ANMELDENภายใต้การสำรวจโบราณสถานซึ่งตั้งอยู่ในเขตป่าลึก ‘รสสุคนธ์’ นักสำรวจสาวฝันเห็นพยัคฆ์ขาวดวงตาสีเขียวดุดัน ไม่ว่าจะเป็นความบังเอิญหรือโชคชะตา หญิงสาวได้พบกับ ‘ฮายาบุสะ อากิ’ บุรุษผู้ซึ่งมีดวงตาของพยัคฆ์ขาวในความฝันตัวนั้น เขาคือนักรบหนุ่มผู้ซึ่งเป็นผู้นำไรเดน ชนเผ่าที่โหดเหี้ยมฆ่าคนโดยไร้ความปราณี หญิงสาวจะทำเช่นไรเมื่อความจริงกับสิ่งที่ได้รับรู้สวนทางกัน ในขณะที่หัวใจเริ่มเปิดรับความเป็นไรเดน ความเชื่อเดิมกลับถูกสั่นคลอน สุดท้ายแล้วเธอจะเลือกกลับไปทำตามความฝันเดิม หรือจะเลือกยืนเคียงข้างเขา...ผู้เป็นดังจ้าวดวงใจ
Mehr anzeigen“Kenapa Mas?” Sandra terlihat malu.
Ia segera melepaskan tangannya dari pinggang Alan. “Aku kebelet pipis.” Jawab Alan canggung. Ia geser posisi duduknya untuk membuat jarak dengan Sandra. Matanya yang dulu selalu melihat Sandra dengan penuh cinta kini lebih memilih melihat ke langit-langit kamar. Belum juga Sandra sempat berkomentar, Alan kemudian bangkit dari tempat tidur. Meninggalkan sang istri yang sudah berusaha merekatkan kembali hubungan mereka Begitu lah hubungan pernikahan Sandra dan Alan. Sudah lebih dari enam bulan lamanya semenjak Sandra melahirkan, Alan tidak pernah menyentuhnya. Memang pada tiga bulan pertama Sandra lah yang menolak karena masa nifas dan rasanya masih takut saja berhubungan setelah melahirkan apalagi saat melahirkan Sandra mendapatkan banyak jahitan. Lagi pula badan Sandra yang menggemuk di akhir kehamilan membuat kepercayaan diri wanita itu turun. Ia tidak ingin memperlihatkan tubuh gemuknya pada sang suami. Namun, bulan-bulan selanjutnya juga tidak terjadi apa-apa pada mereka. Sandra sibuk dengan Rio, anak pertamanya juga pekerjaan di kantor karena cuti hamilnya sudah habis. Lalu Alan juga tidak berusaha untuk mendekati Sandra hingga tahu-tahu hubungan keduanya merenggang. Sudah beberapa kali Sandra mencoba membuat suaminya mendekat. Namun, berkali-kali juga gagal. Alan seperti tidak tertarik pada Sandra dan itu membuat wanita itu tidak tenang. ***** Sandra mengoleskan ulang lipstick merah di bibirnya yang seksi sebagai penutup. Wanita itu melihat tampilannya di cermin toilet dan merasa sudah sempurna. Setelah puas, ia bergegas ke luar dari toilet untuk menemui suami yang sudah menunggunya di meja. Malam ini untuk pertama kalinya Sandra dan Alan keluar untuk makan bersama. Sandra harap jalan-jalan sesekali seperti ini bisa mengingatkan Alan akan masa pacaran mereka dan bisa membuat hubungannya kembali utuh. Keduanya sibuk dengan urusan masing-masing. Sandra yang tidak pernah mengurus anak kecil sebelumnya harus belajar banyak dari sang