소설
단편 소설

장르

Mafia×
모두
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

캐릭터

27
모두
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Menantu
Bucin
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
더 보기

줄거리 및 배경

27
모두
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
더 보기

테마

16
모두
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
더 보기

Mafia 단편 소설 & 소설

열정을 깊이 탐구하는 매혹적인 Mafia 단편 작품을 만나보세요. Mafia에 대한 상상력을 자극하고 영감을 줄 수 있는 한 시간 분량의 작품을 찾는 독자들에게 완벽한 작품입니다.
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - Mafia 소설 & 이야기
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Putri yang Mereka Biarkan Mati - Mafia 소설 & 이야기
Finn
Bella Basuki sekarat. Leukemia mieloid akut stadium tiga. Dokter keluarga kabari aku lewat telepon, satu-satunya harapan adalah transplantasi sumsum tulang. Dibutuhkan donor yang benar-benar cocok. Dan saudara kembar identik punya tingkat kecocokan hingga sembilan puluh sembilan persen. Aku remas lembar hasil diagnosis itu. Di bagian paling atas tertulis namaku: Gemma Basuki. Namun suara dokter bergetar saat dia berulang kali minta maaf. Terjadi kesalahan administrasi. Yang sakit bukan aku. Melainkan saudara kembarku Bella. Dan obatnya adalah aku. Aku harus segera pulang. Hujan menghantam jendela taksi tanpa henti. Sepanjang perjalanan, aku terus bayangkan gimana semuanya akan terjadi. Ayah akan letakkan cerutunya. Ibu akan terkejut. Lalu aku akan jelaskan kekeliruan itu. Nama di laporan itu memang namaku, tetapi hasil pemeriksaan darah adalah milik Bianca. Aku masih bisa perbaiki semuanya sebelum terlambat. HP-ku tiba-tiba menyala. Grup keluarga. Sebuah pesan singkat dari Ayah muncul di layar. [Gemma divonis penyakit terminal. Bianca nggak boleh jadi pendonor. Ini keputusan keluarga.] Darahku seketika membeku. Mereka sudah lihat berkas yang salah kirim. Mereka kira akulah yang lagi sekarat dan mereka pilih biarkan aku mati. Saat aku dorong pintu rumah hingga terbuka dan lihat sosok Ayah berdiri di sana, aku langsung rasakan hawa di sekelilingku berubah. Seolah suhu ruangan mendadak turun drastis. Seakan seluruh dunia membeku di sekitarku. Mataku mulai terasa panas. Air mata menggenang, nggak mampu kutahan lagi. "Ayah," ucapku lirih, berusaha jaga suaraku agar nggak pecah. "Aku mau tanya sesuatu." Dia angkat kepala dari cerutunya dengan raut kesal. "Kalau yang sedang sekarat itu Bianca," bisikku. "Apa Ayah akan minta aku donorkan sumsum tulangku untuk selamatkan dia?" Ruangan itu langsung sunyi. Ayah perlahan letakkan cerutunya. Keheningan panjang penuhi udara. "Aku nggak akan lakukan itu," jawabnya akhirnya. "Tentu saja nggak. Keluarga kita punya cukup sumber daya. Kita akan cari pendonor lain. Kita nggak akan pernah minta kamu ambil risiko sebesar itu." Senyum tipis terukir di bibirku. Senyum kecil yang pahit. "Bagus," kataku pelan. "Itu jawaban ayah sendiri, jangan nyesal nanti."
Tunangan yang Direbut Sahabatku - Mafia 소설 & 이야기
September
Lima tahun setelah Luca dari Keluarga Brahmana menghilang, aku bertemu dengannya lagi di pernikahan sahabatku. Dia adalah mempelai pria, sedangkan aku hanya seorang pengiring pengantin. Sofia, sahabat terdekatku sekaligus mempelai wanita, menggandeng lenganku dengan riang sambil terus menceritakan kisah cinta mereka. "Aku yang menyelamatkan Luca setelah kecelakaan mobilnya. Kudengar waktu itu dia sudah punya tunangan, tapi diam-diam kubawa dia ke rumah sakit pribadi milik keluargaku untuk dirawat." "Kamu jangan terus cari tunanganmu yang hilang. Semua pendamping pengantin pria di sini tampan-tampan. Biar aku kenalkan kamu dengan salah satu dari mereka!"
