Sekilas ia melirik lampu merah yang masih menyala di kejauhan sana. Ibu jarinya menekan tombol hapus pada papan keyboard sebelah kanan. “Terkesan lebay gak sih?” tanyanya pada diri sendiri.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai you never
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status