mertua kerepotan, ditambah lagi beban kerja setelah cuti hamil yang menuntut untuk diselesaikan membuat Sandra tidak memiliki waktu untuk suaminya. Sedangkan Alan memang dari dulu sosok yang dingin, tapi itu lah yang menjadi daya tariknya. “Mas?” Sandra menyapa Alan yang sedang memandangi jendela. Tidak ada yang menarik, hanya seorang ibu bertubuh gemuk, berdaster kuning yang sedang kerepotan menggendong bayi dan menjaga balitanya. “Mas? Kamu ngeliatin apa?” tanyanya. Mendapati pandangan mata Alan persis seperti cara Alan memandang Sandra dulu, ketika mereka masih belum menikah. “Eh? Ng-nggak.” Alan menjawab dengan terbata-bata. Sandra merasa agak curiga. Namun, di luar sana memang tidak ada yang bisa dilihat. Baginya, tidak mungkin sang suami memandangi ibu-ibu gemuk berdaster begitu padahal ada dirinya di sini, cantik dengan tubuh seksi. “Kamu kangen Rio?” mungkin Alan rindu pada anaknya di rumah, pikir Sandra. “Ah, iya. Aku kepikiran Rio.” Jawab Alan lega. “Oh iya, ini dimakan dulu, ntar dingin.” Tawarnya, mengalihkan pembicaraan. Sandra yang baru sadar kalau di meja makan ada banyak sekali makanan mendadak kaget. “Kita makan ini semua?” setidaknya ada lima porsi makanan berbeda-beda di sana. “Kamu kuat makan semua ini?” “Ya nggak aku yang makan semua. Kamu kan masih menyusui, jadi harus makan yang banyak.” “Tapi kan nggak sebanyak ini juga Lan. Kalau sebanyak ini bisa-bisa aku muntah. Diet aku gimana dong, baru juga badanku balik kayak semula.” Alan terlihat tidak senang. Lelaki itu memandangi Sandra dari tas ke bawah lalu berkata. “Kamu cantik kok kalau gemuk.” ***** Sandra pulang dalam keadaan dongkol. Rencana makan malam untuk memperbaiki hubungan malah membuatnya kesal. Alan memaksa Sandra makan sangat banyak. Dan meski pun Sandra sudah kenyang, lelaki itu tetap memaksa Sandra makan dengan alasan Rio butuh ASI yang baik. Padahal selama ini Sandra mengurangi kalori untuk menurunkan berat badan, wanita itu masih makan makanan bergizi. Buktinya Rio baik-baik saja, riang dan sehat meski ia menurukan berat badan. “Bagaimana, senang jalan-jalannya?” sambut ibu mertua yang sedang menggendong Rio. Wanita tua yang wajahnya selalu ceria itu segera memberikan Rio pada Sandra yang baru pulang. Dengan usianya yang semakin tua, tubuh gemuk dan nyeri pinggang yang sering dirasakan, menjaga anak kecil bukan hal yang mudah. Begitu Rio diserahkan pada Sandra, bayi mungil berusia empat bulan itu lantas menangis. Ia meronta-ronta, menjambak rambut Sandra hingga Sandra berteriak dan mengulurkan Rio pada