Melepaskan Semua yang Menyakitiku Dengan Lapang Dada - Mafia 소설 & 이야기
Sarah Lane
Adik perempuanku, Rosa, merebut sembilan pacarku berturut-turut. Aku begitu trauma hingga tak pernah berani jatuh cinta lagi. Sampai akhirnya, Nikolas melamarku. Dia memanjakanku seolah aku adalah harta paling berharga. Aku sungguh percaya akhirnya telah menemukan belahan jiwaku. Kupikir aku ditakdirkan menjadi istrinya, menjalani hidup yang damai dan penuh rasa aman di sisinya. Pada malam menjelang pernikahan kami, Nikolas mengirim Rosa ke luar negeri. Empat tahun setelah kami menikah, aku bertemu lagi dengan Rosa di sebuah acara makan. Seorang tamu menyeringai. "Selama empat tahun Nikolas membuangmu ke luar negeri, apa kamu nggak membencinya?" Rosa tersenyum penuh godaan. "Dia ayah dari anak-anakku. Untuk apa aku membencinya?" Ruangan itu seketika menjadi sunyi senyap. "Kakakku benar-benar bodoh dan polos, sampai percaya Nikolas benar-benar membenciku!" Dia mencibir dengan tatapan penuh penghinaan. "Padahal kenyataannya, aku yang melahirkan ahli warisnya, tinggal di rumah mewahnya, mengendarai mobil-mobil supernya, dan menghabiskan uangnya." Begitu dia selesai berbicara, semua mata di ruangan itu langsung tertuju kepadaku. Sebagai istri sah Nikolas, aku sama sekali tidak tahu-menahu tentang semua yang baru saja diucapkannya. Namun, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya menekan tombol "kirim" pada email yang sudah lama kususun. Balasannya datang dengan sangat cepat. [ Kami dengan senang hati menyambut Anda bergabung dengan tim medis kami. Kami sudah lama menunggu Anda. ] Menatap balasan itu, senyuman tulus perlahan kembali menghiasi bibirku. 'Nikolas, mulai saat ini, kamu nggak perlu lagi berpura-pura mencintaiku.'
Menjadi Bayangan Kembaranku, Aku Selalu Mendapatkan Sisa - Mafia 소설 & 이야기
Eternity
Saat memilih perhiasan untuk pernikahan kami, Landon tetap membeli dua buah dan membiarkan saudari kembarku, Selly, memilih lebih dulu. Yang satu adalah gelang bertatahkan batu rubi dari sebuah lelang di Silia. Yang satunya lagi adalah gelang batu oniks hitam keluaran biasa, model yang dijual di hampir setiap toko perhiasan di pusat perbelanjaan. Untuk pertama kalinya, aku bergerak lebih cepat daripada Selly. Aku menunjuk gelang rubi itu. "Kali ini, boleh aku yang pilih lebih dulu?" Landon mengusap puncak kepalaku dengan sikap penuh kasih yang biasa dia lakukan setiap kali ingin membuatku menurut. "Selly selalu keras kepala soal kualitas. Kalau bukan yang terbaik, dia nggak bakal mau. Kamu 'kan nggak terlalu peduli soal beginian, Lena. Lagian, yang satunya juga nggak jelek." Aku tidak langsung menjawab. Ada sesuatu di dalam hatiku yang tiba-tiba terdiam. Di keluargaku sendiri, Selly selalu mendapat bagian pertama, tempat duduk terbaik, dan kamar dengan pemandangan paling indah. Ibuku selalu berkata Selly pantas mendapatkan yang terbaik karena dia lebih mampu menjaga nama baik Keluarga Bernadi. Ayahku menyebutnya sebagai keputusan yang masuk akal. Begitu pula dengan pernikahan. Keluarga Bernadi dan Keluarga Mardana sudah lama berjanji akan menikahkan salah satu putri mereka dengan pewaris Keluarga Mardana, bahkan jauh sebelum kami berdua mengerti apa itu cinta. Semua orang mengira putri itu pasti Selly. Namun, Selly sudah menunjukkan sikapnya dengan sangat jelas. Dia lebih memilih mempertahankan kebebasan dan citra sempurnanya di mata publik daripada menjadi Nyonya Keluarga Mardana. Karena itulah Landon beralih kepada putri Keluarga Bernadi yang lain. Aku sudah mengenal Landon selama 20 tahun. Di dunianya, posisiku selalu berada di belakang Selly. Aku menatap gelang oniks hitam yang tergeletak di atas meja, lalu mendorongnya kembali. "Selly saja yang ambil dua-duanya. Aku nggak jadi pilih." Aku tidak mau lagi menjadi pilihan sisa. Tidak akan lagi.