suaminya. Begitu lah, meski Sandra yang melahirkan Rio, Rio sepertinya tidak betah berlama-lama dengan Sandra kecuali sedang disusui. “Mungkin bau parfum sama make up kamu ganggu.” Kata Alan sambil menenangkan Rio yang tangisnya langsung reda. “Nggak usah pakai make up atau parfum dulu lah.” Sandra mendengus kesal. Padahal ia berdandan demi suaminya, tapi malah tidak dihargai. ***** Alan tidak merasa bersalah meski Sandra merajuk. Lelaki itu malah menyibukkan diri di ruang kerjanya setelah menyerahkan Rio untuk disusui Sandra. Tidak minta maaf atau tidak mencoba untuk membuat suasana hati Sandra menjadi lebih baik. Sandra tahu dirinya bukan istri yang sempurna dan juga bukan ibu yang sempurna. Alan tahu itu. Sandra adalah anak tunggal di keluarganya, ia hidup cukup dimanja dan tidak pernah mengurus bayi sama sekali. Sebelum menikah Sandra sudah membicarakan hal ini, lalu kenapa sekarang dia berubah? [Sil, kira-kira apa yang membuat laki-laki nggak tertarik sama perempuan?] Sandra mencoba menghubungi Sisil, sahabatnya. [Belok?] jawab Sisil disertai emotikon tertawa. [Tapi dia cowok normal.] Sandra kesal, sahabatnya yang satu itu memang tidak bisa serius. [Mungkin dia nggak tertarik lagi atau perempuan itu bukan tipenya.] Balasan dari Sisil membuat badan Sandra terasa dingin. Ia tidak pernah membayangkan jika suaminya akan bisa berselingkuh. Rio sudah tidur nyenyak setelah disusui. Rasa penasaran membuat Sandra ingin memastikan sesuatu. Seperti yang sering ia tahu, untuk memastikan suami berselingkuh atau tidak, bisa dimulai dari mengecek ponselnya. Sandra lega mendapati ponsel Alan ada di meja sebelah tempat tidur, seperti biasa. Itu berarti lelaki itu tidak mencoba untuk menyembunyikan apapun. Begitu juga password yang digunakan masih sama hingga Sandra dengan leluasa bisa membukanya. Tidak ada pesan aneh di aplikasi chat suaminya begitu pula panggilan telponnya. Bahkan ketika Sandra memeriksa riwayat transaksi M-banking suaminya, wanita itu tidak menemukan apapun yang aneh. Namun, seketika Sandra memicingkan mata ketika membongkar riwayat pencarian internet suaminya. ‘Wanita Gemuk Dengan Daster’ muncul paling atas dan kata kunci mirip seperti itu setidaknya ada lima di bawahnya. Ia kemudian menutup browser dan membuka galeri ponsel, tidak ada yang aneh hingga ia menemukan sebuah folder dengan nama ‘unknown’ yang ternyata dikunci. Jantung Sandra berdesir, entah mengapa ia yakin ada yang aneh dari sang suami. *****ร่างสูงใหญ่ร่างหนึ่งก้าวเดินขึ้นมายังถนน เขามองตรงมายังหญิงสาว ใบหน้าที่รกเรื้อไปด้วยหนวดเครา