Ketika Sang Pengantin Berhenti Menunggu - Mafia 소설 & 이야기
Anna Smith
Ayahku datang jauh-jauh dari Itahera untuk hadiri acara pernikahanku yang pertama. Dan dengan mata kepalanya sendiri, dia saksikan Lukas Wongso lepaskan tanganku hanya sepuluh menit sebelum sumpah pernikahan diucapkan, hanya karena Citra Lestari telepon dan bilang kalau dia sesak napas. Hari itu, Ketua Mafia Markus Mastani nggak tinggikan suaranya. "Ambillah waktu sebanyak yang kamu perlu. Tetapi ketika suatu hari nanti kamu benar-benar sudah ngerti kalau dia nggak akan pilih kamu di altar, pulang saja." Saat itu aku pikir ayahku nggak ngerti apa itu cinta. Karena itu aku tetap tinggal di Nevala. Aku kasih Lukas tujuh kali kesempatan acara pernikahan. Setiap kali, dia selalu kembali sambil bawa bunga, permintaan maaf, dan tanggal pernikahan yang baru. "Elena." Dia selalu bilang. "Ini yang terakhir kalinya." Bahkan teman-temannya pun akhirnya berhenti pura-pura nggak tertawakan aku. "Elena nggak akan pergi," kata salah satu dari mereka. "Dia cuma mau Lukas minta maaf dengan lebih sungguh-sungguh." Aku mungkin akan tetap bertahan demi cinta yang sejati. Tetapi aku nggak akan bertahan untuk seorang pria yang hanya ingat keberadaanku setelah lebih dulu pilih orang lain. Dan pada saat itulah akhirnya aku ngerti. Lukas kira cintaku adalah tempat di mana dia bisa selalu pulang kembali. Pada pagi hari acara pernikahan kita yang ke delapan, aku masukkan cincin pertunanganku ke dalam sebuah kotak beludru putih. Tepat pada saat itu, telepon dari ayahku masuk. "Helikopternya sudah siap," katanya. Lukas tunggu aku di altar sambil genggam cincin pernikahan di tangannya. Dan kali ini, aku biarkan dia menunggu.
Tunangan Mafiaku Salah Memilih - Mafia 소설 & 이야기
Asteria
Tunanganku, seorang bos mafia, dan aku sudah lama berencana menonton Piala Dunia bersama di Amaraya. Namun, di hari keberangkatan, aku menunggu di bandara selama tiga jam, tetapi Stefano tak kunjung datang. Setelah malam tiba, telepon darinya akhirnya masuk. “Maaf, Vanessa,” katanya dengan nada santai seperti biasa. “Aku lupa kasih tahu. Kiara semalaman terlalu bersemangat mau nonton Piala Dunia sampai dia nggak bisa tidur. Jadi aku berangkat duluan. Kami berdua baru saja mendarat.” Stefano terdiam sejenak, lalu melanjutkan, “Kamu menyusul sendiri saja nanti. Besok kita ketemu di stadion.” Aku terpaku. Aku sudah menantikan Piala Dunia ini sejak lama. Setelah pertandingan usai, kami bahkan berencana terbang ke Malakai untuk pemotretan pranikah. Namun, hanya karena satu ucapan sederhana dari sahabat masa kecilnya, aku ditinggalkan. Dia sama sekali tidak tahu kalau demi menemaninya, aku bahkan rela menolak dua proyek besar bernilai triliunan rupiah. Setelah terdiam cukup lama, aku akhirnya tertawa pelan. “Aku jadi nggak mau pergi. Kalian berdua saja yang bersenang-senang.” ... Keesokan harinya, aku melihat unggahan terbaru Kiara di media sosial. Dia berdiri bergandengan lengan bersama Stefano di samping pemain sepak bola terkenal Meska di foto itu. Keduanya tersenyum cerah. Tulisan pada keterangan foto itu berbunyi, (Terima kasih, Stefano, karena sudah mewujudkan mimpiku berfoto bersama Meska! Kamu selalu ada di setiap momen penting dalam hidupku.) Aku dengan tenang menekan tombol suka, lalu menelepon seseorang. “Tolong batalkan pernikahanku yang dijadwalkan dua minggu lagi.” Aku sudah tidak ingin melanjutkan hubungan ini. Sudah waktunya kembali menjadi seorang putri mafia.
Nyonya Rahasia dan Bos Mafia - Mafia 소설 & 이야기
Liora Z
Bos Mafiaku yang berdarah dingin, Andrew Ferona, merobek restorasi lukisanku hingga hancur berkeping-keping tepat di hadapan semua orang. Aku perlu melampiaskan emosi ini. Aku mengirimkan foto kakiku yang mengenakan stoking jaring kepada gadunku di web ilegal. [Mau diinjak oleh Nyonyamu? Mainkan milikmu sekarang, untukku.] Aku mendongak. Andrew, pria yang biasanya dingin seperti gunung es dan tak tersentuh dalam setelan jas mewahnya itu tampak menelan ludah. Telinganya langsung memerah. Karena penasaran, aku mengintip ke arah ponselnya. Itu adalah fotoku dan perintah mesumku. Keduanya berkedip di layar ponselnya. Astaga. Rasa dingin langsung menjalar di pembuluh darahku. Jempol bodohku itu malah tergelincir ... dan menekan tombol panggilan video.
Malam Sebelum Pernikahan, Dia Ingin Mengganti Mempelai Wanita - Mafia 소설 & 이야기
Bella
Pada malam sebelum pernikahan, tunanganku tiba-tiba memintaku menyerahkan upacara pernikahan kami kepada cinta pertamanya, Sofia. Di kehidupan sebelumnya, aku menolaknya dengan tegas. Setelah itu, aku menikah dalam sebuah pernikahan mewah dan menjadi ibu baptis mafia Chicago. Ketika Sofia mendengar kabar itu, hatinya hancur. Dia melompat ke laut dan mengakhiri hidupnya. Vincent menyalahkanku atas kematian Sofia. Selama 30 tahun berikutnya, kalimat yang paling sering dia ucapkan kepadaku adalah, "Elena, kalau hari itu aku menikahi Sofia, dia nggak akan mati." Di ranjang kematiannya, dia bahkan berpesan kepada anak-anak kami, "Jangan makamkan aku bersama Elena." Setahun setelah dia meninggal, aku jatuh sakit parah dan akhirnya meninggal dunia. Namun ketika membuka mata lagi, aku kembali ke malam sebelum pernikahan kami. Dari telepon, suara Vincent kembali terdengar. "Sofia lebih membutuhkan status ini daripada kamu. Semua orang tahu aku mencintaimu, jadi mereka menghormatimu. Tapi Sofia berbeda. Dia hanya gadis yatim piatu yang malang ...." Sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya, aku menjawab dengan tenang, "Baik, aku setuju." Aku berbalik dan menandatangani surat pemutusan hubungan dengan keluarga. Kemudian, aku terbang ke Sisilia, tempat Institut Salk yang sejak dulu selalu aku kagumi berada. Di kehidupan kali ini, aku tidak akan lagi menjadi pelengkap hidupnya.
Dicintai Lebih Daripada yang Aku Kira - Mafia 소설 & 이야기
KarenW
Aku sangat lengket dan selalu mengikuti pacarku, Ariel, ke mana pun dia pergi seperti anak anjing yang tersesat. Aku terus mendambakan lebih banyak perhatian darinya. Malam ini, aku tiba-tiba melihat deretan komentar transparan saat aku meringkuk dalam pelukan Ariel dan mengecup bibirnya dengan lembut seperti biasanya. Satu per satu komentar itu melintas di depan mataku. [ Dia belum sadar ya kalau Ariel, tokoh utama pria kita, sedang berusaha mati-matian hindari dia? ] [ Ariel benci kontak fisik, terutama dengan dia. Dia sungguh mengira Ariel bersamanya karena mencintainya? ] [ Tenang saja. Cinta sejati Ariel, sang tokoh utama wanita, sebentar lagi akan muncul. Begitu dia muncul, Ariel akan campakkan si jalang bodoh ini tanpa ampun. ] Membaca itu, jantungku langsung berdebar. Detik berikutnya, aku pun menjauh dari dada Ariel. Ariel menundukkan kepala dan menatapku, lalu sesuatu yang terlihat mencurigakan seperti rasa kesal melintas sekilas di wajahnya. Dia pun bertanya, "Ada apa?"
Putri Kesayangan Sang Ketua Mafia - Mafia 소설 & 이야기
Vesper Shaw
Ayahku adalah Enzo Kusnadi, sang ketua mafia dari salah satu keluarga mafia paling berkuasa di Nevala. Dan aku adalah putrinya, sang putri kecil yang paling dia sayangi. Harta paling berharga dalam hidupnya. Ayah sembunyikan aku dari dunianya demi lindungi aku. Namun dia juga nggak ingin aku hidup sendirian. Karena itu, dia atur sebuah pernikahan untuk aku. Pria yang akan jadi suamiku adalah Leon Sudirman, putra dari pria terkaya di Nevala. Tampan, kaya raya, dan seorang bintang baru yang sedang bersinar di dunia bisnis. Jika dilihat dari luar dia adalah pria yang sempurna. Untuk pernikahan kita, Ayah bahkan pesan gaun pengantin khusus yang dibuat oleh seorang desainer ternama dari Milana. Hari ini adalah jadwal fitting gaunku. Namun begitu aku melangkah masuk ke butik pengantin itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Nina Melati, teman masa kecil Leon, sedang kenakan gaun pengantinku. Saat lihat aku, senyuman kecil penuh kesombongan perlahan muncul di sudut bibirnya. Lalu dia ambil sebuah gaun pengiring pengantin putih berbahan poliester murahan dari atas meja dan lemparkan itu ke tanganku. "Pakai ini," katanya sambil angkat dagunya, seolah tempat itu adalah miliknya. "Kamu bisa pakai ini saat upacara nanti." Aku menatap kain tipis dan murahan di tanganku. Kemudian aku kembali menatapnya. Suaraku berubah jadi dingin. "Aku ini calon pengantin wanita. Kamu malah suruh aku pakai ini?" Nina tertawa kecil. Tawanya tajam dan penuh penghinaan. "Sudah, turuti aku saja dan nggak usah buat masalah. Leon sudah putuskan aku yang akan jalan menuju altar gantikan kamu. Sedangkan kamu cukup berdiri di sana seperti pengiring pengantin yang baik. Ikuti saja semuanya sampai selesai." Selama beberapa detik, aku nggak mampu berkata apa-apa. Lalu aku keluarkan HP-ku. Aku cari nomor Leon dan langsung telepon dia. Telepon itu berdering dua kali sebelum akhirnya diangkat. "Leon, soal Nina yang akan gantikan aku di altar. Apa menurutmu, kamu nggak mau jelasin ke aku?"