กระนั้นดวงตาของเขายังคงสว่างวาววับเช่นในวันวาน ดวงตาสีเขียวที่เธอโหยหา“คุณบอกให้ผมรอ ดังนั้นผมจึงรอมาโดยตลอด” เสียงทุ้มพึมพำออกมาเบาๆ ถึงอย่างนั้นหญิงสาวยังคงได้ยินทุกคำ“อากิ” รสสุคนธ์สาวเท้าออกวิ่ง ร่างเล็กปลิวหายเข้าไปในอ้อมกอดชายหนุ่ม ทั้งสองหอบหายใจและโอบรัดท่อนแขนเข้าหาร่างของกันและกัน ท่ามกลางแสงแดดและสายลมในหมู่บ้านไรเดนแห่งนี้“คาโอริ” ฮายาบุสะกระซิบราวยังไม่อยากจะเชื่อ“ฉันกลับมาแล้วค่ะอากิ ฉันกลับมายังบ้านของเราแล้ว”ฮายาบุสะนิ่งไปชั่วอึดใจ เขาสูดกลิ่นกายของหญิงสาวราวกำลังยืนยันตัวตนของเธอ กระทั่งในที่สุดเขาก็เอ่ยถ้อยคำออกมาหนึ่งประโยค“ยินดีต้อนรับกลับบ้าน”ฮายาบุสะเอนตัวออกก้มหน้าลงแตะหน้าผากของตัวเองกับหญิงสาว อ้อมแขนยังคงโอบรัดคนตัวเล็กไม่ห่างเสียงหัวเราะและเสียงปรบมือล้อเลียนไม่ได้ทำให้คนทั้งสองเขินอาย ตรงกันข้ามทั้งคู่ที่หันไปมองกลับหัวเราะประสานเสียงกับคนอื่นๆ กระทั่งเสียงพญาอินทรีซึ่งบินวนเวียนเหนือผืนป่า เรียกความสนใจของคนทั้งหมดตรงชายป่าซึ่งเป็นถนนเส้นเล็กที่หญิงสาวเพิ
หลังจากขวัญชีวาออกจากห้องในคืนนั้น รสสุคนธ์เดินกลับห้องของตัวเอง หญิงสาวสวมชุดขี่ม้าและคว้าเสื้อคลุมกันลมตัวที่มิดชิด และกันความหนาวเหน็บยามค่ำคืนได้ดีที่สุดออกมาสวมหลังเรื่องราววุ่นวายมากมายเกิดขึ้นที่เขตของไรเดน หญิงสาวที่ถูกควบคุมตัว ทั้งยังถูกซักถามจนเหนื่อยอ่อนก็ถูกปล่อยตัว กว่าจะกลับมาอาบน้ำและนอนหลับก็ทำเอาเธอหมดแรงความโศกเศร้าเพราะต้องพรากจากฮายาบุสะ ทำให้รสสุคนธ์ไม่พูดไม่จาอยู่นานนับเดือน กระทั่งวันหนึ่งหญิงสาวก็มองเห็นเสื้อคลุมของตนที่มั่นใจว่าทิ้งไปแล้ว เนื่องจากสภาพของมันขาดรุ่งริ่งจนแทบจะกลายเป็นเศษผ้าเสื้อคลุมตัวนี้เป็นตัวที่เธอสวมวันที่เกิดเรื่อง ทั้งยังเป็นเสื้อตัวที่เธอสวมในวันที่ถูกไรเดนจับตัวไปวันแรกอัญมณีทั้งสามอยู่ในนั้น...ในกระเป๋าเสื้อของเธอเอง!!!ทับทิม ไพลิน และมรกตยังอยู่ครบสมบูรณ์ทุกประการ ในวันที่โอโกตะและมิยาโมโต้ ถอดใจไปแล้วว่าอัญมณีทั้งสามไม่มีอยู่จริงแม้จะสอบถามแม่บ้านทุกคนถึงที่มาของเสื้อคลุมที่เธอคิดว่าทิ้งไปแล้ว แต่ทุกคนต่างก็ไม่มีใครตอบได้ เพราะทุกคนต่างกำลังดีใจที่หญิงสาวกลับมามีชีวิตชีวาอีกครั้งเมื่อได้รับข่าวว่าคามิยะซึ่งถ่วงเวลาเพื่อให้เธอ
“รู้ไหมว่าห้าเดือนมานี้รสคุยกับเรานับครั้งได้เลย” ขวัญชีวาน้ำตาซึม “เราเป็นห่วง”“เราผิดเอง เราขอโทษนะ” แต่เราไว้ใจใครไม่ได้แน่นอนว่ารสสุคนธ์ไม่ได้พูดประโยคนั้นออกมา“ถ้าอย่างนั้นกลับอเมริกาพร้อมเรานะ ได้ยินมาว่ามีคนของจักรพรรดิมารับงานต่อแล้ว“ใช่” รสสุคนธ์พยักหน้างานทุกอย่างเสร็จแล้วจริงๆ และตอนนี้ที่เหลือคือเธอต้องส่งมอบแผนที่เหล่านี้ที่ร่างขึ้น ทั้งนี้ก็เพื่อเปิดวิหารศักดิ์สิทธิ์ให้ผู้คนที่สนใจเข้าไปกราบไหว้ นี่คือสิ่งที่เธอตั้งใจเอาไว้ เพราะอย่างน้อยหากทำให้สถานที่แห่งนั้นกลายเป็นมรดกของโลก โอโกตะและมิยาโมโต้ก็ไม่มีทางยื่นมือเข้าไปแตะต้องเป็นอันขาด“เหลือแค่พรุ่งนี้เช้าส่งมอบแผนที่นี้เท่านั้น แล้วเราจะกลับอเมริกาพร้อมขวัญ”หญิงสาวเอ่ยเสียงแผ่วในตอนที่หันไปมองแผ่นที่และเอกสารต่างๆ รวมไปถึงจดหมายของเธอถึงขวัญชีวา ซึ่งคาดว่าในตอนเช้าขวัญชีวาน่าจะเห็นมัน“ขวัญ”“หืม”“ทุกอย่างที่เกิดขึ้นที่นี่ขวัญห้ามโทษตัวเองเด็ดขาด เรามาเพราะเราเลือกจะมา เราทำเพราะเราตัดสินใจว่าถูกว่าควร ทุกสิ่งที่เกิดขึ้นไม่ใช่ความผิดของใครนอกจากตัวเรา”ขวัญชีวาชะงัก “แต่เราเป็นคนชวนรสมาที่นี่“เราถึงได้รู้สึกขอ
วิหารและซากปรักหักพังยังคงอยู่ แต่ไหนเลยด้านล่างจะยังมีร่างของฮายาบุสะ แม้แต่บนพื้นที่เคยมีคราบเลือดแดงฉานก็ยังว่างเปล่า“อากิ อย่าทิ้งฉันไว้คนเดียว พาฉันไปด้วย ฉันไม่อยากอยู่ที่นี่เพียงคนเดียว”รสสุคนธ์มองจุดที่ฮายาบุสะนอนอยู่อย่างสิ้นหวัง“อากิ!”หญิงสาวกรีดร้องดังลั่น ความโศกเศร้าที่ออกมากับน้ำเสียง หวาดหวั่นและหวาดกลัวความสูญเสียที่จะพรากเขาไปจากเธอตลอดกาลประตูมิติปิดลงแล้วและครั้งนี้มันคือ...นิรันดร์ความว่างเปล่าของเขตไรเดน นำความตื่นกลัวมาสู่กลุ่มทหารรับจ้าง แวบเดียวที่แสงแห่งสัตว์ศักดิ์สิทธิ์กลืนกินทุกอย่าง ไม่นานสิ่งที่อยู่ตรงหน้าล้วนว่างเปล่าป่ารกทึบที่เคยเป็นสมรภูมิรบ ความอุดมสมบูรณ์ของหมู่บ้านไรเดน ความเร้นลับและตำนานที่ไม่อาจพิสูจน์ได้ นำมาซึ่งข่าวลือและเรื่องบอกเล่าที่เปลี่ยนไปตามกาลเวลาคณะสำรวจภายใต้คำสั่งของจักรพรรดิ โดยมีรสสุคนธ์ที่ยังคงอยู่ที่เมือง S เดินหน้าสำรวจซากปรักหักพังของวิหารศักดิ์สิทธิ์ ซึ่งตั้งอยู่บนเนินเวิ้งว้างแห้งแล้ง ซึ่งก่อนหน้านี้มีป่ารกทึบกว้างใหญ่ล้อมรอบ ทำให้ไม่อาจมองเห็นความงดงามและยิ่งใหญ่แต่ถึงอย่างนั้นแม้จะสามารถเข้าไปถึงได้โดยง่าย ชาวบ้าน
“คุณ...” รสสุคนธ์กำลังจะอ้าปากเอ่ยถามบางอย่าง แต่เสียงเกราะที่ถูกตีรัวๆ ทำให้ฮายาบุสะลุกพรวดขึ้น เขาคว้ามือเล็กเอาไว้แล้วรั้งให้ยืนขึ้น“เท็ตสึ!”“ขอรับนายท่าน” ดูเหมือนเท็ตสึจะยืนอยู่หน้าห้องอยู่แล้ว ดังนั้นเมื่อฮายาบุสะเรียก เขาจึงเลื่อนประตูเข้ามาทันที“ดูแลนายหญิงของเจ้า”“ขอรับนายท่าน”“เกิดอะ
“เกิดอะไรขึ้น!”ฮายาบุสะมองคนของตนด้วยใบหน้าเกรี้ยวกราด แต่เขาก็ไม่มีเวลาฟังคำตอบ เพราะมือใหญ่สัมผัสได้ถึงความเปียกชื้นที่ต้นแขนเรียวทันทีที่รับรสสุคนธ์เข้าสู่อ้อมแขนกลิ่นคาวเลือดกระสาเข้ามาในจมูก ทำให้ใบหน้าหล่อเหลาเครียดขึง เขายังมีเวลาซักไซ้อีกมาก แต่ตอนนี้จำเป็นต้องพาร่างอรชรที่บัดนี้หมดสติไปแ
แววตาเลื่อนลอยราวกับคนเสียสติของอีกฝ่าย ทำให้รสสุคนธ์ได้แต่ตื่นตระหนกด้วยความหวาดกลัว การที่ซึชิวาระสูญเสียลูกชายคนเดียวไปนั้น ไม่ใช่เรื่องง่ายเลยที่จะทำใจ แต่หญิงสาวไม่คิดว่าอีกฝ่ายที่ดูนิ่งเงียบ จะกำลังมองหาจังหวะเพื่อแก้แค้นเอากับเธอเช่นนี้ถูกละว่าเธอไม่ได้เป็นคนลงมือ แต่ในสายตาของซึชิวาระนั้น
เมื่อถูกควบคุมตัวอย่างแน่นหนาตามคำสั่งของฮายาบุสะ รสสุคนธ์ได้แต่เดินไปมาในห้องอย่างใช้ความคิด เธอกำลังคิดหาวิธีเอาตัวรอดอย่างไร้ความหวัง เพราะรู้ดีว่าหิมะตกหนักเช่นนี้ เธอไม่มีทางหนีออกไปจากหมู่บ้านได้อย่างที่ฮายาบุสะเคยพูดที่สำคัญเธอไม่รู้จักเส้นทางในป่า หากยังฝืนหนีไปตอนนี้ก็เท่ากับเอาชีวิตไปทิ

