Tak Lagi Menjadi Pilihan Kedua - Mafia 소설 & 이야기
Anna Smith
Sehari sebelum Hari Valentine, aku menyerahkan surat permohonan cuti kepada tunangan sekaligus atasanku, Daniel Handoko. Kami seharusnya akan menikah di KUA pada Hari Valentine. Daniel melirik surat itu sebentar, lalu meletakkannya di atas meja kerja tanpa menandatanganinya. "Megan sudah memesan penerbangan ke Metiza dan biaya hotelnya nggak bisa dikembalikan. Aku mau kamu menggantikannya selama beberapa hari. Selain itu, aku juga memang akan pergi ke Metiza untuk menemui beberapa klien. Jadi, aku akan sekalian mengawasinya selama berada di sana." Daniel mendongak ke arahku dan sedikit melunakkan suaranya, seolah-olah sedang berusaha menenangkanku. "Nikahnya bisa tunggu sampai aku kembali. Beberapa hari tambahan nggak akan ada bedanya kok." Nada suara Daniel terdengar santai, seakan-akan dia sedang mengatur sesuatu yang sudah pasti akan kusetujui. Megan Fayeza berdiri di sampingnya sambil menunduk. "Alisa, maaf banget ya. Aku nggak tahu rencanamu ternyata sepenting itu." Segera setelah itu, Megan menambahkan, "Daniel bilang kamu pasti bisa mengerti. Bagaimanapun, selama ini kamu selalu mendahulukan perusahaan." Megan sedikit mendekat ke arah Daniel. Para rekan kerja yang duduk di meja masing-masing menundukkan pandangan ke layar komputer mereka. Tidak ada seorang pun yang melontarkan komentar. Aku menatap ke arah Daniel. Dia sudah sibuk menggulir layar ponselnya sambil memeriksa detail penerbangan. Dia bahkan tidak menoleh lagi kepadaku. Daniel tidak tahu bahwa Hari Valentine yang sudah kami sepakati untuk menikah adalah batas waktu yang ditetapkan oleh Keluarga Desmana. Kalau masih belum menikah sampai akhir Februari, aku harus kembali dan menerima pernikahan yang sudah mereka atur untukku. Aku tidak membantah. Aku melepas kartu identitas kerjaku dan menandatangani surat pengunduran diri. Kemudian, aku mengambil ponsel dan menelepon kakekku, Evan Desmana. "Kakek, aku menyerah. Aku terima pernikahan itu."
Memergoki Suami Berselingkuh, Aku Memilih Pergi di Kali Kesembilan - Mafia 소설 & 이야기
Yiyi
Saat aku memergoki Gian berselingkuh di atas ranjang untuk kesembilan kalinya, dia tampak tidak lagi begitu ketakutan. Dia hanya melirik jam, lalu bangkit dan menyerahkan mantel kepada wanita yang ada di ranjang itu. Kemudian, dia mengangkat pandangannya ke arahku. "Gimana hasil kontrol kehamilan hari ini? Kok pulangnya cepat sekali?" Melihat aku hanya menatap wanita di atas ranjang itu, dia langsung berdiri menghalangi pandanganku. "Ini semua salahku karena aku khilaf. Dia nggak ada hubungannya dengan ini. Kalau kamu marah, lampiaskan saja kepadaku." Gian mengira aku akan seperti dulu lagi, bertengkar hebat dengannya. Tak disangka, kali ini setelah mendengarnya, aku hanya tersenyum. Mungkin Gian sudah lupa, perjanjian aliansi lima tahun antara keluargaku dan keluarganya hampir berakhir. Begitu perjanjian itu selesai, aku pun bisa pergi.
Persalinan Sahabat Berubah Menjadi Jebakan Mematikan - Mafia 소설 & 이야기
Ferrari
Namaku Elisa Jalwi. Aku adalah seorang dokter kandungan. Aku baru saja menyelesaikan tiga operasi darurat berturut-turut di unit gawat darurat. Belum lama keluar dari pintu gerbang rumah sakit, ponselku tiba-tiba berdering. Di layar ponselku tertera nama sahabatku, Chelsea Morris. Aku segera mengangkat telepon. Suaranya terdengar tajam. “Elisa! Air ketubanku pecah! Perutku sakit sekali! Kamu cepat ke rumah sakit! Aku mau kamu yang membantu persalinanku!” Aku spontan berbalik dan kembali menuju rumah sakit. Tiba-tiba sebuah pesan muncul di depan mataku. [ Jangan sampai masuk ke ruang operasi. Kalau nggak, kamu pasti akan dicelakai oleh sahabatmu sendiri! ] [ Chelsea sudah keguguran sejak awal. Dia sebenarnya bukan ingin kamu yang menangani operasinya. Dia hanya ingin menjadikanmu kambing hitam! ] [ Kalau sampai suami mafianya itu marah, dia pasti akan mematahkan lehermu! ] [ Setelah kamu mati, anggota keluargamu akan menerima balas dendam yang mengerikan dari keluarga mafia! ] Langkah kakiku langsung berhenti. Beberapa detik kemudian, aku memutuskan untuk mempercayai pesan misterius itu. Ini menyangkut nyawaku dan keselamatan orang tuaku. Aku tidak boleh mengambil risiko.
Wanita yang Hanya Digunakan Untuk Membalas Dendam - Mafia 소설 & 이야기
Myosotis
Satu-satunya hal nekat yang pernah kulakukan di kehidupanku yang lalu adalah jatuh cinta pada Nikjon Maulana. Selama lima tahun, pada siang hari aku memanggilnya kakak, dan pada malam hari aku berbaring dalam pelukannya. Lalu setengah bulan yang lalu, di luar Klub Maulana, aku mendengar dia berbicara dengan anak buahnya. "Nikjon, apa yang akan kamu lakukan dengan gadis kecil yang dibawa Gracia? Bukankah rencananya kamu cuma mau mempermainkannya lalu mencampakkannya? Kenapa sudah lima tahun masih berlanjut?" "Kamu mendekatinya untuk balas dendam sama ibu tirimu, 'kan? Dulu Sephia mencampakkanmu, jadi kamu malah mengejar putri kesayangan Gracia. Jangan bilang kamu benar-benar jatuh cinta sama dia." Lalu, suara Nikjon yang dingin dan kejam terdengar dari celah pintu. "Jatuh cinta sama dia? Jangan bercanda. Aku hanya belum memutuskan bagaimana mengakhirinya. Mungkin aku akan membiarkannya berdiri sendirian di gereja pada hari pertunangan kami. Sepertinya itu akan sangat menyenangkan." Gelak tawa langsung meledak dari ruang VIP. Aku berdiri di luar pintu, tangan dan kakiku sedingin es. Jadi, cinta yang kujalani selama lima tahun hanyalah hiburan baginya, sebilah pisau yang digunakan untuk melukai ibuku. Aku berlari keluar dari klub dengan panik dan mengemudi menerobos badai, lalu tewas dalam tabrakan beruntun di kawasan selatan Chicago. Saat membuka mata lagi, aku telah kembali ke tahun ketika belum ada seorang pun yang mengetahui hubunganku dengan Nikjon. Kali ini, aku tidak akan menunggu dia mencampakkanku. Aku yang akan pergi lebih dulu.
Aku Tak Sudi Menerima Cinta yang Datang Terlambat - Mafia 소설 & 이야기
Wowo
Menjelang pernikahan kami, tunanganku, Tuan Orlando Leonard, bos mafia termuda di seluruh Pesisir Timur, malah melangsungkan upacara pernikahan dengan adik tiriku di gereja. Orlando berkata, “Sesuai dengan aturan mafia, cuma dia yang sudah melakukan upacara pernikahan denganku dan diberkati oleh seluruh anggota klan, yang akan menjadi istriku yang sebenarnya.” “Jadi, meski kakakmu, Elena, mengandung anakku, dia tetaplah wanita simpanan.” Di tengah berkat dari pastor, mereka saling bertukar cincin kawin. Sementara, aku berdiri di luar gereja, melihat Orlando mencium wanita lain di tengah guyuran hujan, dengan wajah pucat pasi. Dari usia 16 sampai 28 tahun, aku sudah mencintai Orlando selama 12 tahun. Namun, di hatinya selamanya hanya ada Clarissa, adik tiriku dan sama sekali tidak ada tempat bagiku. Jika sudah seperti itu, aku pun melepaskannya. Setelah itu, aku pergi ke luar negeri. Aku hanya meninggalkan surat pernyataan pembatalan pertunangan dan hadiah perpisahan untuk Orlando. Namun, entah mengapa, Orlando yang selalu merendahkanku selama ini …. Rambutnya tiba-tiba saja menjadi memutih dalam semalam.
Paket Terkirim dengan Selamat, Istri Ditinggalkan - Mafia 소설 & 이야기
Myosotis
Pukul 04.00 pagi. Bandara Internasional Kelala. Aku matikan mode pesawat. Sesaat kemudian, layar HP-ku nyala. Notifikasi pertama yang muncul adalah sebuah unggahan Instagram dari suamiku. Daniel Suhardi. Ketua Mafia Pemimpin Keluarga Suhardi. Unggahan itu dibuat pukul 03.30 pagi. Sebuah foto punggung Sara Guwina. Dengan tulisan: [Penjemputan ke-50 selesai. Paket sudah diantar dengan aman.] Satu jam sebelumnya, pesawat yang aku tumpangi alami turbulensi udara yang sangat parah. Dalam hitungan detik, pesawat itu jatuh dua ribu kaki. Aku cengkeram sabuk pengaman sekuat tenaga hingga buku-buku jariku memutih. Surat ancaman dari keluarga saingan yang sudah kusut tertekan di antara tulang rusukku, terasa tajam seperti bilah pisau. Di detik-detik ketika pesawat itu jatuh tanpa kendali. Di tengah kepanikan yang hampir telan aku, hanya ada satu pikiran yang terus membara dalam kepalaku: Kalau aku selamat, kalau Daniel tunggu aku di pintu kedatangan, aku akan robek surat mutasi ke Dulako itu. Aku akan tetap tinggal. Namun, nggak ada panggilan tak terjawab, nggak ada pesan, nggak ada apa pun. Dia terlalu sibuk urusin Sara. Dia tahu jadwal penerbanganku. Dia hanya nggak peduli. Empat tahun pernikahan. Lima puluh kali pengawalan bersenjata lengkap untuk Sara. Sedangkan untuk seratus dua belas kali penerbangan jarak jauh yang aku lakukan selama empat tahun yang sama, perlakuan paling spesial yang pernah aku dapat cuma seorang sopir dengan mobil sedan tanpa tanda pengenal. Bahkan pada malam ketika anak buah Keluarga Gibran buntuti aku dari Mepore, dan aku harus kunci diri selama enam jam di kamar mandi sebuah restoran. Daniel baru angkat teleponku saat fajar tiba, setelah aku coba ke dua belas kali. Mutasiku ke Dulako sudah dikonfirmasi. Surat perjanjian perceraian yang sudah aku tandatangani tersimpan di dalam tasku. Dan kali ini adalah terakhir kalinya aku kembali demi dirinya.
Hari Aku Berhenti Menyelamatkannya - Mafia 소설 & 이야기
Rui Rui
Saudariku yang bernama Bianca jatuh cinta pada seorang Bos Mafia yang bernama Julian Rona karena pria itu pernah menyelamatkan nyawanya. Dia pikir pria seberbahaya itu telah memilihnya. Lalu, dia mengetahui kebenarannya. Julian menyelamatkannya keluar dari kerusuhan waktu itu karena wajahnya mirip dengan istrinya yang bernama Monica saat masih muda dulu. Wanita waras mana pun pasti akan mundur dan menyerah. Namun, Bianca justru memutuskan bahwa Monica harus mati. Dia mencari tahu jadwal kegiatan Monica, lalu merencanakan aksi tabrak lari, dan bermaksud untuk berpura-pura sebagai saksi mata yang kebetulan lewat di lokasi dan menjadi pahlawan setelah mencelakai istri Julian. Jika Monica tiada, Bianca percaya dia bisa menggantikan posisi wanita itu. Dalam kehidupan sebelumnya, aku berusaha menghentikannya. Aku membuatnya pingsan sebelum dia sempat melancarkan aksinya. Aku memohon padanya untuk mengerti bahwa Julian bukanlah pria yang sedang jatuh cinta seperti dalam novel-novel romansa mafia yang dia baca. Dia adalah seorang Bos Mafia. Jika dia sampai tahu, maka dia bukan hanya akan menghukum Bianca, tetapi juga akan melenyapkan seluruh keluarga kami bersamanya. Bianca menangis, dan mengangguk. Dia berjanji bahwa dia sudah mengerti. Malam itu, dia menuangkan racun parakuat ke dalam gelasku. Saat aku sekarat, dia berbisik, "Kau sudah menghancurkan kesempatanku untuk meraih kehidupan yang hebat, Sherly. Jadi, aku juga akan menghancurkan hidupmu." Lalu, aku membuka mataku lagi. Dan, aku kembali pada hari dia akan melakukan aksinya. Namun kali ini, aku hanya tetap diam di tempatku.
Pengantin yang pergi Sebelum Cinta Terucap - Mafia 소설 & 이야기
Michelle
Saat aku memutuskan untuk meninggalkan Vincent, aku melakukan tiga hal. Pertama, aku membatalkan laporan kehamilan yang semula hendak aku kirim kepadanya, lalu menggantinya dengan pesan putus yang sudah dijadwalkan untuk terkirim. Kedua, aku menelepon butik pengantin dan membatalkan pesanan gaun pengantin yang dibuat khusus untukku. Aku sudah tiga kali datang untuk mengukur lingkar tubuh. Aku sudah menunggunya selama lima bulan. Tapi aku tidak pernah mengenakannya dan aku tidak akan pernah mengenakannya. Ketiga, aku menelepon Profesor Helena dan menerima tawaran yang seminggu lalu aku tolak. Program penelitian medis selama delapan tahun. Semuanya benar-benar dirahasiakan. Tanpa kontak apa pun dengan dunia luar. Sebelum dia sempat melamarku seperti yang telah direncanakannya, aku sudah menghilang sepenuhnya dari hidup dia. Dia tidak pernah menyadari bahwa ketika dia membiarkan Caroline menggantikanku dalam gladi bersih pernikahan dan menghabiskan sepanjang malam di luar, aku diam-diam sedang menghapus setiap jejak keberadaanku, selangkah demi selangkah. Aku menjadi istri yang selama ini selalu dia inginkan: masuk akal, murah hati, dan tidak pernah ambil pusing. Namun setelah aku benar-benar pergi, dia kehilangan kendali dan bertanya kepadaku, “Kenapa kamu nggak marah? Apa kamu sudah nggak mencintaiku lagi?” Aku tidak menjawab. Aku hanya teringat pesan-pesan suara bernada genit yang pernah dikirim Caroline kepadanya, pesan-pesan yang aku dengar dari ponselnya. Lalu dengan tenang, aku menekan nomor yang akan membawaku pergi.
Penyesalan Keluarga yang Selalu Memihak Saudariku - Mafia 소설 & 이야기
Madam Fenghuo
Hari ketika pihak keluarga membagi bisnis mereka, menjadi titik balik yang mengubah segalanya. Semua orang mengerumuni saudari kembarku, membantunya menentukan pilihan. Kakakku sudah mengincar bisnis pelabuhan di Cagliari. "Tentu saja kita harus pergi ke Cagliari dulu. Aku juga punya klub di sana, jadi aku bisa bantuin kamu." Umberto menawarkan jaringan medis miliknya untuk dikelola kakakku. "Masuklah ke bisnis layanan kesehatan denganku. Aku bakal ajarin kamu semuanya. Dalam dua tahun, kita bisa membuat uang keluarga mengalir melalui bisnis yang legal." Mereka terus berdebat sampai orang tua kami tertawa melihatnya. "Beth, kalau ada mereka yang bantuin kamu, kami jadi bisa tenang. Menyerahkan urusan keluarga ke kamu memang pilihan yang paling tepat." Aku berdiri di samping, hanya memperhatikan mereka sambil mengepalkan tangan dengan erat. Sepertinya tak seorang pun menyadari bahwa aku dan saudari kembarku sama-sama baru menyelesaikan studi di luar negeri. Umberto menghampiriku dan mengacak-acak rambutku. "Adele, masih banyak yang harus kamu pelajari. Setelah Beth menentukan pilihannya, kamu tinggal ikut saja sama kami." Kakakku menambahkan dengan santai, "Cari saja kerjaan apa pun yang cukup untuk membiayai hidupmu. Urusan bisnis keluarga serahkan pada kami." Aku tidak mengatakan apa-apa. Jantungku berdegup kencang. Sejak dulu memang selalu seperti ini. Bahkan ketika kami masih kecil dan mendapat permen, saudariku selalu mendapatkan yang paling besar dan paling menarik. Kakakku akan membukakan bungkusnya untuk dia, sementara Umberto buru-buru menyuapkannya ke mulutnya. Sedangkan aku hanya kebagian membuang bungkusnya. Bahkan remah sedikit pun tidak pernah menjadi bagianku. Seharusnya aku sudah terbiasa. Karena tidak seorang pun dari mereka memedulikanku, aku juga tidak akan lagi mengikuti permainan mereka. Aku memesan tiket pesawat ke tempat terjauh yang bisa kutemukan. Mulai hari itu, kami adalah orang asing. Seolah-olah, kami tidak pernah saling mengenal sama sekali.
이전
12345
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status